Jalani Isolasi 14 Hari, Ibu yang Tinggalkan Anak Yatim akan Pulang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tempat isolasi pasien Covid-19, STIKES Pemkab Jombang. (SP/M. Yusuf)
Tempat isolasi pasien Covid-19, STIKES Pemkab Jombang. (SP/M. Yusuf)

i

SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Pasien Covid-19 yang diisolasi di STIKES Pemkab Jombang, Jalan Dokter Soetomo, yang telah menjalani masa isolasi selama 14 hari akan segera keluar.

Salah satu pasien itu yakni Zulfadli Mursidah (37), warga Dusun Kandangan, Desa Kepuh Kembeng, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang. Wanita yang akrab dipanggil Zul ini merupakan ibu yang memiliki 5 anak yang ditinggal dirumah lantaran harus menjallani isolasi.

Dalam minggu ini, Zul akan segera keluar dari ruang isolasi Covid-19 Kabupaten Jombang dan segera melepas kangen dengan kelima anaknya.

Koordinator Penanganan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Jombang, dr Pudji Umbaran mengungkapkan, dalam sepekan ini pasien Covid-19 di rumah isolasi STIKES Pemkab Jombang akan dipulangkan.

"Kriterianya adalah, pasien yang sudah 14 hari menjalani isolasi. Salah satunya termasuk Zul, yang telah menjalani isolasi sejak Senin, (15/6/2020)," ungkapnya, Selasa (21/7/2020).

Pudji menjelaskan, hal itu berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/413/2020 tentang Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

"Kalau pasien yang di STIKES Pemkab Jombang, dalam minggu-minggu ini akan dikeluarkan semuanya, atas dasar revisi kelima dari pedoman penanganan covid-19," jelasnya.

Nantinya, papar Pudji, pasien yang sudah menjalani isolasi selama14 hari, akan diberikan surat keterangan selesai isolasi. Dan pasien tersebut diwajibkan menjalani isolasi mandiri di rumah.

"Selama hasil swab belum keluar, pasien diminta untuk tidak keluar rumah. Penanganannya nanti kita serahkan ke desa. Mereka akan menjalani isolasi di rumah selama seminggu," paparnya.

Sementara itu, Zulfadli Mursidah mengatakan, bahwa dirinya  mengaku senang karena bisa segera pulang dan bertemu kelima anaknya.

"Yang disini (STIKES Pemkab Jombang, red) sudah dengar semua. Semua (pasien, red) senang semua, mendengar akan dipulangkan," katanya, kepada jurnalis melalui sambungan seluler.

Zul menandaskan, jika sejak kemarin dirinya sudah mengemasi barang-barangnya. Saat ini ia menunggu giliran untuk dipulangkan. Pasalnga, pasien isolasi pulangnya sesuai jadwal, atau secara bergantian.

"Saya sudah rindu dengan anak-anak saya. Nanti sampai dirumah langsung meluk anak saya, sudah kangen. Yang dirumah sudah pada telepon saya, pengen menyambut saya," pungkasnya.

Perlu diketahui, Zul selama menjalani isolasi di STIKES Pemkab Jombang sejak Senin, (15/6) lalu, meninggalkan lima anaknya di rumah.

Anak pertama Zul, yaitu Ilham As'ad Matovani (17), bertugas adiknya yang berusia 12 dan 10 tahun. Sedangkan yang berusia 5 dan 2 tahun, dirawat saudaranya yang tinggal satu desa.(suf)

Berita Terbaru

Ratusan Guru di Glagah Gelar Aksi Damai, Minta Oknum TNI Pelaku Penganiayaan Kepsek MI Diadili 

Ratusan Guru di Glagah Gelar Aksi Damai, Minta Oknum TNI Pelaku Penganiayaan Kepsek MI Diadili 

Rabu, 21 Okt 2026 20:32 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 20:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan, - Ratusan guru dari berbagai lembaga pendidikan di Kecamatan Glagah, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, menggelar aksi damai di…

Membanggakan, Moh. Gozi Hafifillah Raih Predikat Wisudawan Terbaik Fakultas Ekonomi dan bisnis UNIJA Sumenep

Membanggakan, Moh. Gozi Hafifillah Raih Predikat Wisudawan Terbaik Fakultas Ekonomi dan bisnis UNIJA Sumenep

Rabu, 21 Okt 2026 19:00 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 19:00 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep – Kebahagiaan menyelimuti keluarga Moh. Gozi Hafifillah, putra daerah asal Desa Kalianget Barat, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep. …

Bank Jatim Dukung Misi Dagang dan Investasi di Banda Aceh, Bawa UMKM Binaan Tembus Pasar Antardaerah

Bank Jatim Dukung Misi Dagang dan Investasi di Banda Aceh, Bawa UMKM Binaan Tembus Pasar Antardaerah

Rabu, 21 Okt 2026 17:21 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 17:21 WIB

SurabayaPagi, Banda Aceh - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) terus memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui…

Terus Dikawal: Nasib Pelaku Bullying Anak Disabilitas Surabaya, Dibina 6 Bulan di Rumah Perubahan

Terus Dikawal: Nasib Pelaku Bullying Anak Disabilitas Surabaya, Dibina 6 Bulan di Rumah Perubahan

Rabu, 21 Okt 2026 14:59 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pelaku anak dalam kasus perundungan (bullying) terhadap anak penyandang disabilitas hingga meninggal dunia di Surabaya, akan…

Jaga Estetika dan Tata Ruang, Pemkot Bongkar 116 Tiang dan 91 Kabel tak Berizin di Surabaya

Jaga Estetika dan Tata Ruang, Pemkot Bongkar 116 Tiang dan 91 Kabel tak Berizin di Surabaya

Rabu, 21 Okt 2026 14:47 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya menjaga estetika, merapikan tata ruang, dan meningkatkan ketertiban pemanfaatan ruang kota, Pemerintah Kota (Pemkot)…

Wali Kota Eri Larang SD-SMP Negeri Surabaya Tarik Iuran Mulai November Mendatang

Wali Kota Eri Larang SD-SMP Negeri Surabaya Tarik Iuran Mulai November Mendatang

Rabu, 21 Okt 2026 14:39 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Mulai November 2026, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melarang seluruh SD dan SMP negeri menarik iuran dalam bentuk apa pun mencakup…