Rusak Air, Puluhan Warga di Jombang Tolak Galian C

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Aksi demo puluhan warga Desa Rejoagung, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang. (SP/M. Yusuf)
Aksi demo puluhan warga Desa Rejoagung, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang. (SP/M. Yusuf)

i

SURABAYAPAGI.COM, Jombang - puluhan warga melakukan aksi demo dilahan persawahan yang hendak digunakan umtuk aktifitas.galian C. Warga Dusun Ngerembang, Desa Rejoagung, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, Jawa Timur ini, melakukan aksinya sembari membawa poster.

Isi poster yakni "Warga Menolak Adanya Galian", Alat Berat (Bego) Harus Keluar, "Pikirkan Anak Cucu Kami Bro !!", "Dunia Akhirat Tidak Ridho Bila Air Dirusak". Sambil membentang poster-poster tersebut, para warga berjalan ke lahan persawahan.

Sesampainya di lahan itu, para warga menduduki alat berat yang sudah ada sejak semalam. Salah satu warga Dusin Ngerembeng, Nikmaturohmah mengatakan, bahwa alat berat itu datangnya tadi malam. Orang tidak ada yang tahu. "Sebelumnya warga sudah tahu kalau mau ada galian C. Tapi yang punya lahan enggak mau dengerin keluhan masyarakat," katanya, kepada jurnalis, Sabtu (08/8/2020).

Perempuan yang akrab dipanggil Menik ini mengungkapkan, warga banyak yang komplain. Inginnya sekarang tidak ada galian lagi.

"Dampaknya air mas. Air di sumur menjadi keruh. Kalau buat mencuci enggak bisa bersih, enggak bisa buat masak juga," tukasnya. Sementara itu, Kepala Desa Rejoagung, Ahmad Kasani menjelaskan, pihaknya berharap kepada pengusaha galian C membatalkan niatnya untuk menggali. "Karena apa, air warga yang berada di Dusun Ngerembang ini benar-benar tercemar. Sampai 40 - 50 persen, air sumur warnanya berubah menjadi kuning karena banyak resapan dari kolam-kolam (galian, red) terdekat," jelasnya.

Kasiani menegaskan, terkait ijin ada atau tidak, pihaknya tidak mengetahui. Karena terkat aktifitas yang akan dilakukan ini tidak melalui desa. "Jadi jual beli tidak melalui desa, karena sudah ada sertifikat. Jadi langsung ke notaris. Lahan ini milik pribadi, yaitu Pak Munir, warga setempat," tegasnya.

Kasani mengkhawatirkan, jika galian nanti menerobos ke sungai yang berada di sebelah timur. Karena itu sudah dekat area perkampungan. "Jadi, tuntutan warga hari ini alat berat dikeluarkan dari sini. Dan saya mendukung aksi warga ini," pungkasnya.(suf)

Tag :

Berita Terbaru

Sinergi Pemprov Jatim dan Australia Buka Peluang Ekspor Produk Kulit ke Timur Tengah

Sinergi Pemprov Jatim dan Australia Buka Peluang Ekspor Produk Kulit ke Timur Tengah

Rabu, 01 Apr 2026 05:42 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 05:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Indonesia dan Australia terus memperkuat kerja sama di sektor industri kulit dan peternakan sapi melalui kegiatan I…

Pertamina Imbau Warga Jatim Tak Panic Buying, Pasokan BBM dan LPG Dipastikan Aman

Pertamina Imbau Warga Jatim Tak Panic Buying, Pasokan BBM dan LPG Dipastikan Aman

Rabu, 01 Apr 2026 00:42 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 00:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus mengimbau masyarakat Jawa Timur untuk tidak melakukan pembelian berlebihan (panic b…

Bupati Madiun Tekankan Skala Prioritas dan Penurunan Kemiskinan

Bupati Madiun Tekankan Skala Prioritas dan Penurunan Kemiskinan

Selasa, 31 Mar 2026 22:50 WIB

Selasa, 31 Mar 2026 22:50 WIB

‎SURABAYAPAGI.com,  Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun mencatat lebih dari seribu usulan masyarakat dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Mus…

Krisis Kepercayaan Jadi Pemicu, Warga Tetap Antre BBM Meski Pemerintah Pastikan Tak Ada Kenaikan 

Krisis Kepercayaan Jadi Pemicu, Warga Tetap Antre BBM Meski Pemerintah Pastikan Tak Ada Kenaikan 

Selasa, 31 Mar 2026 20:18 WIB

Selasa, 31 Mar 2026 20:18 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pemerintah memastikan tidak ada kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), baik subsidi maupun nonsubsidi, per 1 April 2026. Namun ba…

Harga Produk Plastik Melonjak hingga 50 Persen di Pasar Besar Madiun

Harga Produk Plastik Melonjak hingga 50 Persen di Pasar Besar Madiun

Selasa, 31 Mar 2026 17:43 WIB

Selasa, 31 Mar 2026 17:43 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Kota Madiun – Kenaikan harga barang berbahan plastik melonjak signifikan. Dalam beberapa waktu terakhir, lonjakan harga disebut mencapai 40 h…

Isu Kenaikan Harga BBM Per April Picu Kepanikan, Warga Pilih isi Full Tank

Isu Kenaikan Harga BBM Per April Picu Kepanikan, Warga Pilih isi Full Tank

Selasa, 31 Mar 2026 17:39 WIB

Selasa, 31 Mar 2026 17:39 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Isu potensi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) imbas memanasnya konflik di Timur Tengah mulai memicu keresahan di masyarakat.…