Banpres UMKM di Pemkab Tuban Masih Senyap Informasi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Diskoperindag Tuban, Agus Wijaya. SP/ SC
Kepala Diskoperindag Tuban, Agus Wijaya. SP/ SC

i

SURABAYAPAGI.com, Tuban - Masyarakat Tuban keluhkan masalah Banpres produktif UMKM, yaitu Bantuan Presiden bersifat hibah untuk para pegiat UMKM senilai Rp 2,4 juta dimusim pandemi corona, padahal pemerintah sendiri menargetkan 12 juta penerima.

Sementara itu, kondisi perekonomian masyarakat Tuban masih sangat labil semenjak Kabupaten Tuban dinyatakan zona merah dan berubah menjadi zona orange (9/9/2020). Dalam kondisi yang ini masyarakat masih sangat membutuhkan bantuan usaha, minimal untuk bertahan di musim corona ini.

“Banyak pasar sepi, daya beli masyarakat rendah, paceklik sungguhan ini mas, kami bersyukur jika dibantu pemerintah, tapi bingung infonya,” ungkap Makrus, penjual baju di Pasar Singgahan.

Pendaftaran Banpres produktif UMKM di Tuban, terkesan hanya sekedar informasi senyap, mengingat website yang dimiliki Diskoperindag :  http://diskoperindag.tubankab.go.id/ update terakhir 20 Agustus 2019. Lain halnya di Dinas koperasi Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Jombang yang membuka akses pendaftaran secara online lewat bit.ly/bantuanusahamikro2020.

Menurut aturannya ada 2 cara, para pelaku usaha UMKM mengakses Banpres UMKM 2,4jt, yaitu secara online (dalam jaringan/ daring) dan secara offline (luar jaringan/ luring). Untuk cara luring, calon penerima bantuan bisa datang langsung ke Dinas Koperasi dan UKM di kota/kabupaten masing-masing. Untuk yang tidak bisa langsung datang ke kantor Dinas Koperasi dan UKM, bisa mendaftar dengan cara daring. 

Pendaftaran bisa dilakukan dengan mengakses https://siapbersamakumkm.kemenkopukm.go.id/. Namun layanan dari kementerian koperasi dan UKM ini pun masih belum bisa dimanfaatkan masyarakat Tuban secara keseluruhan, pasalnya website tidak ditemukan ketika diakses.

Di sisi lain beberapa Kabupaten seperti Jombang, Tulungagung dan lainnya berinisiatif membuka online untuk warganya, via google form, hal ini bertujuan mempermudah dan meminimalisir antrean panjang pendaftar. Dsy3

Berita Terbaru

Persela Hajar Persijap 2-0, Yudo Persembahkan Dua Gol bagi Fans dan Istri yang Baru Melahirkan

Persela Hajar Persijap 2-0, Yudo Persembahkan Dua Gol bagi Fans dan Istri yang Baru Melahirkan

Selasa, 03 Nov 2026 22:23 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 22:23 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Lamongan – Persela Lamongan tampil impresif dengan menaklukkan Persijap Jepara 2-0 dalam pertandingan J League 2026 yang berlangsung di S…

Penuh Optimisme Kontingen POPDA Lamongan Siap Borong Medali

Penuh Optimisme Kontingen POPDA Lamongan Siap Borong Medali

Selasa, 03 Nov 2026 21:28 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Semangat dan optimisme mewarnai pemberangkatan Kontingen Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kabupaten Lamongan ke-XV Tahun…

Gugatan Rp21,4 Miliar Mentah! Nany Widjaja Menang, Dalil PT Java Fortis Tak Terbukti di PN Surabaya

Gugatan Rp21,4 Miliar Mentah! Nany Widjaja Menang, Dalil PT Java Fortis Tak Terbukti di PN Surabaya

Selasa, 03 Nov 2026 21:25 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 21:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Gugatan perbuatan melawan hukum (PMH) senilai Rp21,43 miliar yang dilayangkan PT Java Fortis Corporindo terhadap mantan d…

Diduga Peras Pengusaha, Admin Medsos Ponorogo Jadi Tersangka

Diduga Peras Pengusaha, Admin Medsos Ponorogo Jadi Tersangka

Selasa, 03 Nov 2026 18:45 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 18:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo– Seorang admin media sosial di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, berinisial NR ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan ancaman …

Untuk Hasil Yang Lebih Maksimal, Petani dan Pembudidaya Konvensional di Lamongan Beralih ke AIoT

Untuk Hasil Yang Lebih Maksimal, Petani dan Pembudidaya Konvensional di Lamongan Beralih ke AIoT

Selasa, 03 Nov 2026 18:43 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 18:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Untuk mencapai hasil yang maksimal di sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan secara menyeluruh berhasil, diperlukan inovasi…

Tanjung Perak Jadi Pilot Project Zero ODOL, Pemerintah Perketat Pengawasan Kendaraan dan Muatan Kapal

Tanjung Perak Jadi Pilot Project Zero ODOL, Pemerintah Perketat Pengawasan Kendaraan dan Muatan Kapal

Selasa, 03 Nov 2026 15:45 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 15:45 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah mulai memperketat pengawasan kendaraan dan barang yang diangkut melalui jalur laut. Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, d…