Tim MA-Mujiaman Belum Terima Hasil Swab, Siap Jalani Prokes Jika Positif

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Machfud Arifin. SP/ALQ
Machfud Arifin. SP/ALQ

i

SURABAYAPAGI, Surabaya -Banyak pihak yang mempertanyakan status kesehatan Machfud Arifin dan Mujiaman. Apalagi, setelah KPU memberikan keterangan bahwa ada salah satu calon wali kota yang dinyatakan positif Covid-19. Namun, hingga Rabu sore (9/9) tim pemenangan belum hasil resmi dari swab tersebut.

Ketua Tim Pemenangan MA – Mujiaman, Miratul Mukmini mengaku belum mengetahui hasil swab yang dilakukan pada Senin (7/9). Baik dari pihak RSUD dr Soetomo maupun KPU Kota Surabaya. ”Belum ada,” ujarnya.

Pria yang akrab disapa Gus Amik itu menyatakan bahwa Machfud memang sempat menjalani isolasi mandiri sejak 25 Agustus. Sebab, ada salah satu anggota tim pemenangan yang ternyata reaktif setelah dilakukan rapid tes. ”Pak MA kondisinya sehat wal afiat. Tetapi, beliau berinifiatif untuk melakukan karantina karena salah satu tim yang bersangkutan termasuk ring satu,” terangnya.

Pada 5 September, Machfud menjalani swab di RS National Hospital. Hasilnya, Machfud dinyatakan negatif Covid-19. Di hari yang sama, Mujiaman juga menjalani swab. Mantan Dirut PDAM Surya Sembada itu melakukan swab di RS Premier Surabaya. Pria yang juga ketua RW 3 Kelurahan juga dinyatakan negatif.

Besoknya, tanggal 6 September, keduanya mendaftar di kantor KPU Kota Surabaya di Jalan Adiyawarman. Semua berkas yang dibutuhkan sudah diserahkan. Termasuk hasil swab yang menyatakan dua paslon tersebut negatif. ”Itu memang sebagai salah satu syarat mendaftar dan semuanya dinyatakan lengkap dan diterima,” kata Gus Amik.

Tanggal 7 September, Machfud dan Mujiaman kembali menjalani swab di RSUD dr Soetomo. Hingga Rabu kemarin, tim pemenangan belum menerima hasil swab tersebut. Namu, beredar kabar bahwa salah satu paslon positif Covid.

Gus Amik mengaku belum bisa memberikan kesimpulan. Yang jelas, jika memang hasilnya tidak sesuai yang diharapkan, pihaknya tentu akan siap mengikuti prosedur yang ada. ”Karena Covid-19 ini bukan aib dan siapa saja bisa kena. Kalaupun hasilnya demikian, tentu pak MA akan mengikuti protokol kesehatan sesuai aturan dari pemerintah,” jelasnya. 

Namun, mantan bupati Magetan itu menyayangkan adanya keterangan dari komisioner KPU Suprayitno yang memberikan keterangan ke media terkait hasil swab paslon tertentu. Sebab, itu merupakan hasil rekam medik yang bersifat rahasia. Dalam etika medis, hal itu bukan untuk dipublikasikan. Kecuali, yang membuka adalah orang yang bersangkutan. ”Dan itu sangat tidak etis tentunya,” ucapnya.

Menurut Gus Amik, berdasarkan pedoman Kementerian Kesehatan (Kemenkes), jika hasilnya positif bisa dicek ulang setelah lebih dari 24 jam. Jika tetap positif, akan dilakukan terapi sesuai derajat sakitnya ”Kalau tanpa gejala, cukup isolasi saja. Setelah itu, dicek lagi tujuh hari kemudian. Itu hasil konsultasi saya dengan Dirut RSUD dr Soetomo,” terangnya. Alq

 

Berita Terbaru

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

  SURABAYA PAGI. com, Malang - BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Malang menggelar Pekan Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Perumahan Tahun 2026 untuk pekerja di P…

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Chester Jevelin Thaniago dan suaminya, Soecindro Halim terseret kasus dugaan eksploitasi anak. Salah satu pelapor dalam kasus arisan…

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) sebagai salah satu pelaku industri perbankan terus berusaha untuk memberikan…

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

SURABAYAPAGI.Com, Blitar- Setelah pihak Unit Laka Polres Blitar Kota lakukan penyelidikan kasus tabrak lari Selasa 27 Oktober 2026 malam, telah berhasil…

Hari Sumpah Pemuda, KAI Daop 7 Madiun Gelar Aksi Sosialisasi dan Edukasi Keselamatan Kereta Api

Hari Sumpah Pemuda, KAI Daop 7 Madiun Gelar Aksi Sosialisasi dan Edukasi Keselamatan Kereta Api

Jumat, 30 Okt 2026 15:48 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun peringati Hari Sumpah Pemuda dengan gelar aksi sosialisasi keselamatan…

Kejar-kejaran 48 Jam Pasca Tabrak Lansia, Sopir Pickup Berhasil Dibekuk Satlantas Polres Blitar Kota

Kejar-kejaran 48 Jam Pasca Tabrak Lansia, Sopir Pickup Berhasil Dibekuk Satlantas Polres Blitar Kota

Jumat, 30 Okt 2026 15:45 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Setelah pihak Unit Laka Polres Blitar Kota lakukan penyelidikan kasus tabrak lari Selasa 27 Oktober 2026 malam, telah berhasil…