Biar Tepat Sasaran, Pakai Media Massa dan Medsos

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Mochtar W Oetomo, Peneliti Senior Surabaya Survey Centre
Mochtar W Oetomo, Peneliti Senior Surabaya Survey Centre

i

 

ANALISA POLITIK

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Melihat biaya yang harus dikeluarkan para calon kepala daerah pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada 9 Desember 2020 mendatang, dapat dipastikan pasti ada upaya untuk "menghemat" biaya yang dilakukan para calon kepala daerah. Apalagi, kontestasi politik tersebut akan dilaksanakan ditengah kondisi pandemi Covid-19.

Namun, untuk saat ini, saya cukup sulit untuk mengira-ngira dan menyebutkan kisaran biaya tersebut karena political cost pada dasarnya sulit diprediksi dan dinamis, ditambah lagi dalam kondisi pandemi saat ini.

Yang dikhawatirkan publik, yakni ada tangan-tangan tak kasat mata yang diduga ’menunggangi’ calon tertentu dengan kucuran dana besar. Akibatnya, bila terpilih sebagai wali kota, maka dikhawatirkan kebijakan yang diambil bakal menuai konflik kepentingan.

Namun, dugaan-dugaan itukan sulit dibuktikan. Yang paling penting adalah para calon harus transparan dalam mengelola dana pemenangan pilwali.

Meski begitu, saat ini lah waktunya tim sukses dari para calon kepala daerah tersebut untuk melakukan penyusunan ulang dana anggaran (re-budgeting).

Jadi, jika dana untuk proses kampanye skala besar yang sangat kecil kemungkinannya untuk dilakukan ditengah pandemi ini, dapat dialihkan untuk promosi melalui media massa. Bisa media cetak, online, TV, tapi yah juga tidak sedikit biaya yang harus dikeluarkan. Nah, karena itu penting untuk diperhatikan media mappingnya.

Media mapping ini penting dilakukan agar proses promosi di media lebih terorganisir dan konstruktif. Selain itu, yang harus diperhatikan antara lain adalah jangkauan dan audiens media tersebut seluas apa, berapa biaya yang harus dikeluarkan dan penerimaan media tersebut di masyarakat seperti apa.

Selain media massa, juga ada media sosial (medsos) yang juga berpotensi untuk dijadikan media bagi para calon kepala daerah ini untuk menggaet suara dari para pemilih muda atau masih termasuk dalam generasi milenial.

Memang sejauh ini belum banyak yang melakukan menerapkan kampanye di media sosial. Tapi untuk saat ini harusnya mulai dilakukan.

Namun jika ingin menggunakan media sosial sebagai media untuk kampanye, maka para calon kepala daerah ini harus berbasis pada big data. Big data ini agar jelas sasarannya, seperti segmentasinya siapa saja nanti, pasarnya bagaimana. Agar  tidak terjadi kejenuhan nantinya. adt

 

Berita Terbaru

Ratusan Guru di Glagah Gelar Aksi Damai, Minta Oknum TNI Pelaku Penganiayaan Kepsek MI Diadili 

Ratusan Guru di Glagah Gelar Aksi Damai, Minta Oknum TNI Pelaku Penganiayaan Kepsek MI Diadili 

Rabu, 21 Okt 2026 20:32 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 20:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan, - Ratusan guru dari berbagai lembaga pendidikan di Kecamatan Glagah, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, menggelar aksi damai di…

Membanggakan, Moh. Gozi Hafifillah Raih Predikat Wisudawan Terbaik Fakultas Ekonomi dan bisnis UNIJA Sumenep

Membanggakan, Moh. Gozi Hafifillah Raih Predikat Wisudawan Terbaik Fakultas Ekonomi dan bisnis UNIJA Sumenep

Rabu, 21 Okt 2026 19:00 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 19:00 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep – Kebahagiaan menyelimuti keluarga Moh. Gozi Hafifillah, putra daerah asal Desa Kalianget Barat, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep. …

Bank Jatim Dukung Misi Dagang dan Investasi di Banda Aceh, Bawa UMKM Binaan Tembus Pasar Antardaerah

Bank Jatim Dukung Misi Dagang dan Investasi di Banda Aceh, Bawa UMKM Binaan Tembus Pasar Antardaerah

Rabu, 21 Okt 2026 17:21 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 17:21 WIB

SurabayaPagi, Banda Aceh - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) terus memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui…

Terus Dikawal: Nasib Pelaku Bullying Anak Disabilitas Surabaya, Dibina 6 Bulan di Rumah Perubahan

Terus Dikawal: Nasib Pelaku Bullying Anak Disabilitas Surabaya, Dibina 6 Bulan di Rumah Perubahan

Rabu, 21 Okt 2026 14:59 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pelaku anak dalam kasus perundungan (bullying) terhadap anak penyandang disabilitas hingga meninggal dunia di Surabaya, akan…

Jaga Estetika dan Tata Ruang, Pemkot Bongkar 116 Tiang dan 91 Kabel tak Berizin di Surabaya

Jaga Estetika dan Tata Ruang, Pemkot Bongkar 116 Tiang dan 91 Kabel tak Berizin di Surabaya

Rabu, 21 Okt 2026 14:47 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya menjaga estetika, merapikan tata ruang, dan meningkatkan ketertiban pemanfaatan ruang kota, Pemerintah Kota (Pemkot)…

Wali Kota Eri Larang SD-SMP Negeri Surabaya Tarik Iuran Mulai November Mendatang

Wali Kota Eri Larang SD-SMP Negeri Surabaya Tarik Iuran Mulai November Mendatang

Rabu, 21 Okt 2026 14:39 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Mulai November 2026, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melarang seluruh SD dan SMP negeri menarik iuran dalam bentuk apa pun mencakup…