Disdik Pastikan Belanja BOP PAUD se-Kabupaten Kediri sesuai Juknis

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sujud Winarko.
Sujud Winarko.

i

SURABAYAPAGI, Kediri - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kediri memastikan dalam pembelanjaan dana BOP PAUD se Kabupaten Kediri sudah sesuai aturan.

Selama ini dalam pembelanjaan tersebut dinas pendidikan selalu melakukan monitoring terhadap sekolah agar tidak sampai melanggar hukum. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, Sujud Winarko mengatakan, selama ini pihak dinas tak henti-hentinya mensosialisasikan petunjuk teknis (juknis) dana BOP PAUD dari Permendikbud.

“Aturan ini kan tiap tahun berubah. Jadi kita sesering kali mensosialisasikan Juknis-nya agar sekolah jangan sampai melanggar aturan,” ujarnya saat dikonfirmasi diruangannya, Kamis (16/7/2020). Sujud menegaskan, selama ini pihak sekolah dalam pembelanjaannya sudah sesuai Juknis yang ada.

Ia mencontohkan seperti dalam pembelanjaan tahun 2019 lalu terdapat sekolah yang membelanjaan barang Alat Permainan Edukatif (APE). Dalam pembelanjaan tersebut diperbolehkan karena didalam Juknis BOP PAUD tahun 2019 memang diperbolehkan untuk pembelian APE.

Lanjut Sujud, dalam Juknis tersebut pada penggunaan dana DAK Nonfisik BOP PAUD tahun 2019 komponen pembiayaan memang dijelaskan berapa jumlah prosentase yang diperbolehkan.

“Selama ini sekolah itu kita tekankan dalam pembelanjaannya harus sesuai Juknis Permendikbud. Contohnya seperti pembelian APE tahun lalu. Disitu diperbolehkan karena di juknis dijelaskan pada komponen pembiayaan kegiatan pembelajaran dan bermain minimal 50 persen. Sementara untuk tahun ini juga sama, sekolah juga mengacu pada Juknis BOP tahun 2020 dalam setiap pembelanjaannya,” jelasnya.

Agar tidak melanggar hukum, Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri akan memantau sekolah dalam setiap pembelanjaan dana BOP PAUD. Pasalnya, dinas tidak ingin sekolah salah dalam menggunakan dana tersebut.

“Dalam hal ini yang bertanggungjawab keuangan adalah sekolah, jadi jangan sampai sekolah melakukan kesalahan. Nanti akhir Juli ini kita akan melakukan monev. Kita tekankan kepada sekolah jangan sampai sekolah melanggar aturan. Untuk pembelanjaannya jangan sampai sekolah mengeluarkan uang sebelum barang datang,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri, Mohamad Rohmadi mengaku mewanti-wanti pihak sekolah jangan sampai melanggar aturan yang ada. Pihaknya menegaskan jika sekolah maupun dinas merasa was-was dan butuh pendampingan dalam penggunaan dana DAK Nonfisik, maka diperbolehkan untuk meminta pendampingan aparat hukum agar penggunaannya berjalan dengan baik.

“Kita imbau kepada sekolah jangan sampai keluar dari jalur dan jangan sampai melanggar aturan dalam penggunaan dana DAK Nonfisik. Kita juga membuka pintu pada setiap dinas jika butuh pendampingan agar setiap penggunaan anggaran bisa berjalan dengan baik,” tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, diduga adanya pengkondisian buku dan APE di tingkat Taman Kanak-kanak (TK) dan PAUD se Kabupaten Kediri yang terjadi dua tahun ini. Pengkondisian tersebut diperkirakan mencapai keuntungan ratusan juta. Keuntungan itu diduga masuk ke kantong pribadi sejumlah oknum.can

Berita Terbaru

Dukung Konservasi Lahan dan Air, DKPP Bojonegoro Tanam 1.660 Bibit Alpukat

Dukung Konservasi Lahan dan Air, DKPP Bojonegoro Tanam 1.660 Bibit Alpukat

Selasa, 14 Apr 2026 15:50 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) setempat kembali menunjukkan hasil…

Pemkot Terapkan Kebijakan Gerakan 'Surabaya Tanpa Gawai' Tiap Pukul 18.00-20.00 WIB

Pemkot Terapkan Kebijakan Gerakan 'Surabaya Tanpa Gawai' Tiap Pukul 18.00-20.00 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:44 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menerapkan Gerakan Surabaya Tanpa Gawai setiap pukul 18.00-20.00 WIB. Dimana…

Jembatan Penghubung Putus, Siswa di Jember Rela Berangkat-Pulang Naik Rakit

Jembatan Penghubung Putus, Siswa di Jember Rela Berangkat-Pulang Naik Rakit

Selasa, 14 Apr 2026 15:36 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Melihat fenomena miris terutama siswa yang hendak berangkat dan pulang sekolah terpaksa menyeberangi sungai naik perahu dan rakit…

Dorong Kolaborasi Strategis, Pemkab Upayakan Hapus Kemiskinan Ekstrem di Jember

Dorong Kolaborasi Strategis, Pemkab Upayakan Hapus Kemiskinan Ekstrem di Jember

Selasa, 14 Apr 2026 13:56 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Sebagai salah satu langkah strategis menghapus kemiskinan di wilayah Jember, Jawa Timur, kini Bupati Muhammad Fawait atau Gus Fawait…

Hadapi Kekeringan 2026, Pemkab Trenggalek Siapkan Inovasi Ketahanan Pangan

Hadapi Kekeringan 2026, Pemkab Trenggalek Siapkan Inovasi Ketahanan Pangan

Selasa, 14 Apr 2026 13:48 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 13:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Sebagai upaya menghadapi kekeringan di Tahun 2026 ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek telah menyiapkan berbagai…

Raup Ratusan Juta, Pemuda di Ngawi Banting Setir dari Montir Jadi Petani Milenial

Raup Ratusan Juta, Pemuda di Ngawi Banting Setir dari Montir Jadi Petani Milenial

Selasa, 14 Apr 2026 13:20 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 13:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Di tengah banyaknya generasi milenial yang memilih kerja di kantoran atau kerja lainnya, justru pemuda asal Dusun Klumpit, Desa…