SURABAYAPAGI, Surabaya- Masa Taaruf Siswa Madrasah (Matsama) Tahun Pelajaran 2020/2021 secara daring di lingkungan Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur telah dibuka secara resmi oleh Kakanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur, Dr. Ahmad Zayadi, M.Pd pada Senin (13/7) pagi.
Pembukaan Matsama siswa RA, MI, MTs, dan MA se-Jawa Timur yang disiarkan secara langsung (live streaming) melalui kanal youtube Kemenag Jatim ini diikuti oleh 38 Kepala Kankemenag Kabupaten/Kota, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Pengawas madrasah, guru dan tenaga kependidikan madrasah, serta seluruh peserta didik baru secara daring dari tempat tinggal masing-masing.
Dalam sambutannya, Ahmad Zayadi menjelaskan bahwa hakikat dari layanan pendidikan adalah belajar.
"Belajar dapat dilakukan dari berbagai macam tempat dan berbagai macam model cara," terangnya
Kakanwil menuturkan, madrasah merupakan sekolah umum yang berciri khas Islam.
"Dijamin apapun yang diajarkan di sekolah, pasti diajarkan di madrasah. Tidak hanya konten umum, siswa madrasah juga mendapat pelajaran fiqih, aqidah akhlaq, Sejarah Kebudayaan Islam, Alqur'an Hadits, serta bahasa Arab sebagai penguat jati diri madrasah," jelas Kakanwil
Pada kesempatan tersebut Kakanwil meminta para guru untuk memposisikan peserta didik sebagai murid.
"Murid sebagai isim fail, pribadi. Sebagai pribadi-pribadi yang memiliki irodah, pribadi yang memiliki kehendak, memiliki cita-cita yang tinggi, serta semangat juang yang tinggi," tegasnya melalui aplikasi zoom.
Kakanwil juga berharap agar terdapat kultur tradisi akademik yang menempatkan guru tidak hanya sebatas guru an sich, melainkan guru sebagai mu'allim, murobbi dan muaddib.
Seseorang tidak akan mungkin menjadi mu'allim kalau dia tidak 'aalimun fi ilmihi, seseorang tidak akan menjadi muaddib kalau dia tidak adibun, seseorang tidak mungkin menjadi murobbi kalau dia tidak memiliki sifat robiyyun," ujarnya.
Ia optimis kalau dua tradisi ini diterapkan maka kesempatan meningkatkan kapasitas dan kualitas madrasah menjadi madrasah hebat bermartabat akan lebih mudah dicapai.kem
Editor : Aril Darullah