Dicekoki Miras, Gadis SMP Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kuasa hukum korban saat melapor ke polisi. SP/Lim
Kuasa hukum korban saat melapor ke polisi. SP/Lim

i

SURABAYAPAGI.COM, Lumajang - Peristiwa nahas menimpa Dahlia (bukan nama sebenarnya) gadis dibawah umur asal Kecamatan Klakah Kabupaten Lumajang.

Korban yang masih duduk dibangku SMP tersebut diduga menjadi korban kekerasan seksual yang dilakukan oleh temannya yang merupakan sesama pelajar.  

Tragisnya, kejadian nahas tersebut terjadi dimomen ulang tahun korban pada awal pekan lalu.

Saat itu korban ditemukan tak sadarkan diri usai dicekoki miras di sebuah karaoke. Korban yang tak sadarkan diri usai dicekoki miras di karaoke justru ditemukan oleh warga di wisata pemandian Sumber Brutu Kedungjajang.

Warga yang menemukan korban dalam keadaan tak sadarkan diri itu akhirnya menolong korban dan mengantarkannya pulang.

Sementara itu, orang tua Dahlia mengaku kaget ketika putrinya diantarkan warga. Tak ingin terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, orang tua korban akhirnya membawa Dahlia ke klinik KHM 2 Klakah. Korban sempat dirawat inap pasca dirujuk ke rumah sakit Lumajang.

Usai kondisi korban mulai membaik, Dahlia mulai menceritakan kejadian nahas yang menimpanya.

Mendapati hal itu, orang tua korban langsung melaporkan apa yang menimpa anak mereka kepada polisi.

Dari informasi yang didapat, korban mengaku diajak teman perempuannya berinisial BL untuk minum dan ngeroom di salah satu tempat karaoke. Ajakan tersebut awalnya ditolak oleh korban dengan dalih ia masih mengenakan seragam sekolah.

Namun BL terus merayu korban untuk menyetujui ajakannya, bahkan ia menawarkan baju miliknya untuk dipakai korban sebagai ganti. Atas hal itu korban tidak bisa menolak dan akhirnya setuju dengan ajakan BL.

Setibanya di tempat karaoke, korban dan BL tidak sendirian. Disana sudah berkumpul beberapa teman sekolah laki-laki, serta hidangan hingga minuman sudah tertata rapi tak ubahnya seperti pesta.

Setelah mereka masuk, BL menyodorkan minuman ‘diduga’ miras kepada korban.

"Tarus saya dikasi minum lagi, saat itu 'BL' yang ngasi, dan terus, lalu saya tidak ingat wes," imbuhnya.

Sementara itu, orang tua korban melalui kuasa hukumnya Dummy Hidayat SH mengaku telah melayangkan surat aduan ke unit PPA Polres Lumajang pada Jum’at (3/7) kemarin.

"Iya benar, surat aduannya sudah masuk ke polres Lumajang terkait dugaan tindak pidana kekerasan terhadap anak dibawah umur, yang diduga dilakukan lebih dari satu orang secara bersama-sama yaitu, SHL, HNF NVL, IDR, FRS, HDN dan juga turut terlapor BL (perempuan). Para terlapor ini adalah teman dan kakak kelas pelapor disalah satu sekolah kejuruan di Klakah," kata Dummy Hidayat, dikonfirmasi, Sabtu (4/7/2020).

Lanjut  Dummy, sesuai UU perlindungan anak, bahwa anak harus mendapatkan hak-haknya yaitu terbebas dari kekerasan dari pihak manapun juga. Karena anak merupakan aset bangsa dan penerus cita-cita bangsa yang harus dijaga, dipelihara, dilindungi dan dipersiapkan sebaik mungkin agar kelak bisa menjadi penerus bangsa yang bisa diandalkan.

Akibat  kekerasan yang dialami, menurut Dummy tentunya berpengaruh besar pada kondisi kesehatan anak baik fisik, psikologis dan sosial bagi korban.

"Korban berhak mendapatkan perlindungan, artinya segala kegiatan untuk menjamin dan melindungi korban dan hak-haknya agar dapat hidup, tumbuh, berkembang dan berpartisipasi secara optimal sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi dari siapapun juga," imbuh Dummy.

Beredar kabar jika perkara itu sudah selesai dan ditempuh dengan cara kekeluargaan, hal itu dibantah oleh kuasa hukum orang tua 'korban

"Itu tidak benar. Hingga saat ini, belum ada kata damai, terlebih secara tertulis, itu tidak ada, proses perkara ini masih terus berjalan," pungkas Dummy. (Lim)

 

 

 

Berita Terbaru

Mitchell Baker, 2-0

Mitchell Baker, 2-0

Senin, 27 Jul 2026 21:15 WIB

Senin, 27 Jul 2026 21:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Timnas Indonesia unggul 2-0 atas Kamboja pada laga perdana Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Senin pukul 21.00…

Gubernur BI Baru Harus Memimpin Koordinasi Menjaga Stabilitas Nilai Tukar Rupiah

Gubernur BI Baru Harus Memimpin Koordinasi Menjaga Stabilitas Nilai Tukar Rupiah

Senin, 27 Jul 2026 20:40 WIB

Senin, 27 Jul 2026 20:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini, Ph.D., menilai Bank Indonesia (BI) perlu memperkuat perannya dalam menjaga…

Malaysia Selenggarakan Sirkuit untuk GP Bahrain

Malaysia Selenggarakan Sirkuit untuk GP Bahrain

Senin, 27 Jul 2026 20:35 WIB

Senin, 27 Jul 2026 20:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Lewat pengumuman di situs resmi F1 pada Minggu (26/7), Malaysia ditetapkan sebagai sirkuit untuk GP Bahrain yang digelar 4 Oktober…

Kepemimpinan BI Sekarang Kolektif Kolegial

Kepemimpinan BI Sekarang Kolektif Kolegial

Senin, 27 Jul 2026 20:30 WIB

Senin, 27 Jul 2026 20:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti ditunjuk sebagai Pejabat Gubernur Sementara BI setelah Perry Warjiyo…

Jakarta Makin Rusuh

Jakarta Makin Rusuh

Senin, 27 Jul 2026 20:28 WIB

Senin, 27 Jul 2026 20:28 WIB

SURABAYAPAGI : Akhir akhir ini ibu kota dilanda kerusuhan, termasuk bentrok antar warga.Polisi mengungkapkan situasi kondusif di Jalan Tambak, Menteng, Jakarta…

Diduga Tak Taat Pajak, Wali Kota Eri Perintahkan Bapenda Periksa Rumah Makan AG Ny. Suharti

Diduga Tak Taat Pajak, Wali Kota Eri Perintahkan Bapenda Periksa Rumah Makan AG Ny. Suharti

Senin, 27 Jul 2026 20:26 WIB

Senin, 27 Jul 2026 20:26 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya – Dugaan ketidaktaatan pajak yang menyeret Rumah Makan AG Ny. Suharti mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. …