Pemerintah Harus Punya 'Terapi' untuk Pengkudeta

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Fahrul Muzaqqi, S.IP, M.IP. Pengamat Politik dari Unair Surabaya
Fahrul Muzaqqi, S.IP, M.IP. Pengamat Politik dari Unair Surabaya

i

 ANALISA POLITIK

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Menurut saya, isu kudeta di Indonesia, bukan isu yang baru sebenarnya. Isu seperti ini sudah kerap muncul saat situasi buruk yang menjadi di masyarakat, seperti di momen pandemi Covid-19 ini.

Yah memang itu isu minor sangat berpotensi muncul di tengah kondisi buruk. Maka dari itu, pemerintah juga pasti sudah mengantisipasi hal itu agar tak berkembang. Harus bisa dihambat pergerakannya. Minimal, punya “terapi” lain untuk mereka, yang sesuai prosedur. Jangan sampai melanggar HAM.

Pasalnya, menurut saya, di situasi politik saat ini, pasti ada kelompok-kelompok yang bergerak di bawah tanah untuk upaya kudeta atau semacamnya.  Jadi pemerintah juga harus bergerak di bawah tanah juga.

Yah mungkin teknisnya bisa wait and see, jika kelompok-kelompok tersebut bergerak, yah segera bergerak juga.

Meski begitu, momen sekarang ini, pemerintah harus bijak dan fokus menangani pandemi Covid-19 ini saja dulu.

Kalaupun ada indikasi kudeta, saya rasa tidak perlu dibuat ramai. Menjadi kontra produktif soalnya, bisa menimbulkan riya' dan masyarakat bisa berspekulasi atas hal tersebut.

Tetapi, jika memang ada (yang merencanakan) pun, saya berspekulasi kok proyeksinya saya kira lebih mendekati untuk penggalangan kekuatan alternatif untuk Pemilu 2024. Karena periode kedua ini relatif kecil perihal kegiatan yang sifatnya kontra negara. Jadi ini yang perlu digaris bawahi. Kudeta rasanya terlalu berlebihan. adt

Berita Terbaru

Jelang Nataru 2026/2027, Pemkot Malang Waspadai Cuaca dan Lonjakan Pengunjung

Jelang Nataru 2026/2027, Pemkot Malang Waspadai Cuaca dan Lonjakan Pengunjung

Rabu, 28 Okt 2026 12:00 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 12:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Menjelang potensi kerawanan menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026/2027, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang mulai mewaspadai…

Di Sela-sela Kemarau, Petani Labu Kuning di Jombang Raup Cuan Panen 15 Ton

Di Sela-sela Kemarau, Petani Labu Kuning di Jombang Raup Cuan Panen 15 Ton

Rabu, 28 Okt 2026 11:47 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 11:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Di sela-sela musim kemarau panjang, ternyata tidak menjadi penghalang sejumlah petani untuk panen dengan cuan melimpah. Salah…

Dorong Perekonomian, Pemkab Madiun Wujudkan Iklim Investasi Sehat Berkelanjutan

Dorong Perekonomian, Pemkab Madiun Wujudkan Iklim Investasi Sehat Berkelanjutan

Rabu, 28 Okt 2026 11:38 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 11:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan kemajuan daerah khususnya target Indonesia Emas 2045, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun,…

Pemkot Surabaya Hentikan Pembangunan Rumah Kos Langgar Perizinan di Kandangan Jaya

Pemkot Surabaya Hentikan Pembangunan Rumah Kos Langgar Perizinan di Kandangan Jaya

Rabu, 28 Okt 2026 11:25 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 11:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti adanya dugaan pelanggaran perizinan dan struktur bangunan yang tidak sesuai standar di rumah kos enam lantai di…

Tekan Lonjakan Kasus Demam Berdarah, Pemkab Pamekasan Gencarkan PSN

Tekan Lonjakan Kasus Demam Berdarah, Pemkab Pamekasan Gencarkan PSN

Rabu, 28 Okt 2026 11:11 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 11:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Sebagai upaya dalam menekan kasus demam berdarah dengue (DBD), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, terus berkomitmen dengan…

Dukung Aktivitas dan Kenyamanan Dagang, Pemkab Probolinggo Revitalisasi Pasar Bertahap

Dukung Aktivitas dan Kenyamanan Dagang, Pemkab Probolinggo Revitalisasi Pasar Bertahap

Rabu, 28 Okt 2026 11:08 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 11:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Di tengah keterbatasan fiskal dan kebijakan efisiensi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo, berusaha mendorong aktivitas…