Bapak Cabuli Anak Tiri di Ponorogo Terungkap

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kasatreskrim Polres Ponorogo AKP Hendi Septiadi saat menunjukkan barang bukti
Kasatreskrim Polres Ponorogo AKP Hendi Septiadi saat menunjukkan barang bukti

i

Sebar video pencabulan untuk cari korban lain

 

SURABAYAPAGI.COM, Ponorogo – Setelah diperiksa secara intensif oleh Penyidik Unit PPA Satreskrim Polres Ponorogo, polisi akhirnya berhasil mengungkap kasus pencabulan yang dilakukan M (29) warga Desa Temon, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo terhadap anak tirinya yang masih dibawah umur.

Kasus tersebut terungkap setelah video pencabulannya beredar di sekitar lingkungan tempat tinggal korban. Saat mencabuli korban, pelaku memang sengaja merekamnya. 

Kasatreskrim Polres Ponorogo AKP Hendi Septiadi mengatakan, pelaku melakukan aksinya saat sang istri sedang bekerja. Untuk memuluskan niat buruknya tersebut, pelaku sebelumnya mengajak korban menonton film porno. 

"Delakukan perbuatan tersebut, tersangka dengan sengaja merekam video pencabulan di handphone-nya sendiri," ujar AKP Hendi.

Dari hasil pemeriksaan, Satreskrim Polres Ponorogo menemukan indikasi bahwa pelaku sempat ingin mencari mangsa lain. Hal ini terungkap setelah pelaku mengirimkan video rekaman tersebut kepada seorang gadis, dengan harapan akan dijadikan target selanjutnya.

“Saat mengirim video itu ke teman korban, pelaku menyertakan narasi bahwa pelaku ingin melakukan perbuatan yang sama terhadap teman korban tersebut,” ungkap alumni AKPOL tahun 2002 ini.

Namun, teman korban tidak tertarik dan memberitahukan video tersebut ke orang lain hingga video itu dilihat oleh ibu korban, yang merupakan istri pelaku. Dari situlah ibu korban melapor ke polisi.

Dia menceritakan, awal mulanya pada bulan Desember 2020, pelaku yang saat itu berstatus bujang menikahi ibu Bunga yang sebelumnya berstatus janda. Dari pengakuan pelaku, aksi cabul itu sudah dilakukan pelaku sejak awal tahun 2020 hingga terbongkar pada bulan Agustus ini. Yang lebih mencengangkan lagi, ternyata pelaku M juga sudah menyetubuhi korban. Itu dilakukan di rumah mereka, saat sang ibu bekerja ke luar rumah.

“Tindakan cabul dan persetubuhan itu sudah dilakukan pelaku berkali-kali, ya dari media awal tahun hingga Agustus ini,” katanya.

Untuk mau berhubungan badan, pelaku melakukan bujuk rayu kepada korban. Yakni dengan menonton film dewasa sehingga tertarik. Aksi itu dilakukan saat ibu korban sedang keluar rumah. Setelah nafsunya terlampiaskan, pelaku memberikan yang anak-anak butuhkan, seperti jajan atau pulsa.

“Jadi korban ini diajak pelaku menonton film dewasa, sehingga membuat korban menjadi tertarik,” katanya.

Tabiat busuk pelaku akhirnya terbongkar saat video cabul pelaku dan anak tirinya tersebar lewat aplikasi percakapan whatsapp di lingkungan rumah pelaku. Ternyata yang menyebarkan pertama kali video tersebut juga pelaku sendiri.

"Setelah dilakukan di tahap sidik, Polres Ponorogo telah mengamankan diduga keras sebagai pelaku. Awalnya berdasarkan bukti-bukti yang kita temukan dalam proses penyelidikan maupun penyidikan, baik saksi maupun dokumen lain yang mendukung. Termasuk dokumen elektronik dan juga perangkatnya yang didigunakan," beber AKP Hendi.

Dia melanjutkan, Penyidik Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) masih terus mendalami dan mengembangkan kasus tersebut untuk mengetahui apakah ada korban lain. Juga akan melakukan pemeriksaan kejiwaan pelaku melibatkan psikolog.

"Sementara korbannya masih satu. Kasusnya masih kami dalami dan kembangkan," tegas Nur Aziz.

Akibat perbuatannya, pelaku akan dikenakan pasal atau Undang-Undang tentang perlindungan anak dan juga Undang-Undang ITE.

Berita Terbaru

NSL Season 4 Bawa Liga Basket Pelajar Surabaya ke Lima Kota

NSL Season 4 Bawa Liga Basket Pelajar Surabaya ke Lima Kota

Sabtu, 19 Sep 2026 16:54 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 16:54 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Nextgen Student League (NSL) memasuki musim keempat dengan cakupan kompetisi yang lebih luas. Kompetisi basket pelajar yang lahir di S…

60 Kepala Sekolah Madrasah  Ma’arif NU Lamongan Dilantik, Didorong Cetak Kader NU Masa Depan

60 Kepala Sekolah Madrasah Ma’arif NU Lamongan Dilantik, Didorong Cetak Kader NU Masa Depan

Sabtu, 19 Sep 2026 16:33 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 16:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Sebanyak 60 kepala sekolah Madrasah di lingkungan Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Lamongan resmi dilantik, Sabtu (19/9/2026), ya…

Berakhir di Balik Jeruji — Tersangka Dugaan Pungli ESDM Jatim Oni Setiawan Meninggal Usai Alami Serangan Jantung

Berakhir di Balik Jeruji — Tersangka Dugaan Pungli ESDM Jatim Oni Setiawan Meninggal Usai Alami Serangan Jantung

Sabtu, 19 Sep 2026 12:16 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 12:16 WIB

SURABAYA0AGI.com, Surabaya — Kabar duka datang dari penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pungutan liar (pungli) di lingkungan Dinas Energi d…

Benahi Profesi dari Dalam — Ketua Umum AAI Tjandra Sridjaya Dorong Advokat Perkuat Kompetensi dan Kebersamaan

Benahi Profesi dari Dalam — Ketua Umum AAI Tjandra Sridjaya Dorong Advokat Perkuat Kompetensi dan Kebersamaan

Sabtu, 19 Sep 2026 12:15 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 12:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pembenahan profesi advokat tidak cukup hanya dengan memperkuat organisasi. Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), k…

Kick Off Hari Santri di Lamongan, Diawali Jelajah Santri Sako Pramuka Pandu Ma’arif

Kick Off Hari Santri di Lamongan, Diawali Jelajah Santri Sako Pramuka Pandu Ma’arif

Sabtu, 19 Sep 2026 10:57 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 10:57 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Kick off peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Kabupaten Lamongan, diawali dengan kegiatan Jelajah Santri Sako Pramuka P…

Puluhan Ribu Alumni Gontor Padati Pondok Jelang Peringatan 100 Tahun

Puluhan Ribu Alumni Gontor Padati Pondok Jelang Peringatan 100 Tahun

Sabtu, 19 Sep 2026 10:44 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 10:44 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Puluhan ribu alumni Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) dari berbagai penjuru dunia memadati kawasan pondok untuk mengikuti…