Pantau Beras BPNT, Dinsos P3A Tuban: Mutu Beras Sudah Sesuai Aturan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pemantauan beras BPNT oleh Dinsos P3A Kabupaten Tuban, Forkopimka Kecamatan Widang, TKSK dan Paguyuban agen setempat.SP/her
Pemantauan beras BPNT oleh Dinsos P3A Kabupaten Tuban, Forkopimka Kecamatan Widang, TKSK dan Paguyuban agen setempat.SP/her

i

SURABAYAPAGI.COM, Tuban- Kurang lebih sebanyak 56,5 Ton beras untuk komoditi Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), hari ini mulai dikirim ke semua Agen yang ada di Kecamatan Widang. Senin, (3/8/2020).

Sebelum sampai ke tempat Agen, beras yang dimuat menggunakan Truk pengangkut itu, terlebih dahulu berhenti di kantor Kecamatan setempat untuk dilakukan pemeriksaan.

Dimana saat pemeriksaan, turut melibatkan perwakilan dari Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Tuban, bersama Forkopimka Kecamatan Widang, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan Ketua Paguyuban Agen setempat.

Dalam pemeriksaan tersebut, beras kemasan 15 Kg itu dipantau satu persatu dengan disesuaikan pada aturan yang ada. Mulai dari melihat prosentase pecahan beras, sesuai standart medium atau belum, warna beras serta tak ketinggalan juga bau beras.

Berdasarkan pantauan itu, hasilnya, semua pihak yang turut melakukan pemeriksaan mutu dan kondisi beras menyatakan jika beras layak dikonsumsi.

Sekrtaris Dinsos P3A, Y.P. Emanuel yang turut ambil bagian dalam pengecekan standar mutu beras menjelaskan, pemeriksaan itu sebagai pengawasan terhadap kulitas bantuan yang akan diberikan 3772 KPM, yang tersebar di 16 desa seluruh Kecamatan Widang pada bulan Agustus ini.

Tujuan tindakan tersebut jelas, yakni agar dapat dipastikan jika beras kiriman dari suplier itu memang layak diberikan kepada KPM di Kecamatan Widang sebagai konsumsi pangan sehari- hari.

 "Pemeriksaan ini untuk memastikan kualitas beras sesuai ketentuan apa tidak. Dan ternyata iya, setelah diperiksa tadi, mutur beras sudah sesuai," jelasnya kepada surabayapagi.com.

Pria yang akrab di sapa Manu tersebut juga menekankan, agar semua KPM tak segan menyampaikan kepada Agen ketika bahan pangan BPNT yang diterimanya dalam kondisi buruk. Entah itu komoditi beras, telur, tahu tempe maupun daging ayam.

Menurutnya hal itu harus dilakukan oleh KPM, agar ketika sewaktu- waktu terjadi, KPM tidak dirugikan. Sebab masih ada kesempatan untuk menukarnya dengan komiditi baru yang lebih layak dan sesuai ketentuan. "KPM jangan sungkan untuk protes dan minta dilakukan penukaran jika komiditas BPNT yang diterima tidak sesuai ketentuan," terangnya.

Sejalur dengan yang disampaikan oleh Sekretaris Dinsos P3A, TKSK Kecamatan Widang, Atmo juga menyampaikan hal serupa. Baginya, penukaran tersebut sudah menjadi tanggungjawab suplier untuk mengganti jika ada beras atau bahan pangan BPNT lainya yang tidak sesuai dengan standar kualitas.

Oleh sebab itu, meski belum pernah diketemukan masalah di Kecamatan Widang hingga saat ini, namun kontrol ketat terhadap komoditi memang selalu ia jalankan demi menjaga hak dan kenyamanan KPM diseluruh Kecamatan.

"Sepengalaman saya selama ini belum ada keluhan terkait kualitas beras BPNT. Namun saya sudah meminta KPM agar wajib melaporkan jika bantuan yang diterima kualitasnya buruk," jelasnya.

Sementara itu, dimomen yang sama, perwakilan paguyuban Agen Kecamatan Widang, Enggar Sigit Prasetyo, mengaku bahwa dengan adanya pengawasan kualitas beras BPNT yang nantinya ia salurkan bersama Agen lainya tersebut, sangat diperlukan demi menjaga kualitas beras.

Sebab, sebagai Agen, ia juga khawatir mendapat tudingan miring dari KPM apabila beras yang ia salurkan, ditemukan jika kualitasnya jelek. Padahal, beras tersebut ia dapat dari Supplier.

Atas dasar itu, ia sepenuhnya mendukung adanya pengawasan berlapis seperti yang dilakukan saat ini. Selain menjaga kualitas komoditas BPNT yang menjadi hak KPM, juga sekaligus dapat melindungi Agen.

"Meskipun selama ini belum ada masalah, tapi dengan adanya pengawasan berlapis, saya malah senang. Kami para Agen BPNT bisa bekerja dengan tenang," tandasnya. Her

Tag :

Berita Terbaru

KKP Hentikan Aktivitas PT PIM di Laut Gresik, Tegaskan Tak Ada Toleransi Pemanfaatan Tanpa Ijin

KKP Hentikan Aktivitas PT PIM di Laut Gresik, Tegaskan Tak Ada Toleransi Pemanfaatan Tanpa Ijin

Kamis, 12 Mar 2026 13:26 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 13:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) kembali mengambil langkah tegas dengan menghentikan sementara aktivitas pemanfaatan ruang l…

Siaga Ramadan dan Idul Fitri, PLN Sediakan 297 SPKLU di Jawa Timur untuk Dukung Perjalanan Kendaraan Listrik

Siaga Ramadan dan Idul Fitri, PLN Sediakan 297 SPKLU di Jawa Timur untuk Dukung Perjalanan Kendaraan Listrik

Kamis, 12 Mar 2026 12:36 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 12:36 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) memastikan kesiapan infrastruktur pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) untuk mendukung arus mudik Lebaran 2026. S…

Mbak Wali Tekankan Kesiapan Lintas Sektor Hadapi Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Mbak Wali Tekankan Kesiapan Lintas Sektor Hadapi Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Rabu, 11 Mar 2026 22:49 WIB

Rabu, 11 Mar 2026 22:49 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memberikan arahan terkait beberapa upaya menghadapi mudik lebaran. Arahan tersebut disampaikan…

Mbak Wali Sampaikan LKPJ Tahun Anggaran 2025 di Rapat Paripurna DPRD

Mbak Wali Sampaikan LKPJ Tahun Anggaran 2025 di Rapat Paripurna DPRD

Rabu, 11 Mar 2026 22:48 WIB

Rabu, 11 Mar 2026 22:48 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menyampaikan penjelasan terkait Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025…

PLN UIT JBM Berbagi Kebahagiaan Ramadan Dengan Pengemudi Ojol di Gresik

PLN UIT JBM Berbagi Kebahagiaan Ramadan Dengan Pengemudi Ojol di Gresik

Rabu, 11 Mar 2026 18:32 WIB

Rabu, 11 Mar 2026 18:32 WIB

SurabayaPagi, Gresik – Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan dengan kegiatan yang penuh makna, PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT …

Selama Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Blitar Ungkap  Peredaran Narkoba, dengan 29 tersangka

Selama Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Blitar Ungkap  Peredaran Narkoba, dengan 29 tersangka

Rabu, 11 Mar 2026 17:18 WIB

Rabu, 11 Mar 2026 17:18 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar- Dalam operasi Pekat Semeru 2026 awal Januari sampai 10 Maret 2026 Satuan Reserse Narkoba  Polres Blitar berhasil mengungkap kasus …