Masif Tes Swab, 393 Guru SD dan SMP Terkonfirm Covid-19

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pemkot Surabaya secara masif melakukan tes swab PCR massal kepada para guru Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). SP/ Satuan Tugas COVID-19 Surabaya
Pemkot Surabaya secara masif melakukan tes swab PCR massal kepada para guru Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). SP/ Satuan Tugas COVID-19 Surabaya

i

 

KBM Tatap Muka SD dan SMP Masih Dikaji

SURABAYAPAGI, Surabaya - Jumlah kasus Covid1-19 di Surabaya semakin hari semakin meningkat, terlebih setelah dilkukan tes swab pada guru SD dan SMP di Surabaya. Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BPB) Linmas Kota Surabaya, Irvan Widyanto menyebutkan 393 guru SD dan SMP di Surabaya positif COVID-19. Atau 13 persen dari jumlah guru yang dites swab.

Hingga saat ini ada 3.882 guru SD sampai SMP yang sudah dites swab oleh Pemkot Surabaya. Hasilnya, ada ratusan guru yang dinyatakan positif COVID-19"Hasil dari sebanyak 3.082 spesimen, dengan 393 (13 persen) positif, dan 2.678 (87 persen) negatif. Sedangkan 12 spesimen invalid," kata Irvan, Selasa (1/9/2020).

Irvan menuturkan, tes swab untuk guru SD-SMP masih terus dilakukan secara terjadwal.“Untuk tes swab para Guru SD dan SMP difokuskan di Laboratoriun Kesehatan Daerah (Labkesda). Tes masih terus berlangsung,” katanya.

Pemkot Surabaya terus melakukan tes swab pada guru SD dan SMP untuk mencegah penularan Covid-19. Irvan mengatakan, sesuai perintah Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya para guru SD dan SMP semua diminta kerja dari rumah (WFH). Sambil dilakukan tes swab lanjutan.

Sedangkan sampai saat ini, dari total guru SD dan SMP yang saat ini Work From Home (WFH), baru 40 persen yang sudah dilakukan tes swab. Irvan menjelaskan tes massal ini dilakukan sekaligus sebagai upaya menyambut persiapan pembelajaran / kegiatan belajar mengajar (KBM)  tatap muka jika nanti benar-benar akan diputuskan. Tidak menutup kemungkinan, tes massal juga akan dilakukan pada siswa.

Terkait rencana pembelajaran sekolah/KBM tatap muka, Irvan menambahkan,  pihaknya juga menggandeng pakar kesehatan untuk memberikan pertimbangan-pertimbangan. Termasuk IDI dan pakar kesehatan masyarakat."Dan itu semua kita jadikan sebagai salah satu pertimbangan juga. Yang jelas semuanya dikaji. Semuanya ada tahapannya (membuka sekolah tatap muka)," ungkap Irvan.

Irvan memastikan, semua saran dari pakar kesehatan dan IDI masih dikaji. Sehingga sekolah tatap muka belum bisa ditentukan kapan akan dibuka."Semuanya masih berjalan (masih dikaji)," pungkas Irvan.

Sementara itu, Surabaya kini kembali berstatus zona merah COVID-19. Adapun status zona merah ini adalah yang ketiga kalinya bagi Surabaya, setelah sebelumnya sempat dua kali berstatus zona oranye.Irvan mengungkapkan jika naiknya status zona ini disebabkan karena masifnya testing yang dilakukan termasuk terhadap para guru ini.

 

Berita Terbaru

Ungkap 12 Kasus Narkoba, Satres Blitar Tetapkan 14 Tersangka, 7 di Antaranya Residivis

Ungkap 12 Kasus Narkoba, Satres Blitar Tetapkan 14 Tersangka, 7 di Antaranya Residivis

Kamis, 11 Jun 2026 15:56 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 15:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama satu bulan, awal bulan Mei 2026 sampai akhir 31 Mei, Sat.Reskiba Polres Blitar Kota berhasil mengungkap 12 kasus peredaran…

Demokrat Jatim Belum Bersuara Bela AHY di Pusaran Kasus Program MBG

Demokrat Jatim Belum Bersuara Bela AHY di Pusaran Kasus Program MBG

Kamis, 11 Jun 2026 14:59 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 14:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Pengurus DPD Partai Demokrat Jawa Timur belum memberikan pembelaan secara terbuka terhadap Ketua Umum Partai Demokrat, Agus H…

Hingga per 2027, Surabaya Kebut Usulan Perbaikan 7.196 Rumah Tak Layak Huni

Hingga per 2027, Surabaya Kebut Usulan Perbaikan 7.196 Rumah Tak Layak Huni

Kamis, 11 Jun 2026 14:23 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya strategis pengentasan kawasan kumuh, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan…

Optimalkan Arus Lalu Lintas, Dishub Magetan Kaji Pemfungsian Kembali Jalan Timur MP

Optimalkan Arus Lalu Lintas, Dishub Magetan Kaji Pemfungsian Kembali Jalan Timur MP

Kamis, 11 Jun 2026 14:16 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 14:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Menindaklanjuti kajian wacana pemfungsian kembali Jalan Timur Mal Pelayanan Publik (MPP) sebagai jalur utama kendaraan, Pemerintah…

Pemkab Sidoarjo Dukung Penuh SE 2026, Sebanyak 1.452 Petugas Siap Lakukan Pendataan

Pemkab Sidoarjo Dukung Penuh SE 2026, Sebanyak 1.452 Petugas Siap Lakukan Pendataan

Kamis, 11 Jun 2026 14:12 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 14:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 yang akan dilaksanakan Badan Pusat…

Kenaikan BBM hampir Rp4 Ribu, Pengendara di Trenggalek Mulai Tinggalkan Pertamax dan Beralih ke Pertalite

Kenaikan BBM hampir Rp4 Ribu, Pengendara di Trenggalek Mulai Tinggalkan Pertamax dan Beralih ke Pertalite

Kamis, 11 Jun 2026 13:56 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Heboh fenomena kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi yang mulai berlaku pada 10 Juni 2026, membuat sejumlah…