Sambut Liburan Idul Adha, PT KAI Daop 8 Surabaya Berikan Diskon hingga 25%

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
PT KAI Daop 8 Surabaya Berikan Diskon hingga 25% sambut libur panjang lebaran Idul Adha. SP/BYTA
PT KAI Daop 8 Surabaya Berikan Diskon hingga 25% sambut libur panjang lebaran Idul Adha. SP/BYTA

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Dalam rangka menyambut liburan Idul Adha 1441 H, PT KAI Daop 8 Surabaya  memberikan potongan tarif hingga 25% untuk perjalanan Kereta Api Jarak Jauh melalui program promo Big Sale.

Adapun KA yang mendapatkan potongan tarif hingga 25% tersebut diantaranya : KA Bima relasi Malang– Surabaya Gubeng – Gambir/pp, KA Kertajaya relasi Surabaya Pasar Turi - Pasar Senen/pp, KA Sembrani relasi Surabaya Pasarturi - Gambir/pp, dan KA  Turangga relasi Surabaya Gubeng - Bandung - Gambir/pp.

"Promo Big Sale ini merupakan wujud apresiasi kepada pelanggan KAI dalam menyambut libur panjang Hari Raya Idul Adha 1441 H. Potongan yang diberikan cukup menarik. Contohnya KA Bima sebelumnya harga tiketnya dari Rp 650.000 menjadi Rp 500.000, dan KA Turangga harga tiketnya dari Rp630.000 menjadi Rp500.000," jelas Suprapto, Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya.

Promo Big Sale ini berlaku untuk perjalanan KA pada tanggal 30 Juli s.d 2 Agustus 2020. Tiket yang mendapatkan promo jumlahnya terbatas. Selanjutnya, promo tiket ini dapat dibatalkan dan diubah jadwal. Tiket dapat dipesan di aplikasi KAI Access, Web kai.id, dan seluruh mitra resmi penjualan tiket KAI lainnya.

"Potongan harga ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan. Melalui promo tersebut, KAI berharap minat masyarakat akan layanan kereta api dengan tetap menerapkan protocol kesehatan akan semakin meningkat," terang Suprapto.

Pada periode 1 s/d 29 Juli 2020, pihak PT KAI Daop 8 Surabaya sudah melayani penumpang naik berjumlah 17.358 pelanggan KA Jarak Menengah/Jauh, dari Surabaya/ Malang ke berbagai kota seperti Jakarta, Bandung, Semarang, Jogyakarta, Jember dan Banyuwangi. Sementara jumlah penumpang KA Jarak Menengah/ Jauh yang turun di wilayah PT KAI Daop 8 Surabaya dari periode tanggal 1 s/d 29 Juli 2028 berjumlah 17.736 penumpang.

PT KAI Daop 8 Surabaya tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat dalam perjalanan seperti mensyaratkan surat keterangan bebas Covid-19, wajib memakai masker, suhu tidak melebihi 37,3 derajat, dalam kondisi sehat (tidak demam, batuk, flu, dan sesak nafas), serta mengimbau pelanggan untuk memakai pakaian lengan panjang.

Pelanggan KA Jarak Jauh juga diharuskan mengenakan Face shield selama dalam perjalanan hingga meninggalkan area stasiun tujuan. Bagi pelanggan dewasa, Face Shield akan disediakan KAI. Sedangkan pelanggan dengan usia dibawah 3 tahun (infant) agar membawa Face Shield pribadi.

Sebelumnya, PT KAI Daop 8 Surabaya bekerja sama dengan RNI menghadirkan layanan Rapid Test seharga Rp85.000 di 3 Stasiun yaitu Stasiun Surabaya Gubeng, Stasiun Surabaya Pasar Turi dan stasiun Malang, dengan jam pelayanan Rapid Test di Stasiun adalah 07.00 - 19.00 WIB. Dimana untuk Stasiun Surabaya Gubeng dan Stasiun Pasar Turi layanan ini mulai beroperasi pada tanggal 29 Juli 2020. Sementara untuk Stasiun Malang, layanan ini baru beroperasi pada tanggal 1 Agustus 2020.

“Bagi pelanggan yang keberangkatan KA nya dibawah pukul 07.00 WIB dan ingin memanfaatkan layanan Rapid Test, agar melakukannya minimal 1 hari sebelum jadwal keberangkatan. Diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan berbagai layanan dan potongan harga tersebut untuk bepergian menggunakan kereta api. KAI berkomitmen untuk mengoperasikan kereta api dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat pada saat perjalanan," pungkas Suprapto.Byt

Berita Terbaru

KPK Geledah Rumah Dirut PD Aneka Usaha Kota Madiun, Sita Catatan Keuangan dan Satu Handphone 

KPK Geledah Rumah Dirut PD Aneka Usaha Kota Madiun, Sita Catatan Keuangan dan Satu Handphone 

Rabu, 08 Apr 2026 21:25 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 21:25 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah Direktur Utama (Dirut) PD Aneka Usaha Kota Madiun, Sutrisno, dan menyita satu …

Puluhan Bangunan Liar di Driyorejo Gresik Ditertibkan, Satpol PP Tegakkan Aturan Daerah

Puluhan Bangunan Liar di Driyorejo Gresik Ditertibkan, Satpol PP Tegakkan Aturan Daerah

Rabu, 08 Apr 2026 17:43 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 17:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Sebanyak 43 bangunan tanpa izin yang berada di Dusun Semambung, Desa Driyorejo, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, ditertibkan m…

Punya Potensi Besar Lahirkan Bibit Unggul Jatim, Wabup Tulungagung Komitmen Dukung Pengembangan Olahraga Woodball

Punya Potensi Besar Lahirkan Bibit Unggul Jatim, Wabup Tulungagung Komitmen Dukung Pengembangan Olahraga Woodball

Rabu, 08 Apr 2026 17:38 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 17:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Wakil Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin mendukung penuh pengembangan cabang olahraga (cabor) Woodball di wilayahnya. Olahraga…

Pemkot Mojokerto Kembali Salurkan Hibah, Dorong Peran Aktif Masyarakat Dalam Pembangunan dan Sosial

Pemkot Mojokerto Kembali Salurkan Hibah, Dorong Peran Aktif Masyarakat Dalam Pembangunan dan Sosial

Rabu, 08 Apr 2026 15:58 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 15:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Komitmen memperkuat peran masyarakat terus diwujudkan Pemerintah Kota Mojokerto melalui penyaluran dana hibah tahun anggaran 2026…

KPK Geledah Rumah Dirut PDAM Kota Madiun, Suyoto Irit Bicara: Hanya Berkunjung ‎

KPK Geledah Rumah Dirut PDAM Kota Madiun, Suyoto Irit Bicara: Hanya Berkunjung ‎

Rabu, 08 Apr 2026 15:38 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 15:38 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Kota Madiun – KPK kembali menggeledah pejabat di Kota Madiun. Kali ini rumah Dirut Perumda Air Minum Tirta Taman Sari, Suyoto, jadi sasaran, …

KPK Geledah Toko Listrik Satria, Diduga Terkait Kasus OTT Wali Kota Madiun

KPK Geledah Toko Listrik Satria, Diduga Terkait Kasus OTT Wali Kota Madiun

Rabu, 08 Apr 2026 15:29 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 15:29 WIB

SURABAYAPAGI, Madiun- ‎Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melanjutkan rangkaian penggeledahan di wilayah Kota Madiun. Kali ini, tim penyidik KPK m…