Demo di Depan Mapolres Blitar Nyaris Ricuh

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Polisi memisahkan massa mahasiswa dan penambang pasir untuk mencegah hal – hal yang tidak diinginkan.
Polisi memisahkan massa mahasiswa dan penambang pasir untuk mencegah hal – hal yang tidak diinginkan.

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Blitar – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menggelar aksi unjuk rasa di depan Mapolres Blitar, Rabu (26/8).

Dalam aksi tersebut nyaris terjadi terjadi baku hantam antara massa mahasiswa dengan penambang pasir.

Dalam orasinya, massa mahasiswa menuntut adanya penindakan secara hukum oleh kepolisian bagi penambang pasir ilegal yang masih beroperasi. Lalu, menjaga ketertiban pertambangan di Kabupaten Blitar sesuai dengan prosedural Undang-Undang yang berlaku.

Selain itu, mahasiswa juga meminta adanya sidak berkala, karena adanya penambangan ini merugikan warga di sekitar tambang. Dampaknya, jalanan rusak akibat truk-truk yang melebihi tonase.

Saat massa mahasiswa sedang berorasi di depan pintu gerbang Mapolres Blitar, dari arah Barat tiba-tiba datang ratusan penambang pasir. Petugas kepolisian yang melakukan pengamanan langsung membendung massa untuk menghindari bentrok.

Sempat terjadi adu mulut antara massa mahasiswa dan para penambang pasir. Massa penambang pasir juga sempat merangsek mendekati massa mahasiswa. Namun petugas langsung melokalisir massa dari kedua kubu.

Massa mahasiswa tetap berada di depan pintu gerbang Mapolres, sementara massa penambang pasir berada di Barat pintu gerbang dengan pengamanan petugas kepolisian.

Kabag Ops Polres Blitar Kompol Sapto Rachmadi mengatakan, Polres Blitar hanya menerima pemberitahuan kegiatan aksi unjuk rasa dari mahasiswa. Sedangkan massa dari penambang pasir datang secara tiba-tiba.

"Kami koordinasi kedua belah pihak, dan berhasil kami lakukan negosiasi sehingga mereka sepakat untuk membubarkan diri dan tidak sampai ada kontak fisik," ujar Sapto.

Sapto menambahkan, ada 200 personel yang diterjunkan untuk mengamankan aksi unjuk rasa. Selain di Mapolres Blitar, massa mahasiswa melanjutkan aksi unjuk rasa di Kantor Pemkab Blitar di Kanigoro.

Aksi di tempat kedua ini mendapatkan pengawalan ketat dari kepolisian untuk menghindari kedua belah massa kembali bertemu di satu titik.

"Untuk mahasiswa yang akan kembali berunjuk rasa di depan Kantor Pemkab Blitar, kami kawal dari Mapolres hingga tujuan. Sementara massa penambang pasir kami himbau untuk kembali ke rumah masing-masing," pungkasnya. 

 

Berita Terbaru

KIP JAWARA Lamongan Dapat Jatah 387 Penerima

KIP JAWARA Lamongan Dapat Jatah 387 Penerima

Senin, 05 Okt 2026 17:51 WIB

Senin, 05 Okt 2026 17:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Program Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur berupa bantuan modal dan pemberdayaan usaha bagi masyarakat kurang mampu, KIP JAWARA…

Harga Gabah Kering Sentuh 9 Ribu, Bulog Sebut Petani Diuntungkan

Harga Gabah Kering Sentuh 9 Ribu, Bulog Sebut Petani Diuntungkan

Senin, 05 Okt 2026 17:44 WIB

Senin, 05 Okt 2026 17:44 WIB

SURABAYAPAGI com, Madiun - Harga beras premium di tingkat konsumen Kabupaten Madiun mencapai Rp15.000 per kilogram. Sementara itu, harga gabah kering di…

Layanan Uji KIR Drive True Dishub Sidoarjo Semakin Cepat Dan Praktis

Layanan Uji KIR Drive True Dishub Sidoarjo Semakin Cepat Dan Praktis

Senin, 05 Okt 2026 16:20 WIB

Senin, 05 Okt 2026 16:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sidoarjo mempercepat dan mempermudah pelayanan kepada masyarakat. Salah satunya melalui…

Geliatkan Ekonomi Petani, Pemdes Kedungbocok Kebut Betonisasi JUT

Geliatkan Ekonomi Petani, Pemdes Kedungbocok Kebut Betonisasi JUT

Senin, 05 Okt 2026 16:04 WIB

Senin, 05 Okt 2026 16:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemerintah Desa (Pemdes) Kedungbocok, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo terus berkomitmen meningkatkan infrastruktur pertanian…

Digadang-gadang Jadi Penguat Ekonomi, Proyek Greenhouse Desa Singkalan Mangkrak dan Beralih Jadi Kandang Kambing

Digadang-gadang Jadi Penguat Ekonomi, Proyek Greenhouse Desa Singkalan Mangkrak dan Beralih Jadi Kandang Kambing

Senin, 05 Okt 2026 15:17 WIB

Senin, 05 Okt 2026 15:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Fasilitas pertanian modern berupa greenhouse budidaya melon di Desa Singkalan, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, kini…

Warga Tak Mampu Kena Denda Listrik Rp1,2 Juta, Cak Yebe: Kalau Tak Ada Kebijakan, Saya Bayar

Warga Tak Mampu Kena Denda Listrik Rp1,2 Juta, Cak Yebe: Kalau Tak Ada Kebijakan, Saya Bayar

Senin, 05 Okt 2026 15:13 WIB

Senin, 05 Okt 2026 15:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko mendapat keluhan dari seorang warga kurang mampu terkait denda listrik…