MCW Nilai APBD Kota Malang 2020 Rawan Penyelewengan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
MCW saat konferensi pers mendorong Pemkot Malang lebih transparan dalam penyampaian tata kelola APBD, di depan Kantor DPRD Kota Malang, pada Senin (31/8/2020). SP/ KMP
MCW saat konferensi pers mendorong Pemkot Malang lebih transparan dalam penyampaian tata kelola APBD, di depan Kantor DPRD Kota Malang, pada Senin (31/8/2020). SP/ KMP

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - Malang Corruption Watch (MCW) menilai tata kelola anggaran perubahan APBD Kota Malang tahun 2020 berpotensi rawan penyelewengan. Pasalnya, dalam penyusunan hingga resmi diketok palu, masih bersifat tertutup dan minim partisipasi publik.

Koordinator Unit Riset MCW, Janwan Tarigan, menuturkan ketidaktransparanan ini berpotensi ada dugaan penyelewengan dalam proses penyusunannya.

Padahal, kata dia, tata kelola anggaran yang baik harus memenuhi tiga pilar, yakni asas transparansi, partisipasi publik, dan akuntabilitas.

''Penting bagi kita sebagai masyarakat untuk mengawal proses penyusunannya agar tidak ada ruang bagi perilaku oportunistik yang merugikan rakyat,'' ungkapnya, di depan Kantor DPRD Kota Malang, pada Senin (31/8/2020).

Jika tidak, lanjutnya, bisa jadi akan terulang kasus tsunami korupsi yang melibatkan 41 anggota dewan dan Wali Kota Malang pada 2018 silam.

Terlebih, dalam temuan MCW di lapangan, menunjukkan berbagai permasalahan pengelolaan anggaran publik tahun anggaran 2020. Terutama dalam anggaran pelayanan publik dasar seperti sektor pendidikan, kesehatan, dan administrasi kependudukan yang dalam penyusunan APBD-P 2020 belum dijadikan prioritas.

''Ini miris sekali padahal anggaran kebutuhan dasar ini adalah sektor pelayanan yang langsung berkenaan dengan masyarakat,'' ucapnya.

Belum lagi, lanjut dia, soal SILPA APBD Kota Malang yang tergolong tinggi mencapai Rp 743 M. Menunjukkan serapan pengelolaan anggaran tidak baik.

Oleh karenanya, inisiatif open data atau informasi publik dari Pemkot Malang sangat dibutuhkan. Namun, pada realitasnya, penyelenggaraan pemerintahan di Kota Malang masih belum menerapkan open data sebagai prioritas. Dsy2

Berita Terbaru

Berakhir di Balik Jeruji — Tersangka Dugaan Pungli ESDM Jatim Oni Setiawan Meninggal Usai Alami Serangan Jantung

Berakhir di Balik Jeruji — Tersangka Dugaan Pungli ESDM Jatim Oni Setiawan Meninggal Usai Alami Serangan Jantung

Sabtu, 19 Sep 2026 12:16 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 12:16 WIB

SURABAYA0AGI.com, Surabaya — Kabar duka datang dari penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pungutan liar (pungli) di lingkungan Dinas Energi d…

Benahi Profesi dari Dalam — Ketua Umum AAI Tjandra Sridjaya Dorong Advokat Perkuat Kompetensi dan Kebersamaan

Benahi Profesi dari Dalam — Ketua Umum AAI Tjandra Sridjaya Dorong Advokat Perkuat Kompetensi dan Kebersamaan

Sabtu, 19 Sep 2026 12:15 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 12:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pembenahan profesi advokat tidak cukup hanya dengan memperkuat organisasi. Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), k…

Kick Off Hari Santri di Lamongan, Diawali Jelajah Santri Sako Pramuka Pandu Ma’arif

Kick Off Hari Santri di Lamongan, Diawali Jelajah Santri Sako Pramuka Pandu Ma’arif

Sabtu, 19 Sep 2026 10:57 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 10:57 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Kick off peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Kabupaten Lamongan, diawali dengan kegiatan Jelajah Santri Sako Pramuka P…

Puluhan Ribu Alumni Gontor Padati Pondok Jelang Peringatan 100 Tahun

Puluhan Ribu Alumni Gontor Padati Pondok Jelang Peringatan 100 Tahun

Sabtu, 19 Sep 2026 10:44 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 10:44 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Puluhan ribu alumni Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) dari berbagai penjuru dunia memadati kawasan pondok untuk mengikuti…

Minat Investasi Emas Menguat, HSBC Indonesia Hadirkan Reksa Dana Saham Syariah

Minat Investasi Emas Menguat, HSBC Indonesia Hadirkan Reksa Dana Saham Syariah

Sabtu, 19 Sep 2026 09:29 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 09:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Meningkatnya perhatian investor terhadap emas sebagai bagian dari diversifikasi portofolio mendorong PT Bank HSBC Indonesia (HSBC I…

Gugatan Sengketa Lahan Tidak Diterima, Kiagus : Silahkan Ambil Lahan, Ganti Investasi Kami

Gugatan Sengketa Lahan Tidak Diterima, Kiagus : Silahkan Ambil Lahan, Ganti Investasi Kami

Jumat, 18 Sep 2026 21:41 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 21:41 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Direktur PT Jatim Parkir Center (JPC), Kiagus Firdaus, membuka peluang penyelesaian sengketa lahan melalui negosiasi setelah Pen…