Masa Transisi di Gresik Terapkan Disiplin Protokol Kesehatan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Sambari didampingi Wabup M Qosim dan Sekda Nadlif pada acara sosialisasi Perbup Masa Transisi.
Bupati Sambari didampingi Wabup M Qosim dan Sekda Nadlif pada acara sosialisasi Perbup Masa Transisi.

i

SURABAYA PAGI.COM,Gresik - Pemerintaha akan lebih tegas menerapkan protokol kesehatan paska pemberlakuan Pembatasan Berskala Besar (PSBB).

Penegasan itu disampaikan Bupati Sambari Halim Radianto dalam acara sosialisasi Peraturan Bupati Nomor 22 Tahun 2020 tentang Pedoman Masa Transisi Menuju Normal Baru, bertempat di Lantai 4 Kantor Bupati, Jumat siang (12/6).

Acara sosialisasi juga diikuti Wabup M Qosim dan Sekda Nadlif. Pesertanya, seluruh kepala OPD, camat, kapolsek dan danramil se-Kabupaten Gresik. Juga ada jajaran pengurus MUI dan ormas kemasyarakatan. Sambari mengatakan, paska pemberlakuan PSBB selama 42 hari di wilayah Gresik dianggap sudah cukup oleh sebagian besar masyarakat. Oleh sebab itu perlu ada landasan baru untuk pencegahan Covid-19. Maka lahirlah Perbup Nomor 22 sebagai bentuk komitmen pemkab untuk meneruskan langkah-langkah strategis pencegahan Covid-19. Perbup tersebut diteken Sambari pada Kamis (11/6) kemarin.

"Di perbup yang baru ini sebenarnya lebih keras aturannya dari pada masa PSBB," ungkapnya. Salah satunya adalah pengenaan sanksi denda bagi pengendara yang tidak memakai masker. "Dendanya Rp 150 ribu atau membersihkan fasilitas umum," ucapnya. Menurut Sambari, paska penerapan PSBB, dia dan walikota Surabaya serta bupati Sidoarjo sudah sepakat akan melanjutkan program pencegahan dan penanganan Covid-19 sesuai kebijakan daerah masing-masing. Dan, Gresik telah memilih cara dengan akan memberlakukan disiplin penegakan protokol kesehatan (PPK) secara ketat. Ini semua sudah dijabarkan dalam Perbup Nomor 22/2020. Titik berat dari pelaksanaan PPK akan difokuskan di tingkat desa. Semua desa wajib memiliki gugus tugas Covid-19.

Karena awal pencegahan penyebaran virus corona sudah seharusnya dilakukan di tingkat desa. Setiap orang yang akan keluar masuk desa wajib menaati protokoler kesehatan.

Untuk itu kepada para camat, Bupati Sambari memerintahkan untuk segera membuat surat edaran berisikan SOP pencegahan Covid-19 di wilayahnya masing-masing. Termasuk SOP di desa tangguh yang sudah terbentuk. Selain desa, pasar-pasar tradisional juga akan menjadi wilayah konsentrasi satgas Covid-19.

"Kami terus terang saja kaget dengan tingginya angka dari klaster Gresik sebanyak 66 orang. Ini ditambah dengan munculnya klaster baru, Pasar Krempyeng dengan 10 orang dinyatakan positif," ujar Sambari.

Seperti di tingkat desa, Sambari juga meminta agar di setiap pasar dibentuk satuan gugus tugas Covid-19 untuk memantau setiap saat penerapan penegakan protokol kesehatan (PPK). Sementara untuk bidang usaha, terutama perusahaan juga diperkenankan melakukan aktivitasnya sesuai yang diatur di dalam perbup. Bagi perusahaan yang ketahuan memiliki karyawan terpapar Covid-19 maka sesuai perbup harus langsung ditutup.

"Namun kami masih bisa memberi toleransi sekali dengan cara membuat surat pernyataan tidak akan ada lagi pegawai atau karyawan yang terpapar. Dibuat oleh direktur perusahaan. Jika terulang lagi maka tidak ada lagi toleransi, harus ditutup," tegas bupati yang sudah 2 periode ini.

Sedang untuk usaha wisata, Sambari juga mempersilakan dibuka jika dinas pariwisata dan kebudayaan sudah membuat SOP sesuai perbup yang baru. Khusus kepada wisata religi, Sambari mewanti-wanti agar benar-benar menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

"Bagi peziarah harus menunjukkan surat sehat atau paling tidak hasil pemeriksaan rapid test negatif sebelum mereka turun dari bus," pinta Sambari tegas. Untuk itu kepada semua OPD termasuk para camat diminta Sambari untuk segera membuat surat edaran berisi SOP (standart operational procedural) sebagai implementasi dari peraturan pelaksanaan Peebup No 22/2020. did

Tag :

Berita Terbaru

Kejar Target Puskesmas Sidoarjo Gencarkan Cek Kesehatan Gratis

Kejar Target Puskesmas Sidoarjo Gencarkan Cek Kesehatan Gratis

Minggu, 07 Jun 2026 17:06 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 17:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Demi meningkatkan kesadaran masyarakat pentingnya menjaga kesehatan, Puskesmas Sidoarjo gencar menyelenggarakan kegiatan Cek…

Kasus HIV AIDS Kecamatan Sidoarjo Tembus 548 Penderita

Kasus HIV AIDS Kecamatan Sidoarjo Tembus 548 Penderita

Minggu, 07 Jun 2026 17:03 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 17:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, dari 18 kecamatan dengan angka kasus penderita HIV/AIDS tertinggi…

Pembeli Mulai Sepi Imbas Gula Pasir di Lamongan Tembus Rp 17.500 per Kg

Pembeli Mulai Sepi Imbas Gula Pasir di Lamongan Tembus Rp 17.500 per Kg

Minggu, 07 Jun 2026 15:29 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Harga komoditas gula pasir di wilayah Lamongan mengalami lonjakan harga dalam beberapa hari terakhir hingga dikeluhkan para…

Peternak Kota Batu Sumringah, Harga Susu Sapi Perah Naik Tembus Rp8 per Liter

Peternak Kota Batu Sumringah, Harga Susu Sapi Perah Naik Tembus Rp8 per Liter

Minggu, 07 Jun 2026 15:18 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Para peternak sapi perah di Kota Batu, Jawa Timur kini sumringah melihat harga susu sapi segar di tingkat peternak lokal wilayah Kota…

Atasi Sampah Sungai Kali Tebu, Pemkot Surabaya Terjun Langsung Tekan Pencemaran

Atasi Sampah Sungai Kali Tebu, Pemkot Surabaya Terjun Langsung Tekan Pencemaran

Minggu, 07 Jun 2026 15:02 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti kepungan sampah plastik, kaleng, sampai rumah tangga terperangkap di trash boom Sungai Kali Tebu yang saat ini…

Minim Hujan di Musim Kemarau Jadi Berkah Positif Para Petani Apel di Kota Batu 

Minim Hujan di Musim Kemarau Jadi Berkah Positif Para Petani Apel di Kota Batu 

Minggu, 07 Jun 2026 14:41 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 14:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Memasuki musim kemarau 2026 dengan cuaca panas dan minimnya curah hujan justru berdampak positif terhadap dan membawa berkah…