Pria di Jombang Ternak Burung Perkutut Karena Teringat Sang Bapak

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Perkutut bangkok yang diternak oleh Wisnu di Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang. (SP/M. Yusuf)
Perkutut bangkok yang diternak oleh Wisnu di Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang. (SP/M. Yusuf)

i

SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Ternak burung perkutut dapat menghasilkan uang jutaan rupiah. Seperti halnya Wisnu Prasetya (30), Dusun Ngemplak, Desa Pagerwojo, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Senin (06/7/2020).

Namun, hobi berternak perkutut tidak semudah yang kita bayangkan. Dengan ketelatenan dan kesabaran, maka akan menghasilkan perkutut yang bagus. Seperti bulu dan suaranya.

Wisnu ternak perkutut sejak tahun 2016. Hal itu berawal dari memori tentang perkutut teringat sang bapak. Jadi terngiang-ngiang suara perkutut, puter (pugeru) dan derkuku semenjak dari masa kecil.

"Awal mulai ternak ada lima pasang. Saat itu mulai pada November 2016. Waktu itu yang saya miliki yakni perkutut jenis bangkok. Kemudian saya lanjut ke perkutut warna," ujarnya, saat ditemui di rumahnya.

Menurut penjelasan Wisnu, perkutut yang paling unik adalah perkutut warna jenis majapahit, putih kapas, putih majapahit, udan (hujan, red) mas, silver. Dan untuk yang diminati akhir-akhir ini, yaitu majapahit.

"Itu karena luriknya (corak berjalur-jalur) yang bagus. Jadi warnanya hitam, luriknya itu sampai bawah, kemudian ada bulu putihnya. Untuk harga, yang majapahit satu pasang Rp 1 juta," jelasnya.

Lebih lanjut Wisnu menerangkan, sedangkan perkutut putih standar, dirinya mematok harga sekitar Rp 700 ribu satu pasang. Untuk siap jual, usia perkutut kisaran 1,5 bulan. Perkutut sudah bisa dikatakan mandiri.

Burung perkutut bagi orang Jawa, atau bagi orang penyuka yoni atau metafisika, tentu ada mitos-mitos tersendiri. Menurut Wisnu, banyak yang pesan burung perkutut sesuai permintaan mereka.

"Seperti jenis katuranggan. Yang agak anehnya, bulu putihnya di leher, di kepala, itu ada. Seperti bulu putih di kepala, itu istilahnya simbol bagi pemimpin-pemimpin biar senantiasa terlindungi," cetusnya.

Istilahnya, sambung Wisnu, Satriyo Kinayungan, atau satria yang terlindungi. Untuk harganya khusus, sampai mencapai belasan juta rupiah. Ia pernah diganti dengan sepeda motor.

"Untuk pemasaran, yang warna sementara melalui online. Dan ada peminat dari pelanggan datang kesini, langsung ambil. Selain Jombang, saya kirim ke Jakarta. Untuk luar pulau, ini saya mau kirim ke Sumatera," pungkasnya.

Perlu diketahui, Wisnu memiliki penangkaran burung perkutut berjumlah sekitar 36 kotak. Dan ada beberapa perkutut yang sedang mengerami telur-telurnya. Selain itu, kini Wisnu mengembangkan bisnisnya dengan beternak burung puter (pugeru) dan burung derkuku.suf

Berita Terbaru

Wakil Panglima TNI Bersama Dirut Agrinas Melihat Langsung Operasional KDKMP di Lamongan

Wakil Panglima TNI Bersama Dirut Agrinas Melihat Langsung Operasional KDKMP di Lamongan

Kamis, 11 Jun 2026 21:33 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 21:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Setelah beberapa Minggu lalu Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) telah diresmikan operasionalnya oleh Presiden Prabowo…

Sidang Perdana Kasus Korupsi Madiun, Maidi Berdalih CSR bukan Syarat Perizinan   ‎

Sidang Perdana Kasus Korupsi Madiun, Maidi Berdalih CSR bukan Syarat Perizinan  ‎

Kamis, 11 Jun 2026 21:10 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 21:10 WIB

‎ ‎ SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Walikota non aktif Maidi tampil beda dibanding dua terdakwa lainnya dalam sidang perdana kasus dugaan korupsi dana CSR dan fee …

Demo Tolak BBM Naik 

Demo Tolak BBM Naik 

Kamis, 11 Jun 2026 20:15 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.com - Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI), Jumat hari ini (12/6), jadwalkan demo tolak BBM naik. Aksi demonstrasi mahasiswa dari BEM UI itu…

BGN Dituntut Kembalikan Rp218,2 Miliar, Nanik S Deyang, Tolak

BGN Dituntut Kembalikan Rp218,2 Miliar, Nanik S Deyang, Tolak

Kamis, 11 Jun 2026 20:08 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Seorang pengusaha asal Sukabumi H Mujazin menuntut pengembalian dana sekitar Rp218,2 miliar yang disetorkan sebagai talangan untuk…

CIMB, Anggap Kepercayaan Investor Asing ke RI Merosot

CIMB, Anggap Kepercayaan Investor Asing ke RI Merosot

Kamis, 11 Jun 2026 20:04 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:04 WIB

SURABAYAPAGI.com - Bank terbesar kedua di Malaysia, CIMB Group Holdings, menilai ini merupakan waktu yang tepat untuk berinvestasi di Indonesia meski saat ini…

Polres Gresik Perkuat Kolaborasi Pengamanan Pengesahan Warga Baru PSHT Tahun 2026

Polres Gresik Perkuat Kolaborasi Pengamanan Pengesahan Warga Baru PSHT Tahun 2026

Kamis, 11 Jun 2026 18:54 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 18:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Menyambut momentum bulan Muharram atau yang dikenal masyarakat Jawa sebagai bulan Suro, Polres Gresik memperkuat koordinasi bersama b…