Diduga Rebutan Miras, 2 Kelompok Warga Bentrok, 1 Meninggal

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi
Ilustrasi

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Aksi bentrokan kembali terjadi di Surabaya. Tepatnya di kawasan Kalianak Surabaya pada Minggu (21/6/2020) pagi. Dalam peristiwa tersebut satu orang meninggal dunia. Dari hasil informasi yang di dapat oleh Surabaya Pagi, dua kelompok warga ini berseteru usai mabuk minuman keras (miras).

Belum diketahui pasti penyebab bentrokan yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia itu. Namun, diduga kuat bentrokan terjadi akibat salah paham dan pengaruh miras hingga kedua kelompok warga terlibat aksi saling pukul.

AKP Hari Kurniawan, Kapolsek Asemrowo membenarkan peristiwa tersebut terjadi di wilayah hukumnya. Namun ia masih belum mengetahui pasti kronologi peristiwa tersebut.

"Benar dan sudah ditangani oleh Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Untuk data masih kita proses. Sebab secara total kasus ini sudah ditangani oleh Polres KP3 Pelabuhan Tanjung Perak. Oleh sebab itu, polsek hanya akan membantu. Silahkan hubungi polres saja,” ujarnya.

Kendati demikian, ia bisa memastikan adanya satu orang meninggal dunia akibat peristiwa tersebut. “Tapi yang yang jelas ada satu orang dari kelompok tersebut meninggal dunia," terang AKP Hari Kurniawan.

"Itu TKP awalnya menjelang rel Margomulyo wilayah Tandes, empat orang termasuk korban, dikejar hingga Tambak Langon karena korban tinggal di daerah Gresik, dalam pemeriksaan saksi-saksi, mereka diduga usai minum miras, karena waktu di periksa, mereka bau alkohol," lanjutnya.

 

Korban Meninggal Masih 18 Tahun

Dari informasi yang didapat, korban meninggal dunia akibat kejadian tersebut diketahui bernama Markus Langmal (18) asal Flores Nusa Tenggara Timur (NTT). Jenazah korban telah dibawa ke kamar mayat RSUD Dr Soetomo Surabaya.

Keluarga korban yang berada di kamar mayat RSUD Dr Soetomo Surabaya menjelaskan, sebelum peristiwa terjadi keduanya tengah berboncengan naik motor. Namun, setibanya di jalan tambak langon, Asemrowo Surabaya mereka dihentikan oleh orang tak dikenal. Usai dihentikan, mereka lantas dihajar habis-habisan tanpa sebab. Jhon saudara korban mengungkapkan, keponakannya itu tewas setelah terlibat baku hantam dengan sekelompok geng saat melintas di kawasan jalan tersebut.

“Kejadiannya semalam, ya pagi subuh tadi (kemarin, red). Di jalan Tambak Langon, di jalan raya,” katanya di kamar mayat RSU Dr Soetomo, Surabaya, Minggu (21/6/2020).

Jhon mengaku belum bisa memastikan penyebab pasti kejadian nahas yang menewaskan keponakannya itu. Meski demikian, korban mengalami luka parah pada bagian wajah dan kepala akibat dihajar kawanan kelompok.

Ia menambahkan, kakak korban yang bernama Yoma yang mengetahui pasti kronologi baku hantam tersebut. Pasalnya, saat kejadian, Yoma sedang membonceng korban.

Hingga kini, Yoma masih diperiksa oleh polisi. “Kami semua juga simpang siur kronologinya, tapi kakak korban itu yang tahu, karena goncengan kan, diperiksa polisi (Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya),” pungkasnya. jem/tyn

Berita Terbaru

Dinilai Lakukan Kebohongan Publik, Pedagang Pasar Bakal Laporkan Kuasa Hukum Pemkot Madiun

Dinilai Lakukan Kebohongan Publik, Pedagang Pasar Bakal Laporkan Kuasa Hukum Pemkot Madiun

Jumat, 24 Jul 2026 21:32 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 21:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Paguyuban Pedagang Pasar Seluruh Kota Madiun (P3SKM) menilai keterangan kuasa hukum Pemerintah Kota Madiun, Ika Puspitaria, dalam p…

Sidang Maidi, Rofieq Minta Rochim Hapus Video Yang Berjudul "Menguak Siapa Raja Proyek di Kota Madiun"

Sidang Maidi, Rofieq Minta Rochim Hapus Video Yang Berjudul "Menguak Siapa Raja Proyek di Kota Madiun"

Jumat, 24 Jul 2026 21:30 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 21:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menampilkan bukti percakapan WhatsApp antara antara terdakwa Rochim R…

Tuan Rumah Adu Wani Wali Kota Cup 2026, IBCA BFC MMA Kota Madiun Turunkan 35 Atlet Bidik Juara Umum

Tuan Rumah Adu Wani Wali Kota Cup 2026, IBCA BFC MMA Kota Madiun Turunkan 35 Atlet Bidik Juara Umum

Jumat, 24 Jul 2026 21:25 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 21:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – IBCA BFC MMA Kota Madiun menurunkan 35 atlet untuk memburu gelar juara umum pada ajang Adu Wani Wali Kota Cup 2026. Kejuaraan MMA p…

Rampungkan Pemeriksaan Saksi, Kejaksaan Mulai Hitung Kerugian Kasus Tunjangan DPRD Ponorogo 

Rampungkan Pemeriksaan Saksi, Kejaksaan Mulai Hitung Kerugian Kasus Tunjangan DPRD Ponorogo 

Jumat, 24 Jul 2026 21:22 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 21:22 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo tancap gas untuk merampungkan penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi penentuan dan…

Hakim Minta Sujarno Jadi Tersangka di Sidang Korupsi Tanah Kas Desa Jenangan Ponorogo

Hakim Minta Sujarno Jadi Tersangka di Sidang Korupsi Tanah Kas Desa Jenangan Ponorogo

Jumat, 24 Jul 2026 21:10 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 21:10 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya mendesak Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Ponorogo untuk…

Dukung Transisi Energi Nasional, PLN UIT JBM Hadirkan Program TJSL Produksi RDF Biomassa

Dukung Transisi Energi Nasional, PLN UIT JBM Hadirkan Program TJSL Produksi RDF Biomassa

Jumat, 24 Jul 2026 18:28 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 18:28 WIB

SurabayaPagi, Banyuwangi – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung p…