Wisma Karanggayam Ditutup, 20 Club Amatir Persebaya Adukan Nasibnya Ke MA

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
20 club amatir persebaya yang berada di naungan koprasi Surya Abadi mengadukan nasibnya ke Machfud Arifin. SP/Alqomaruddin.
20 club amatir persebaya yang berada di naungan koprasi Surya Abadi mengadukan nasibnya ke Machfud Arifin. SP/Alqomaruddin.

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - 20 club amatir persebaya yang berada di naungan koprasi Surya Abadi mengadukan nasibnya kepada Calon Wali Kota Surabaya nomer urut 2 Machfud Arifin.

Mereka mengeluh bertahun tahun mereka kesusahan untuk latihan setelah Wisma dan Lapangan Karanggayam Surabaya di tutup oleh Pemkot Surabaya. Bahkan selama ini mereka dipersulit oleh pemkot untuk menggunakan lapangan untuk mengelar latihan. 

Hal itu, diungkap oleh Mantan Kapten Timnas Indonesia Ferril Raymond Hattu bersama pemilik 20 Klub anggota Persebaya yang bernaung di bawah Koperasi Surya Abadi. Ferril bersama rombongannya juga turut memberikan dukungannya kepada Machfud Arifin-Mujiaman di Pilwali Surabaya 2020.

"Jadi kami ini ingin mengembalikan Karanggayam ini bukan milik Pemkot Surabaya. Tapi, secara sepihak tiba-tiba mereka (Pemkot Surabaya) memiliki sertifikat. Makanya lalu mereka tutup sepihak. Waktu itu kan Pak Eri (Eri Cahyadi) yang nutup," ujar Ferril.Jumat (25/09/2020)

Menurutnya, di bawah kepemimpinan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini tidak pernah ikut-ikut juga soal Persebaya. "Katanya Ibu e Bonek, tapi kan ya faktanya mana," lanjut pria yang juga pernah menggawangi klub berjuluk Bajol Ijo itu.

Mengadu kepada Machfud Arifin, menurut Ferril, merupakan bentuk keyakinannya jika pria yang pernah menjabat sebagai Kapolda Jatim ini bisa membantu Persebaya dan klub yang menjadi anggotanya.

"Sekarang begini, kalau Karanggayam ini ditutup, bagaimana klub-klub yang menjadi anggotanya latihan? Selesai kita," cetus Ferril.

Kondisi Persebaya sama seperti klub Softball, dan lapangan Hokky. Cuma bedanya mereka tidak menggugat. Persebaya melakukan gugatan  dan menang "Nah untuk itu, kita berharap Pak MA ini bisa turut serta membantu kami," pungkas pemilik Klub HBS ini.

Pada kesempatan yang sama, Calon Wali Kota dengan nomor urut 2 di Pilwali Surabaya Machfud Arifin memastikan bakal memberi perhatian lebih kepada Persebaya.

"Persebaya ya Surabaya. Jangan dilupakan. Masak mereka harus latihan saja ke luar kota. Itu kan nggak benar," ujar Machfud Arifin.

Mantan Kapolda Jatim ini juga mengaku prihatin dengan pembinaan atlet dan perhatian Pemkot terhadap Persebaya. Sebab, fasilitas terhadap Persebaya yang merupakaan klub kebanggaan warga Surabaya sama sekali tidak ada. Apalagi lapangan Karang Gayam sudah diambil alih Pemkot. 

"Persebaya kebanggan orang Surabaya ini harus disupport, harus dibina dan disentuh. Selama ini nek menang melok (Pemkot) nyambut, nek latihan ngak direken, ngak diberi tempat, ini ngak bener," ujarnya.

Machfud menegaskan, Persebaya harus latihan dan menggelar pertandingan di luar kota Surabaya. Mereka harus sewa tempat ke Sidoarjo dan beberapa lapangan di luar Surabaya. 

Arek Suroboyo asli ini mengaku, kondisi Surabaya ini menang harus dipikirkan bersama. Karena itu, Machfud berkomitmen akan menuntaskan persoalan Persebaya agar bisa lagi menjadi kebanggaan warga Surabaya. 

"Olahraga bidang yang saya senangi, ini harus dibina, aku komitmen untuk nyelesaikan Karang Gayam," tukasnya. Alq

 

Berita Terbaru

Tuntutan Kasus Pengerukan Kolam Pelabuhan Tanjung Perak: Jaksa Sebut Tak Ada Aliran Dana Proyek ke Terdakwa

Tuntutan Kasus Pengerukan Kolam Pelabuhan Tanjung Perak: Jaksa Sebut Tak Ada Aliran Dana Proyek ke Terdakwa

Kamis, 06 Agu 2026 14:36 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 14:36 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Sidang lanjutan perkara proyek pengerukan kolam Pelabuhan Tanjung Perak dengan agenda pembacaan tuntutan terhadap terdakwa AWB, HES, E…

Pasca Mangkir karena Sakit, Eks Ketua DPRD Ponorogo Penuhi Panggilan Kejari Terkait Kasus Tunjangan Perumahan

Pasca Mangkir karena Sakit, Eks Ketua DPRD Ponorogo Penuhi Panggilan Kejari Terkait Kasus Tunjangan Perumahan

Kamis, 06 Agu 2026 13:09 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 13:09 WIB

PONOROGO, Surabaya Pagi– Mantan Ketua DPRD Ponorogo periode 2019–2024, Sunarto, akhirnya memenuhi panggilan penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo, Kamis (…

HUT ke-702, Pemkab Blitar Gelar ‘Pisowanan Agung’ di Pendopo Ronggo Hadi Negoro

HUT ke-702, Pemkab Blitar Gelar ‘Pisowanan Agung’ di Pendopo Ronggo Hadi Negoro

Kamis, 06 Agu 2026 13:06 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 13:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Pemerintah Kabupaten Blitar menggelar acara inti Hari Jadi Kabupaten Blitar ke-702 bertajuk Pisowanan Agung pada Rabu 5 Agustus 2026…

Dipicu Turunnya Harga Hortikultura, Kota Madiun Alami Deflasi 0,12 Persen

Dipicu Turunnya Harga Hortikultura, Kota Madiun Alami Deflasi 0,12 Persen

Kamis, 06 Agu 2026 13:01 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 13:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dipicu penurunan harga sejumlah komoditas hortikultura, terutama bawang merah, Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Madiun mencatat Kota…

Pemkab Madiun Bangun Sumur Bor di 30 Titik Puluhan Desa Terancam Kekeringan

Pemkab Madiun Bangun Sumur Bor di 30 Titik Puluhan Desa Terancam Kekeringan

Kamis, 06 Agu 2026 12:54 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 12:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Melihat fenomena kekeringan di musim kemarau panjang, membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun, tengah fokus membangun sumur bor…

Terkendala Lahan, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Madiun Baru Ada 4 Gerai

Terkendala Lahan, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Madiun Baru Ada 4 Gerai

Kamis, 06 Agu 2026 12:47 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 12:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Menindaklanjuti program pemerintah pusat terkait Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP). Hal itu karena masih terkendala ketersediaan…