Bikin Tenda RS Penampungan Penderita Covid-19 di Depan Rumahnya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tommy Winata saat menerima Gubernur DKI Anies Baswedan di Rumkitlap Covid-19 milik Artha Graha Peduli, beberapa waktu lalu. SP/artha graha peduli
Tommy Winata saat menerima Gubernur DKI Anies Baswedan di Rumkitlap Covid-19 milik Artha Graha Peduli, beberapa waktu lalu. SP/artha graha peduli

i

 
 
TW, Bos Artha Graha Peduli Covid-19
 
 
 
 
Dalam urusan penanganan pandemi covid-19, pengusaha papan atas, tiap pengusaha punya cara berbeda-beda. Terbanyak mengamankan diri di Singapura. Tapi ada konglomerat yang protes PSBB di DKI dengan kirim surat ke presiden Jokowi. Dia Budi Hartono, bos Rokok Djarum dan pemegang saham BCA. Berbeda dengan bos Artha Graha Tommy Winata. Pengusaha Peter F Gontha memberi pujian kepada Tommy Winata (TW) tidak ikut-ikutan mengamankan diri menjaga kesehatan di Singapura. Ia malah membangun tenda RS Penampungan Penderita Covid-19 di depan rumahnya, di Pasir Putih Ancol. 
 
=======
 
Pilihan TW ini dipuji Dubes Indonesia di Polandia, Peter F Gontha. Peter Gontha yang juga seorang konglomerat media menantang pengusaha-pengusaha Indonesia yang sekarang ada di Singapura untuk balik ke Indonesia dan membantu menangani Covid-19, seperti TW.
 
Salut kepada TW
Pernyataan Peter F Gontha ini diungkap dalam akun Facebooknya. Pengusaha yang sempat melipir rekaman nyanyi ini menyinggung soal TW yang membuat tenda RS Penampungan Penderita Covid-19.
 
Ia bahkan melakukan postingan Petre di akun Facebooknya tersebut:
Tommy Winata saya saluuut, Hebat! Beliau membangun tenda Rumah Sakit penampungan penderita COVID didepan rumahnya di Pasir Putih Ancol. Pokoknya dia bilang: Semua penghuni kawasan itu setuju.
 
Apakah ada yang tau??? ini bukti seseorang melakukan tanpa banyak yang bicara, media pun tidak meliput, karena beritanya tidak seksi!! Kita perlu pemberitaan positip, jangan nyinyir terus!
Klik gambarnya biar jelas. Yang belum bikin apa2 nga perlu nyinyir!
 
Di bawah postingan tersebut Peter F Gontha memposting foto Rumkitlap (Rumah Sakit Lapangan) Artha Graha Peduli.
 
Unggahan Peter F Gontha di Facebook soal Tommy Winata dan Covid-19, diawali postingan tentang sejumlah pengusaha konglomerat yang masih tetap ada di Jakarta. Sekalipun pandemi Covid-19 di Jakarta belum selesai. Peter mengajak pengusaha Indonesia yang ada di SIngapura untuk pulang, dan menunjukkan nasionalismenya.
 
Berikut bunyi postingannya:
Pengusaha besar hampir semuanya saya kenal termasuk pak Budi Hartono, Prayogo Pangestu, Gunawan Lim, Sugianto Kusuma (Aguan), Tommy Winata, Arifin Panigoro, Putera Sampurna, William Katuari dan tentunya ........ termasuk teman saya Anthony Salim dan sahabat dan Boss saya Chairul Tanjung maupun Halim Rusli Juga Gita Wiryawan. Mereka benar benar orang Hebat. Mereka berusaha, bekerja dan mencari keuntungan dan uang besar di Indonesia dan mereka tetap berada di Jakarta meski Pandemi Covid belum juga tuntas. Semoga pengusaha2 besar Indonesia lainnya, yang berpuluh2 dan berada di Singapore, kembali lah ke Jakarta dan tunjukanlah Nasionalisme anda masing2 ikut membantu Negara dan Pemerintah dalam mengatasi kendala Pandemi dan ekonomi kita. Semoga himbauan saya diterima dengan hati lapang tanpa marah.
YANG BELUM BIKIN APA APA JANGAN NYINYIR.
 
Bisnis Tommy Winata
TW, (62 tahun) adalah seorang pengusaha Indonesia keturunan Tionghoa yang merupakan pemilik Grup Artha Graha atau Artha Graha Network. Usahanya terutama bergerak dalam bidang perbankan, properti dan infrastruktur.
 
Pada tahun 1997, sebelum krisis ekonomi, Tommy diminta oleh Bank Indonesia untuk bersama-sama dengan Bank Indonesia menyelamatkan Bank Arta Pusara yang saat itu sudah diambilalih Bank Indonesia, karena berbagai permasalahan-permasalahan yang ada dari pemilik sebelumnya. 
Nama Bank Arta Pusara kemudian diubah namanya menjadi Bank Arta Pratama, dan hanya dalam kurun waktu sekitar 1 tahun, Bank Arta Pratama berubah menjadi Bank Katagori A menurut penilaian Bank Indonesia sehingga tidak direkapitalisasi.
 
Pada tahun 2003, Tomy mengambil alih PT Bank Inter-Pacific Tbk, dan selanjutnya pada tahun 2005 Bank Inter-Pacific melalui Pasar Modal mengambil alih Bank Artha Graha, yang selanjutnya diubah namanya menjadi Bank Artha Graha Internasional Tbk.(INPC.JK)
 
Salah satu usaha utama TW adalah di sektor property dan infrastruktur. Melalui PT Jakarta Internasional Hotels and Development (JIHD.JK) Tommy memiliki Hotel Borobudur, dan melalui anak perusahaan yaitu PT Danayasa Arhatama Tbk (SCBD.JK) Tomy memiliki Kawasan Business District yang pertama di Indonesia, yaitu Sudirman Central Business District (SCBD) seluas 45 hektare. Salah satu icon SCBD adalah Gedung Indonesia Stock Exchange. 
 
Pembangunan The Signature Tower setinggi 111 lantai akan mencapai ketinggian 638 meter dan menjadi gedung tertinggi ke 5 di dunia. rmc

Berita Terbaru

Tradisi Sebar Udikan Meriahkan Maulid Nabi di Madiun, Warga Antusias Berebut Koin Puluhan Juta Rupiah

Tradisi Sebar Udikan Meriahkan Maulid Nabi di Madiun, Warga Antusias Berebut Koin Puluhan Juta Rupiah

Selasa, 25 Agu 2026 19:29 WIB

Selasa, 25 Agu 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.com Madiun– Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Dusun Sukorejo, Desa Kedondong, Kabupaten Madiun, selalu diwarnai dengan kemeriahan yang k…

Imbas Kebakaran Karhutla, Jalur Pendakian Gunung Carenge Bondowoso Ditutup

Imbas Kebakaran Karhutla, Jalur Pendakian Gunung Carenge Bondowoso Ditutup

Selasa, 25 Agu 2026 15:27 WIB

Selasa, 25 Agu 2026 15:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bondowoso - Sempat menjadi buah bibir sebagai destinasi favorit baru dalam beberapa bulan terakhir, justru saat ini pendakian Gunung Carenge…

Pelajar di Trenggalek Kini Bisa Menabung Lewat Program Sangu Sampah

Pelajar di Trenggalek Kini Bisa Menabung Lewat Program Sangu Sampah

Selasa, 25 Agu 2026 15:18 WIB

Selasa, 25 Agu 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Melalui program Sangu Sampah yang merupakan program baru di Kabupaten Trenggalek, kini pelajar diwilayah tersebut memiliki cara…

10.364 Warga Terdampak Kekeringan di Malang Dapat Bantuan 363.800 Liter Air Bersih

10.364 Warga Terdampak Kekeringan di Malang Dapat Bantuan 363.800 Liter Air Bersih

Selasa, 25 Agu 2026 15:11 WIB

Selasa, 25 Agu 2026 15:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Selama 8-23 Agustus 2026, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah menyalurkan 363.800 liter air bersih kepada warga…

Dorong Fasilitasi Kesehatan Masyarakat, Dinkes Malang Kejar Target CKG Nasional 46 Persen

Dorong Fasilitasi Kesehatan Masyarakat, Dinkes Malang Kejar Target CKG Nasional 46 Persen

Selasa, 25 Agu 2026 15:05 WIB

Selasa, 25 Agu 2026 15:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Dalam rangka memenuhi target capaian Cek Kesehatan Gratis (CKG) nasional 2026, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang masih akan…

Pemkab Probolinggo Dorong Percepatan Pendaftaran Deskripsi IG Kopi Arabika Krucil

Pemkab Probolinggo Dorong Percepatan Pendaftaran Deskripsi IG Kopi Arabika Krucil

Selasa, 25 Agu 2026 14:58 WIB

Selasa, 25 Agu 2026 14:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Guna mendukung proses pendaftaran produk kopi khas Kecamatan Krucil, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo terus mendorong…