Kerumunan Pesepeda di Alun-Alun Mojokerto Dibubarkan Petugas

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas gabungan membubarkan kerumunan pesepeda di alun-alun kota Mojokerto, Sabtu (13/6) malam.
Petugas gabungan membubarkan kerumunan pesepeda di alun-alun kota Mojokerto, Sabtu (13/6) malam.

i

Aksi bersepeda (gowes) malam-malam menjadi rutinitas baru para pemuda di tengah pandemi sejak PSBB ditiadakan. Meskipun pemerintah menyarankan masyarakat untuk rutin berolahraga, namun saran tersebut sepertinya disalah artikan. Buktinya hampir setiap malam, banyak pemuda yang berkerumun tengah bersantai usai bersepeda. Berikut laporan wartawan Surabaya Pagi Dwi Agus Susanti di Mojokerto,

Petugas gabungan dari Sabhara Polres Mojokerto Kota dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) membubarkan kerumunan orang yang didominasi pemuda yang bersepeda di Alun-Alun kota Mojokerto pada Sabtu (13/6) malam.

Petugas meminta warga agar tidak berkerumun dan membubarkan diri dari alun-alun kota Mojokerto dan kembali ke rumah masing-masing melalui pengeras suara.

Kepala Satpol PP Kota Mojokerto Haryana Dodik Murtono mengatakan, pembubaran kerumunan pesepeda itu karena masih dalam Pandemi Covid-19.

"Sudah kami bubarkan. Belum ada surat edaran terbaru, jadi anjuran mutlak sesuai protokol kesehatan ketika beraktivitas di tempat umum dan tidak berkerumun," ujar Dodik, Minggu (14/6/2020).

Dodik menambahkan, lebih baik masyarakat bisa membatasi kegiatan di luar rumah saat Pandemi Covid-19. Dia juga meminta agar warga tidak salah persepsi dengan adanya kajian tatanan kehidupan baru (new normal life).

"Belum boleh berkerumun, sebaiknya tetap di rumah sambil menunggu perkembangan protokol kesehatan yang akan diterapkan di masing-masing sektor," tambahnya.

Pembubaran warga yang berkerumun itu bertujuan untuk mengurangi penyebaran Virus Corona sesuai dengan kewenangan pemerintah daerah.

"Grafik pasien positif Covid-19 di Kota Mojokerto meningkat, karena itu kami berharap masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan dan tidak berkerumun," pungkasnya.

Aksi gowes tersebut nyatanya tidak hanya di lakukan para pemuda di Mojokerto. Aksi tersebut juga dilakukan oleh para pemuda dari berbagai wilayah. Salah satunya di Surabaya.

Bahkan para pemuda di Surabaya sudah melakukan aksi tersebut saat PSBB jilid 3 masih berlangsung.

Hampir setiap malam, jalanan kota Surabaya bisa ditemui para pemuda yang asyik gowes dengan teman-temannya. Para pemuda tersebut memanfaatkan jalanan kota Surabaya yang sepi akibat diberlakukannya jam malam saat PSBB berlangsung.

Selain melanggar aturan social distancing dengan berdiam diri di rumah, tak jarang para pemuda yang bergowes tersebut melanggar protokol Kesehatan dengan tak menggunakan masker.

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita Terbaru

SMP Negeri 1 Jabon Awali Tahun Ajaran Baru dengan Eco-Demo & Green Action 2026

SMP Negeri 1 Jabon Awali Tahun Ajaran Baru dengan Eco-Demo & Green Action 2026

Sabtu, 18 Jul 2026 10:13 WIB

Sabtu, 18 Jul 2026 10:13 WIB

SURABAYAPAGI, Sidoarjo – Memasuki awal tahun ajaran baru 2026, SMP Negeri 1 Jabon mengambil langkah progresif dengan menggelar kegiatan bertajuk "Eco-Demo & G…

Sidak SPPG Grogol, DLH Ponorogo Temukan IPAL Tak Standar dan Larang Hasilkan Limbah 

Sidak SPPG Grogol, DLH Ponorogo Temukan IPAL Tak Standar dan Larang Hasilkan Limbah 

Jumat, 17 Jul 2026 19:43 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 19:43 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ponorogo bergerak cepat merespons keluhan masyarakat terkait dugaan pencemaran lingkungan oleh…

Wujudkan Pasar Pangan Aman, Balai POM di Bima Gandeng Pengelola Pasar dan Saka POM Sisir Pasar Amahami

Wujudkan Pasar Pangan Aman, Balai POM di Bima Gandeng Pengelola Pasar dan Saka POM Sisir Pasar Amahami

Jumat, 17 Jul 2026 17:19 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 17:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, BIMA – Dalam upaya memberikan jaminan perlindungan kesehatan bagi masyarakat dari bahaya pangan yang tidak memenuhi syarat, Balai Pengawas O…

Bapenda Surabaya Periksa Pajak Rumah Makan Ny Suharti, Minta Dokumen Keuangan selama Setahun

Bapenda Surabaya Periksa Pajak Rumah Makan Ny Suharti, Minta Dokumen Keuangan selama Setahun

Jumat, 17 Jul 2026 17:16 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 17:16 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya– Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Surabaya mulai mengintensifkan pemeriksaan kepatuhan Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) t…

PLN UIT JBM Tegaskan Komitmen Hadirkan Sistem Transmisi Andal pada Surabaya Electric Forum 2026

PLN UIT JBM Tegaskan Komitmen Hadirkan Sistem Transmisi Andal pada Surabaya Electric Forum 2026

Jumat, 17 Jul 2026 16:41 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 16:41 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) turut mendukung penyelenggaraan Surabaya Electric Forum 2…

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya – Sebanyak 447 anak di Jawa Timur kini memiliki kepastian hukum yang menjadi pintu masuk untuk memperoleh berbagai hak dasar sebagai …