Polisi Belum Tentukan Pasal Jerat Dukun Cabul Masukkan Telur ke Kemaluan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kasatreskrim Polres Situbondo, AKP Agus Widodo. SP/ DECOM
Kasatreskrim Polres Situbondo, AKP Agus Widodo. SP/ DECOM

i

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Dugaan perbuatan dukun cabul berinisial AR (40), asal Bondowoso, diselidiki polisi. Unit PPA Satuan Reskrim Polres Situbondo terus mendalami laporan wanita 30 tahun, yang menjadi korban perbuatan AR. Tak hanya diminta bertelanjang dan disetubuhi. Dengan dalih pengobatan, pelaku juga sempat memasukkan telur ke dalam kemaluan korban yang juga warga Bondowoso.

Berikutnya, pelaku meminta korban agar mengeluarkan telur itu. Namun tangan pelaku juga ikut membantu. Praktek pengobatan tak lazim itu dilakukan sang dukun di dalam sebuah kamar hotel, di kawasan Pasir Putih, Kecamatan Bungatan. Meski begitu, polisi belum menentukan pasal yang akan dijeratkan kepada si dukun.

"Konstruksi pasal itu baru bisa ditentukan, setelah proses penyelidikan. Kami akan melakukan gelar perkara dulu," kata Kasatreskrim Polres Situbondo, AKP Agus Widodo, Kamis (30/7/2020).

 Sesuai laporan korban, perbuatan dukun cabul sebenarnya diduga melanggar pasal 289 KUHP tentang perbuatan cabul. Ancaman hukumannya paling lama 9 tahun penjara. Namun, Agus enggan buru-buru menetapkan dengan jeratan pasal tersebut. Karena hingga kini proses penyelidikan masih terus berjalan.

"Kami tidak mau terpaku dengan pasal itu, karena sekarang masih dalam proses penyelidikan. Jadi jangan bicara ancaman dulu," tandas perwira polisi asal Sidoarjo itu.

Menurut Agus, pihaknya mengagendakan pemeriksaan terhadap saksi korban untuk kepentingan BAP, pada Senin (3/8) depan. Hal itu, sesuai permintaan yang bersangkutan sendiri setelah memberikan keterangan sehabis laporan. Setelah pemeriksaan korban, pihaknya baru akan mengagendakan pemeriksaan terhadap terlapor. Hal itu sesuai ketentuan pasal 194 KUHAP.

"Jadi proses penyelidikan ini masih berjalan. Kami juga telah mengamankan sejumlah barang bukti," papar Agus Widodo.

Barang bukti yang diamankan polisi, antara lain sebutir telur ayam warna putih, 3 lembar daun sirih, dan sejumlah pakaian wanita. Mulai dari sarung sewek warna biru bermotif batik, dan baju wanita lengan pendek motif garis warna biru kombinasi putih serta celana pendek wanita kombinasi warna putih, merah muda, dan merah rona (maron).  dsy3

Berita Terbaru

KPK Geledah Rumah Dirut Perumda Tirta Taman Sari, Pendalaman Kasus OTT Maidi Berlanjut

KPK Geledah Rumah Dirut Perumda Tirta Taman Sari, Pendalaman Kasus OTT Maidi Berlanjut

Rabu, 08 Apr 2026 12:31 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 12:31 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Kota Madiun – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan di wilayah Kota Madiun. Kali ini, tim penyidik menyasar rum…

Dinkes Lamongan Temukan 96 Kasus DBD Sepanjang 2026, Tak Ada Korban Jiwa

Dinkes Lamongan Temukan 96 Kasus DBD Sepanjang 2026, Tak Ada Korban Jiwa

Rabu, 08 Apr 2026 12:28 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 12:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Sepanjang Tahun 2026 ditambah di musim hujan, menjadi daftar panjang temuan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD). Bahkan, Dinas…

BPJS Ketenagakerjaan Malang Serahkan Santunan Kematian Kepada 10 Ahli Waris

BPJS Ketenagakerjaan Malang Serahkan Santunan Kematian Kepada 10 Ahli Waris

Rabu, 08 Apr 2026 11:44 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 11:44 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Malang - BPJS Ketenagakerjaan menyalurkan santunan jaminan kematian kepada 10 ahli waris pekerja rentan di Balai Kota Malang, Senin …

Tanamkan Disiplin Sejak Dini, Pemkot Surabaya Larang Siswa SMP Kendarai Motor Demi Keselamatan

Tanamkan Disiplin Sejak Dini, Pemkot Surabaya Larang Siswa SMP Kendarai Motor Demi Keselamatan

Rabu, 08 Apr 2026 11:13 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 11:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka memastikan keselamatan pelajar sekaligus mendisiplinkan siswa sejak dini, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya resmi…

Di Tengah Program Efisiensi, Warga Jombang Kritik Pedas Seragam DPRD saat Harga Kedelai dan Plastik Melonjak

Di Tengah Program Efisiensi, Warga Jombang Kritik Pedas Seragam DPRD saat Harga Kedelai dan Plastik Melonjak

Rabu, 08 Apr 2026 11:05 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 11:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Menyikapi harga pembelian seragam yang hampir Rp500 juta, saat ini ratusan warga Kabupaten Jombang, Jawa Timur, yang…

Wujudkan Kesiapan Sarana Prasarana, Dinas Pendidikan Madiun Laksanakan TKA 2026

Wujudkan Kesiapan Sarana Prasarana, Dinas Pendidikan Madiun Laksanakan TKA 2026

Rabu, 08 Apr 2026 10:51 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 10:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun melalui Dinas Pendidikan (Dindik) setempat, tengah siap memastikan kelancaran pelaksanaan Tes…