PG Bangun 40 Ruang Isolasi Mandiri sebagai Contigency Plan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Jajaran direksi Petrokimia Gresik saat meninjau ruang isolasi mandiri di GOR Tri Dharma. SP/M AIDID
Jajaran direksi Petrokimia Gresik saat meninjau ruang isolasi mandiri di GOR Tri Dharma. SP/M AIDID

i

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebagai langkah antisipatif, Petrokimia Gresik (PG) membangun puluhan ruang isolasi mandiri bagi penderita coronavirus disease (Covid-19). Berlokasi di Gedung Olah Raga (GOR) Tri Dharma Jalan Ahmad Yani, Gresik.

Di gedung olah raga yang 'disulap' menjadi rumah sakit darurat Covid-19 tersebut dibangun 40 ruang perawatan dengan kapasitas 80 tempat tidur. Fasilitas yang tersedia cukup memadai, seperti koneksi internet, mobile x-ray, mobile swab dan pemeriksaan laboratorium lainnya.

Selain itu juga membuka pelayanan konsultasi online, jadwal visit dokter spesialis, layanan antarobat, ambulance, pengawasan perawat dan dokter selama 24 jam, mandi, cuci, kakus (MCK), musala dan fasilitas pendukung lainnya.

Direktur Utama PG Rahmad Pribadi saat meresmikan fasilitas ruang isolasi dan Petrokimia Gresik Covid-19 Testing Center secara virtual, mengungkapkan bahwa pihaknya merasa prihatin atas peningkatan kasus positif corona di wilayah Surabaya Raya, khususnya di Kabupaten Gresik, dan lebih khusus lagi di lingkungan Petrokimia Gresik.

"Pembangunan ruang isolasi mandiri di GOR Tri Dharma merupakan langkah contigency plan atas meningkatnya kasus Covid-19 di Gresik, dan di lingkungan perusahaan kami," kata Rahmad Pribadi, Rabu (15/7).

Keprihatinan Rahmad tidak berlebihan karena di perusahaan pelat merah yang dipimpinnya kini tercatat puluhan karyawannya sudah terpapar oleh virus asal Kota Wuhan, China.

Diungkapkan Rahmad, sesuai data yang dia terima per 15 Juli 2020, sebanyak 55 orang karyawan organik di PG sudah terpapar Covid-19. Jika ditambahkan dengan keluarga karyawan, maka total menjadi 122 orang yang sudah terpapar.

Menurut Rahmad, lonjakan kasus positif di lingkungan PG tergolong tinggi. Pasalnya, kejadiannya baru pada bulan Juni lalu hanya dengan 10 pasien yang terpapar. Tapi hingga hari ini (15/7) jumlahnya sudah meningkat tajam.

Pada kesempatan tersebut Rahmad juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para tenaga kesehatan yang tidak mengenal lelah dalam menangani pasien kasus Covid-19.

Rahmad tidak lagi menyebut mereka sebagai tenaga kesehatan melainkan dengan julukan pejuang kesehatan. Karena mereka sudah bekerja di luar batas dan kemampuan. "Mereka adalah pahlawan tanpa tanda jasa," katanya.

Terkait pasien yang bisa dirawat di ruang isolasi mandiri GOR Tri Dharma, Rahmad mengatakan masih akan diprioritaskan bagi karyawan PG dan keluarganya. "Karena ini merupakan upaya kami untuk meringankan tugas pemerintah daerah dalam penanganan pasien Covid-19," ucapnya.

Ditambahkan, fasilitas ruang isolasi mandiri di GOR Tri Dharma akan dioperasikan sepenuhnya oleh Rumah Sakit Petrokimia Gresik (RSPG).

Rahmad berharap bahwa upaya dilakukan perusahaan harus dibarengi dengan kesadaran seluruh karyawan dalam menerapkan protokol kesehatan. Tidak hanya di lingkungan kerja, tapi juga di lingkungan keluarga. did

Berita Terbaru

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri memastikan keamanan jajanan takjil yang dijajakan selama bulan Ramadan melalui inspeksi mendadak (sidak) di…

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Memasuki bulan Ramadhan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menyalurkan Program Keluarga Harapan (PKH) Plus Tahap I bagi lansia…

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memimpin apel pagi bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota…

Kita Seperti Dijajah AS

Kita Seperti Dijajah AS

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

MUI Minta Kaji Ulang Perjanjian Dagang AS-Indonesia yang Salah Satu Kesepakatannya Menyebut Produk asal AS yang Masuk ke Indonesia tidak Memerlukan Sertifikasi…

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua Divisi Hukum dan Komunikasi LPDP Mohammad Lukmanul Hakim mengatakan pihak LPDP bakal meminta keterangan AP hari ini. "Dalam…

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Golkar meminta syarat penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dievaluasi karena selama ini hanya bisa dipenuhi…