Kaji Sholah Segera Bangun Pabrik Pengolahan Pisang di Lamongan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kaji Sholah saat memperlihatkan kebun pisangnya bersama Owner PT Mukaya Cavendis Indonesia. SP/MUHAJIRIN KASRUN
Kaji Sholah saat memperlihatkan kebun pisangnya bersama Owner PT Mukaya Cavendis Indonesia. SP/MUHAJIRIN KASRUN

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Hingar bingar panggung politik dan tensi Pilkada Lamongan sejenak dikendorkan oleh H. Sholahuddin. Pria yang sebelumnya mendeklarasikan diri sebagai Calon Bupati dalam Pilkada Lamongan 2020 ini, akan kembali ke habitatnya sebagai petani dan pengusaha.

Bahkan Kaji Sholah panggilan akrab ketua Asosiasi Petani Jagung Indonesia (APJI) ini, akan berjihad di sektor ekonomi membantu Pemerintah Kabupaten dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat  Lamongan dengan membangun pabrik pengolah pisang.

Komitmen itu ia sampaikan langsung kepada perwakilan relawan dan pendukungnya saat acara silaturahmi di Resto L Aquin, Selasa (8/9/2020), bahkan ia juga memperkenalkan owner yang akan diajak kerja sama membangun pabrik pengolah pisang.

"Kami dengan tegas menyatakan akan terus berkomitmen membangun Kabupaten Lamongan, meskipun di luar pemerintahan. Ini saya perkenalkan sahabat dari Provinsi Lampung, yang menjadi Owner PT Mukaya Cavendis Indonesia," katanya . 

Disebutkan olehnya, ia segera akan merencanakan dalam waktu dekat akan ada expansi membangun industri pengolahan pisang di Lamongan. Dan sahabatnya ini sudah bisa produksi 50 ton per hari dan itu masih tidak bisa memenuhi kebutuhan pasar.

Kaji Sholah komitmen akan membangun pabrik di Lamongan, yang harapannya bisa menyediakan lapangan pekerjaan dan sekaligus memenuhi kebutuhan pabrik di Jawa Timur dan Jawa Tengah. 

"Industri trialnya di Desa Banyubang dan nanti industri besarnya masih mencari lokasi yang strategis dan sekaligus harus dekat serta terintegrasi dengan perkebunan pisang," terangnya.

Bahkan Kaji Sholah secara terang-terangan mengajak pendukungnya untuk bersama-sama menambah inkom, berhasil bersama dengan menanam pisang, karena sebentar lagi pabrik pengolahan pisang akan dibangun di Lamongan.

"Saya minta kepada relawan Sembodo dimanapun berada untuk terus menjaga silaturahmi, dan mari peningkatan pendapatan ekonomi dengan cara menanam pisang, karena pangsa pasarnya sudah jelas," ajak Kaji Sholah.

Sebelumnya owner PT Mukaya Cavendis Indonesia diperkenalkan dihadapan relawan pendukungnya, dan wartawan, Kaji Sholah paginya mengajaknya keliling dan melihat langsung kebun pisang di beberapa titik di wilayah Laren, Solokuro dan Karanggeneng. jir

 

Berita Terbaru

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat ekosistem produk halal dengan menggelar fasilitasi sertifikasi halal massal bagi p…

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kenyamanan warga menjadi prioritas utama dalam pengelolaan parkir di Kota Mojokerto. Untuk itu, Pemerintah Kota Mojokerto melalui …

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda   ‎

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda  ‎

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Gugatan puluhan pedagang pasar tradisional Kota Madiun terhadap pemerintah Kota Madiun menguak dugaan cacat prosedural dalam p…

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Gresik sukses menggelar Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 yang diikuti sebanyak 1.111 peserta di kawasan Wisma J…

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

SURABAYA PAGI, Pacitan- Aksi brutal dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap seorang pedagang tempe di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Korban yang…