Pengelolaan Pasar Anom di Kota Sumenep, Setidaknya Libatkan Bumdes

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Novandri, Kepala Desa Kolor Kecamatan Kota Kab. Sumenep.
Novandri, Kepala Desa Kolor Kecamatan Kota Kab. Sumenep.

i

SURABAYA PAGI, Sumenep- Pengelolann Pasar Anom Kabupaten Sumenep merupakan wewenang Pasar Kota. Hanya letak wilayahnya berada di Desa Kolor Kabupaten Sumenep.

Namun dalam bidang pengelolaan pasar tersebut, langsung ditangani oleh Dinas Perindustrian dan perdagangan (Disperindaq) Kab. Sumenep. Semestinya pemerintah kabupaten Sumenep, membaca peta wilayah Pasar Anom yang terletak di Desa Kolor dengan mengajak kerjasama di bidang pengelolaan pasar. Jadi dengan begitu dapat mengurangi angka pengangguran di Desa Kolor.

"Saya tidak diberikan wewenang sebagai kepala Desa bahkan pemerintah daerah tidak minta izin ke aparat Desa, meskipun dilakukan pengembangan atau pekerjaan pasar. Setidaknya desa diajak rembuk karena desa memiliki Bumdes," kata Novandri, Kepala Desa Kolor Kecamatan Kota Kabupaten sumenep, kepada Surabayapagi di ruang kerjanya, Selasa (14/07).

Apalagi, kata Andri, hal ini bisa membantu mengurangi pengangguran di desa kolor, selain itu juga bisa menambah PAD bagi desa. Ia menambahkab, jika pasar tradisional atau Pasar Anom tersebut perlu direvitalisasi, tentu kepengurusannya jangan dikelolah oleh oknum pasar.

"Yang mengelola adalah BUMDes.Sebab bila melibatkan Bumdes selain bisa ditingkatkan juga menghindari kegiatan yang merugikan pedagang dan pemilik lapak. Seperti yang sering dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, oleh karena itu maka revitalisasi ini perlu segera dilakukan,” tegasnya.

Dirinya juga menambahkan jika Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dinyakini akan mendorong pengembangan ekonomi desa secara merata. Tentu di setiap pasar Desa bisa menggali semua potensi desa dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat desa, jelasnya pembentukan BUMDes adalah benar-benar untuk memaksimalisasi potensi masyarakat desa baik itu potensi ekonomi, sumber daya alam, ataupun sumber daya manusianya.

Kata Andri, secara spesifik, pendirian Bumdes adalah untuk menyerap tenaga kerja desa meningkatkan kreatifitas dan peluang usaha ekonomi produktif mereka yang berpenghasilan rendah. "Makanya saya berharap pemerintah kabupaten sumenep bisa membantu kesejahteraan masyarakat Desa kolor dengan cara memberikan konvensasi minimalnya 15% untuk desa," pungkasnya.

Secara terpisah kepala Dinas Perindustrian Dan Perdagangan Kabupaten Sumenep, Agus Dwi Saputra belum bisa dikonfirmasi di ruang kerjanya.Kata salah satu stafnya, Dwi sedang rapat di Pemkab. "Jadi balik lagi saja nanti," katanya kepada Surabayapagi, Selasa (14/07).ar

Berita Terbaru

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat ekosistem produk halal dengan menggelar fasilitasi sertifikasi halal massal bagi p…

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kenyamanan warga menjadi prioritas utama dalam pengelolaan parkir di Kota Mojokerto. Untuk itu, Pemerintah Kota Mojokerto melalui …

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda   ‎

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda  ‎

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Gugatan puluhan pedagang pasar tradisional Kota Madiun terhadap pemerintah Kota Madiun menguak dugaan cacat prosedural dalam p…

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Gresik sukses menggelar Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 yang diikuti sebanyak 1.111 peserta di kawasan Wisma J…

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

SURABAYA PAGI, Pacitan- Aksi brutal dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap seorang pedagang tempe di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Korban yang…