Pengusaha Hiburan Tantang Satgas Covid-19

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua Asphija, Hana Suryani
Ketua Asphija, Hana Suryani

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Para pengusaha hiburan yang bernaung di Asosiasi Pengusaha Hiburan Jakarta (Asphija) menantang Satgas (Satuan Tugas) Covid-19. Mereka merasa dirugikan Satgas.

Asosiasi hiburan ini membantah disebut sebagai klaster baru virus Corona (Covid-19) oleh Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19. Aspija menyatakan belum ada laporan soal ada tempat hiburan malam yang jadi klaster Covid-19.

"Nggak ada. Kita merasa dirugikan dengan adanya pernyataan tersebut. Mana datanya? Kita juga belum buka. Dituduh ada kasus, ini menjelekkan nama industri hiburan," ucap Ketua Asphija, Hana Suryani, kepada wartawan di Jakarta, Rabu (22/3/2020).

 

Heran Dijadikan Klaster Baru

Hana menyebut industri hiburan malam belum diizinkan buka sejak akhir Maret 2020. Sehingga, dia heran jika ada informasi hiburan malam menjadi klaster Covid-19.

"Dipastikan tidaknya karena memang industri saya belum ada izin. Makanya tadi dari Dinas Pariwisata juga bingung. Katanya mau cari (datanya)," ujar Hana.

Dia meminta kepada Satgas Covid-19 untuk memberikan penjelasan lebih mengenai klaster hiburan malam. Sehingga, ada kejelasan soal lokasi klaster dan benar tidaknya kasus tersebut.

"Kita tanyakan, Satgas Pusat ngomong pake apa? Nggak boleh dong kayak begitu. Kalau dia ngomong kayak begitu, menampar Dinas Pariwisata, kasihan dong, seakan ada kecolongan," ucapnya.

Sebelumnya, Tim Pakar Satgas Covid-19, dr Dewi Nur Aisyah memaparkan ada klaster baru di DKI Jakarta, seperti perhotelan hingga tempat hiburan malam.

"Di sini sebenarnya ada beberapa yang baru yang sebelumnya tidak ada, contohnya adalah klaster hotel sudah mulai ada, pesantren ada, hiburan malam juga mulai ada," kata Dewi, dalam siaran YouTube BNPB, Rabu (23/9/2020).

"Jadi memang ditemukan 3 kasus sebenarnya di sebuah hotel dan di dilihat 3 orang ini memang punya kontak sebenarnya. Ini masih dalam penyelidikan sebenarnya. Tapi muncul tempat baru yang berpotensi untuk penularan," pungkasnya.  erc

Berita Terbaru

Patuhi Larangan ODL, Siswa SMPN 2 Tanggulangin Belajar Batik Tulis Khas Sidoarjo

Patuhi Larangan ODL, Siswa SMPN 2 Tanggulangin Belajar Batik Tulis Khas Sidoarjo

Rabu, 23 Sep 2026 16:57 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 16:57 WIB

SURABAYAOAGI.com, Sidoarjo - Pagi itu bak pengerajin batik yang sudah profesional para siswa siswi kelas SMPN 2 Tanggulangin Sidoarjo serempak menggelar…

Lewat Jaminan Sosial, Pemkab Lumajang Lindungi 15.188 Pekerja Rentan

Lewat Jaminan Sosial, Pemkab Lumajang Lindungi 15.188 Pekerja Rentan

Rabu, 23 Sep 2026 15:22 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 15:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui jaminan sosial berupa kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, melindungi sebanyak 15.188…

Sekolah Nasional Terintegrasi, Langkah Terencana Akses Pendidikan Berkualitas di Situbondo

Sekolah Nasional Terintegrasi, Langkah Terencana Akses Pendidikan Berkualitas di Situbondo

Rabu, 23 Sep 2026 15:01 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 15:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan berkualitas, dan dukungan dari berbagai pihak, diantaranya menghadirkan…

Pemkot Batu Siapkan Insentif bagi Pelaku Usaha, Perkuat Iklim Investasi Berkualitas

Pemkot Batu Siapkan Insentif bagi Pelaku Usaha, Perkuat Iklim Investasi Berkualitas

Rabu, 23 Sep 2026 14:48 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 14:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Guna memperkuat iklim investasi sekaligus memastikan modal yang masuk memberikan dampak yang lebih luas bagi perekonomian dan…

Pemkot Batu Gencarkan 41 Titik Screening TBC Massal Gratis, Target Eliminasi 2030

Pemkot Batu Gencarkan 41 Titik Screening TBC Massal Gratis, Target Eliminasi 2030

Rabu, 23 Sep 2026 14:43 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 14:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Dalam rangka mengejar target eliminasi tuberkulosis (TBC) pada 2030, Pemerintah Kota (Pemkot) Batu terus menggelar screening TBC…

Pemkot Madiun Optimalkan Bantuan Disabilitas-Lansia, Dapat Rp8 Juta per Tahun Sesuai Kebutuhan

Pemkot Madiun Optimalkan Bantuan Disabilitas-Lansia, Dapat Rp8 Juta per Tahun Sesuai Kebutuhan

Rabu, 23 Sep 2026 14:36 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 14:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun berencana mengoptimalkan penyesuaian pemanfaatan bantuan yang diberikan Rp8 juta pertahun untuk…