Pemerintah Harus Punya 'Terapi' untuk Pengkudeta

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Fahrul Muzaqqi, S.IP, M.IP. Pengamat Politik dari Unair Surabaya
Fahrul Muzaqqi, S.IP, M.IP. Pengamat Politik dari Unair Surabaya

i

 ANALISA POLITIK

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Menurut saya, isu kudeta di Indonesia, bukan isu yang baru sebenarnya. Isu seperti ini sudah kerap muncul saat situasi buruk yang menjadi di masyarakat, seperti di momen pandemi Covid-19 ini.

Yah memang itu isu minor sangat berpotensi muncul di tengah kondisi buruk. Maka dari itu, pemerintah juga pasti sudah mengantisipasi hal itu agar tak berkembang. Harus bisa dihambat pergerakannya. Minimal, punya “terapi” lain untuk mereka, yang sesuai prosedur. Jangan sampai melanggar HAM.

Pasalnya, menurut saya, di situasi politik saat ini, pasti ada kelompok-kelompok yang bergerak di bawah tanah untuk upaya kudeta atau semacamnya.  Jadi pemerintah juga harus bergerak di bawah tanah juga.

Yah mungkin teknisnya bisa wait and see, jika kelompok-kelompok tersebut bergerak, yah segera bergerak juga.

Meski begitu, momen sekarang ini, pemerintah harus bijak dan fokus menangani pandemi Covid-19 ini saja dulu.

Kalaupun ada indikasi kudeta, saya rasa tidak perlu dibuat ramai. Menjadi kontra produktif soalnya, bisa menimbulkan riya' dan masyarakat bisa berspekulasi atas hal tersebut.

Tetapi, jika memang ada (yang merencanakan) pun, saya berspekulasi kok proyeksinya saya kira lebih mendekati untuk penggalangan kekuatan alternatif untuk Pemilu 2024. Karena periode kedua ini relatif kecil perihal kegiatan yang sifatnya kontra negara. Jadi ini yang perlu digaris bawahi. Kudeta rasanya terlalu berlebihan. adt

Berita Terbaru

Thom Haye Curhat Diteror

Thom Haye Curhat Diteror

Senin, 12 Jan 2026 19:48 WIB

Senin, 12 Jan 2026 19:48 WIB

Digaji Persib Rp 750 Juta per Bulan      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Thom Haye curhat di media sosial, usai membantu Persib Bandung mengalahkan Persija Ja…

Pemerintah Iran Anggap Pendemo Ayatollah "Musuh Tuhan”

Pemerintah Iran Anggap Pendemo Ayatollah "Musuh Tuhan”

Senin, 12 Jan 2026 19:43 WIB

Senin, 12 Jan 2026 19:43 WIB

Mata Uang Rial Iran Turun 40 Persen Dorong Inflasi Harga Pangan hingga 70 Persen    SURABAYAPAGI.COM, Teheran - Militer Iran menegaskan bakal membela k…

Prabowo Saksikan Seorang Siswa Beri Aba-aba Makan MBG

Prabowo Saksikan Seorang Siswa Beri Aba-aba Makan MBG

Senin, 12 Jan 2026 19:38 WIB

Senin, 12 Jan 2026 19:38 WIB

Saat Peresmian 166 Sekolah Rakyat Secara Serentak di Banjarbaru, Kalsel      SURABAYAPAGI.COM, Banjarbaru - Presiden Prabowo Subianto tiba di Sekolah Rakyat …

Bulog tak Percaya Harga Beras Naik Jelang Lebaran

Bulog tak Percaya Harga Beras Naik Jelang Lebaran

Senin, 12 Jan 2026 19:36 WIB

Senin, 12 Jan 2026 19:36 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, mengklaim harga beras di lapangan tetap stabil dan sesuai Harga Eceran Tertinggi…

Direktur Jenderal Pajak Malu

Direktur Jenderal Pajak Malu

Senin, 12 Jan 2026 19:29 WIB

Senin, 12 Jan 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Dampak tiga Pegawai Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Jakarta Utara ditangkap oleh KPK, langsung menampar Direktorat Jenderal…

Hakim Minta JPU Serahkan Hasil Audit, Jaksa Ngeyel

Hakim Minta JPU Serahkan Hasil Audit, Jaksa Ngeyel

Senin, 12 Jan 2026 19:26 WIB

Senin, 12 Jan 2026 19:26 WIB

Eksepsi terdakwa eks Mendikbudristek Nadiem Makarim Ditolak     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat meminta jaksa m…