Kapolres Blitar Kota Pimpin langsung Operasi Yustisi Prokes di Tengah Kota

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketika Sidang Yustisi akan di gelar, Situasi persidangan jalanya Operasi Yustisi. SP/  Les
Ketika Sidang Yustisi akan di gelar, Situasi persidangan jalanya Operasi Yustisi. SP/ Les

i

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Terus terucap dari Kapolres Blitar AKBP Leonard M Sinambela, tidak ingin meningkatnya Pandemi Covid-19 di Kota Blitar Raya, maka hari ini (selasa 15/9/2020) Kapolres Blitar Kota AKBP  Leonard M Sinambela pimpin langsung Sidang Yustisi Prokes (Protokol Kesehatan) berpusat di Alun-alun Kota Blitar yang melibatkan Pengadilan Negeri, Kejaksaan Negeri Blitar serta dari Tim Satgas Pencegahan Covid-19 terdiri dari TNI/POLRI, Satpol PP, Pemkot Blitar dan Dinkes Kota Blitar.

Kali ini para pelanggar di kenai sanksi pidana berupa denda bagi pelanggar tanpa kenakan Masker berupa Denda Rp. 20.000,- dan Rp. 10.000, bagi yg membawa Masker tetapi tidak di pakai semestinya.

Menurut AKBP Leonard dengan tindakan disiplin Operasi Yustisi Prokes berupa denda merupakan peñegakan Perda 02/2020 dan Pergub No. 53/2020, maka melibatkan pihak Pengadilan dan Jaksa Penuntut Umum.

"Setelah kita lakukan teguran, secara Humanis, termasuk peringatan terhadap masarakat kemarin (Senin 14/9/2020) maka kali ini kita melakukan penegakan hukum sesuai dngan Perda maupun Pergub, semata mata untuk kewaspadaan dan kedisiplinan masarakat hadapi Pandemi Covid-19 yang belum Sirna." Tegas AKBP Leonard.

Jalanya persidangan Yustisi sendiri mulainya di lakukan persidangan oleh Majelis Hakim di lanjutkan Pembayaran denda pada JPU rata rata pelanggar mengikuti alur persidangan.

"Hari ini kita ada sekitar 12 pelanggar dngn denda tanpa masker 8 orang dan bawa masker 4 orang, memang ada yang di beri Masker, karena Tim Satgas juga menyediakan Masker untuk masyarakat, ini kan bersifat mendidik kesadaran melaui Operasi Yustisi Prokes." Kata Kasubag Humas Polres Blitar Kota Iptu Ahmad Roikhan se izin Kapolres Blitar Kota.

Sementara Kasat Pol.PP Kota Blitar Drs. Hadi Maskun menyampaikan Operasi Yustisi Prokes hari ini, di kususkan kepada pelanggar secara perorangan dengan denda, masih menurut mantan Kabag Humas Pemkot Blitar ini, pihaknya bersama Tim Cegah Covid-19 tidak cukup hari ini saja, terus akan melakukan di seluruh para pengusaha baik Mikro maupun besar setiap waktu, termasuk malam hari, untuk tindakan hukum Majelis Hakim yang memutuskan, dan ada beberapa kriteria penindakan Yustisi bagi pengusaha yang melanggar.

"Seperti setiap pengusaha baik Rumah makan, Kafe termasuk Toko toko, harus ada teguran dan himbauan pakai Masker, petugas yang pengatur suhu pengunjung termasùk jaga jarak dan cuci tangan, itu harus berupa semacam pengumuman di tempat tempat setiap pengusaha, kalau di langgar kita beri tindakan berupa tipiring dan Hakim yang mutuskan denda, termasuk pencabutan Izin Usaha bila pelanggaranya berat." Kata Hadi Maskun ketika di saksikan Persidangan Yustisi. Les

Berita Terbaru

Babak Baru Perkara Wire Rope, Rangkaian Fakta Mulai Dipertarungkan di Persidangan

Babak Baru Perkara Wire Rope, Rangkaian Fakta Mulai Dipertarungkan di Persidangan

Rabu, 02 Sep 2026 20:22 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 20:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Penolakan eksepsi oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya menjadi pintu masuk bagi perkara dugaan pelanggaran ketentuan …

Kerugian Rp83 Miliar Tak Otomatis Jadi Kesalahan Direksi, Ahli UNEJ Soroti Beban Pembuktian

Kerugian Rp83 Miliar Tak Otomatis Jadi Kesalahan Direksi, Ahli UNEJ Soroti Beban Pembuktian

Rabu, 02 Sep 2026 20:19 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 20:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Besarnya nilai kerugian perusahaan belum serta-merta dapat menjadi dasar untuk menyatakan seorang direksi melakukan kesalahan atau …

Sengketa Ijazah Sukur Prijanto Masuk Babak Baru, Mediasi Terbentur Legal Standing

Sengketa Ijazah Sukur Prijanto Masuk Babak Baru, Mediasi Terbentur Legal Standing

Rabu, 02 Sep 2026 20:17 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 20:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya— Sengketa dugaan ketidakabsahan ijazah yang melibatkan anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro Sukur Prijanto memasuki babak penting di P…

Jembatan Garuda di Madiun Tak Cuma Soal Konstruksi, Dampak ke Warga Jadi Tujuan

Jembatan Garuda di Madiun Tak Cuma Soal Konstruksi, Dampak ke Warga Jadi Tujuan

Rabu, 02 Sep 2026 16:36 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 16:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Jembatan Garuda yang dibangun di beberapa wilayah di kabupaten Madiun tak hanya diuji kekuatan konstruksinya. Korem 081/DSJ…

Perubahan APBD TA 2026 Disepakati, Belanja Daerah Naik Rp84,8 Miliar

Perubahan APBD TA 2026 Disepakati, Belanja Daerah Naik Rp84,8 Miliar

Rabu, 02 Sep 2026 16:35 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 16:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Pemerintah Kota Mojokerto bersama DPRD Kota Mojokerto menyepakati Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan Anggaran Pendapatan …

Untuk Surabaya Berkeadilan, ARSAS Tegaskan Sikap: Satu Tuntutan, Empat Usulan

Untuk Surabaya Berkeadilan, ARSAS Tegaskan Sikap: Satu Tuntutan, Empat Usulan

Rabu, 02 Sep 2026 15:57 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 15:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Arek Suroboyo Asli (ARSAS) menegaskan sikap organisasi terhadap sejumlah persoalan yang dinilai berkaitan langsung dengan k…