Pemkot Madiun Mulai Gelar Pembelajaran Tatap Muka

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Suasasa uji coba pembelajaran tatap muka secara terbatas di SMA Negeri 2 Kota Madiun, Selasa, 18 Agustus 2020. SP/ JT
Suasasa uji coba pembelajaran tatap muka secara terbatas di SMA Negeri 2 Kota Madiun, Selasa, 18 Agustus 2020. SP/ JT

i

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebanyak tiga sekolah tingkat SMA sederajat di Kota Madiun, Jawa Timur, mendapatkan izin dari kepala daerah setempat untuk melakukan uji coba pembelajaran tatap muka secara terbatas sejak tanggal 18 Agustus hingga 31 Agustus 2020. Tiga sekolah tersebut adalah SMA Negeri 2 Madiun, SMK Negeri 3 Madiun, dan SLBN Manisrejo.

"Saya izinkan, tapi ada syarat. Ketiga sekolah tersebut harus mengedepankan disiplin protokol kesehatan," kata Wali Kota Madiun, Maidi, di Madiun, Rabu, 19 Agustus 2020.

Maidi menjelaskan sesuai arahan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, sekolah di bawah naungan Pemprov Jatim yang ingin melaksanakan uji coba pembelajaran tatap muka wajib mendapatkan restu dari wali kota/bupati setempat sesuai protokol Kesehatan.

"Kalau melanggar protokol kesehatan, kami cabut lagi izinnya dan lapor ke Bu Gubernur," jelas Maidi.

Ia mengatakan sekolah yang menjalankan pembelajaran tatap muka juga akan dipantau oleh petugas Penegak Disiplin Protokol Kesehatan tangkal Corona Virus Warga Sehat (Pendekar Waras) Kota Madiun. Sedangkan sekolah lainnya yang belum mengajukan izin kepada wali kota, tidak diperkenankan menjalani uji coba pembelajaran tatap muka.

Sementara Kepala SMA Negeri 2 Madiun, Pramujo Budiarto, mengungkapkan pihak sekolah telah siap menyelenggarakan pembelajaran tatap muka. Dari 955 siswa yang ada di SMA tersebut, hanya 507 orang yang mendapatkan izin orang tua. Sisanya sebanyak 48 persen memilih pembelajaran jarak jauh atau daring.

"Sistemnya, siswa masuk dengan skema ganjil genap sesuai absen. Sehari masuk sekolah, sehari belajar di rumah. Sehingga, per hari hanya 25 persen dari total siswa saja yang masuk. Lama belajar di sekolah hanya 3,5 jam tanpa istirahat," ujar Pramujo. Dsy3

Berita Terbaru

Perkuat Akses Keadilan, c

Perkuat Akses Keadilan, c

Selasa, 27 Okt 2026 13:38 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 13:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai paya memperkuat akses keadilan bagi masyarakat di Kota Pahlawan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, menyediakan fasilitas…

Bangun TPA Baru di Desa Mrican, Pemkab Ponorogo Siapkan Anggaran Rp15 Miliar

Bangun TPA Baru di Desa Mrican, Pemkab Ponorogo Siapkan Anggaran Rp15 Miliar

Selasa, 27 Okt 2026 13:33 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 13:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Pada 2027, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, bakal menyiapkan anggaran sekitar Rp15 miliar untuk membangun tempat pemrosesan…

Operasikan 18 Mikrobus Baru, Pemkot Surabaya Perbarui Feeder WiraWiri Rute Joyoboyo-Lakarsantri

Operasikan 18 Mikrobus Baru, Pemkot Surabaya Perbarui Feeder WiraWiri Rute Joyoboyo-Lakarsantri

Selasa, 27 Okt 2026 13:17 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 13:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bakal segera mengoperasikan 18 mikrobus baru, sehingga pihaknya akan memperbarui armada angkutan…

Perkuat Pengelolaan CSR, Pemkab Sidoarjo Jadikan Pembiayaan di Luar APBD

Perkuat Pengelolaan CSR, Pemkab Sidoarjo Jadikan Pembiayaan di Luar APBD

Selasa, 27 Okt 2026 13:08 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 13:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Sebagai upaya dalam memperkuat pengelolaan tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR), Pemerintah…

Sebelum Dibunuh, Dini dan Anaknya Sempat Tinggal Di Yasmaga Guest House Ponorogo Empat Bulan

Sebelum Dibunuh, Dini dan Anaknya Sempat Tinggal Di Yasmaga Guest House Ponorogo Empat Bulan

Selasa, 27 Okt 2026 13:00 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 13:00 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Ponorogo — Dini Hardiyanti (30) dan anaknya, Arshaka Ghafa El Faezya (4), sempat tinggal selama sekitar empat bulan di Yasmaga Guest House, J…

Prihatin, Pemkab Kediri Bakal Beri Sanksi Skors hingga DO Pelaku Bullying

Prihatin, Pemkab Kediri Bakal Beri Sanksi Skors hingga DO Pelaku Bullying

Selasa, 27 Okt 2026 12:46 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 12:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Menindaklanjuti maraknya kasus perundungan atau bullying di lingkungan sekolah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri, bakal tegas…