Paten 7191 Pondasi KSLL Milik Ryantori, Diduga Melawan Hukum

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ryantori.
Ryantori.

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Ir. Ryantori Angka Raharja yang terjerat kasus hak paten segera diadili di Pengadilan Negeri (PN) Sidoarjo, Jawa Timur.

Sidang perdana bakal digelar pada Senin (28/9/2020), pukul 11.00 WIB. Ryantori diancam pidana dalam Pasal 161 Jo Pasal 160 UU No. 13 Tahun 2016 tentang Paten. Dengan pasal ini, Ryantori terancam hukuman penjara selama 4 tahun dan/atau denda paling banyak Rp 1 miliar.

Tak hanya diseret ke meja hijau, pria kelahiran Surabaya ini juga diduga memakai paten bodong dan telah melakukan pembohongan Publik kepada Almarhum Ir. Sutjipto (eks Sekjen PDIP), Kris Suyanto dan masyarakat.

Pasalnya, setelah diklarifikasi ke Ditjen HKI, Paten no.7191 Pondasi Sistem Konstuksi Sarang Laba-Laba tersebut tidak ada dan tidak terdaftar dalam sistem dan data base Ditjen HKI. Jadi secara legal sebenarnya Pemegang Paten Perbaikan KSLL No. ID 0018808 adalah PT.Katama Suryabumi.

Terkait dugaan bodongnya paten ini, akademisi yang juga Rektor Universitas Islam Attahiriyah Prof. Dr. Abdul Gani Abdullah SH, mengatakan, jika terkonfirmasi sebuah paten tidak tercatat di Dirjen HKI, maka bisa dipastikan paten itu tidak ada. Ia juga menambahkan, jika Paten 7191 itu tidak ada, maka secara otomatis tidak bisa digunakan sebagai dasar hukum untuk melakukan kegiatan.

"Jadi subyek hukum manapun tidak bisa menggunakan Paten (7191) itu, karena memang (Paten) itu tidak ada," tegas mantan Hakim Agung di Mahkamah Agung RI kepada wartawan, Kamis (24/9/2020). Diberitakan sebelumnya, Ryantori melakukan pendaftaran ulang KSLL dengan nama baru yakni Jaring Rusuk Beton Pasak Vertikal (JRBPV). Ironisnya, bentuk dan struktur JRBPV itu sama persis dengan KSLL, di mana pemegang patennya adalah PT Katama Suryabumi.

Padahal, aturan Hak Eksekutif sesuai UU Paten No.13 Tahun 2016 Pasal 19 menerangkan, Pemegang Paten memiliki Hak Eksekutif untuk melaksanakan Paten yang dimilikinya dan untuk melarang Pihak lain yang tanpa persetujuannya harus dihormati dan berdasarkan Pasal 160 dan 161.

Apabila ada pengembangan baru dari Paten KSLL untuk apikasinya baik pendaftaran dan pelaksanaan harus minta ijin atau lesensi kepada Pemegang Paten KSLL yaitu PT.Katama Suryabumi karena terdapat sebagian atau seluruhnya klaim Paten KSLL digunakan oleh Paten JRBPV milik  Ryantori. Sedangkan Ryantori dengan sengaja tidak pernah ada ijin dan tanpa hak melakukan perbuatan tersebut maka sanksinya dikenakan UU Paten No.13 Tahun 2016 Pasal 160 dan 161 Pidana penjara paling lama empat tahun dan/atau denda paling banyak satu milyar rupiah.

Bagaimana menurut Profesor Gani terkait proyek atau kegiatan yang selama ini sudah jadi dan terlanjur memakai Paten JRBPV? "Sudah dipastikan hal itu melawan hukum sesuai UU Paten No.13," tegas pria yang juga aktif mengajar di Universitas Tarumanagara ini.

Berita Terbaru

Empat Truk Pengangkut Pasir Terjebak Arus Deras di Sungai Besuk Koboan Lumajang, Polisi Lakukan Evakuasi

Empat Truk Pengangkut Pasir Terjebak Arus Deras di Sungai Besuk Koboan Lumajang, Polisi Lakukan Evakuasi

Minggu, 01 Nov 2026 21:26 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 21:26 WIB

SURABAYA PAGI, Lumajang– Sebanyak Empat truk pengangkut pasir terjebak derasnya arus air di kawasan pertambangan pasir CV Manfaat Manunggal Nusantara, Sungai B…

Bantai Wakil Singapura 6-1, MilkLife Strikers Buka Singa Cup dengan Hattrick Ika Wonda

Bantai Wakil Singapura 6-1, MilkLife Strikers Buka Singa Cup dengan Hattrick Ika Wonda

Minggu, 01 Nov 2026 20:21 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 20:21 WIB

SurabayaPagi, Singapura – Tim MilkLife Strikers mengawali kiprahnya di turnamen internasional Singa Cup 2026 dengan hasil gemilang. Menghadapi wakil tuan rumah …

Sekolah Surabaya Pertahankan Dominasi, Bandung Lahirkan Dua Juara Baru di MilkLife Soccer Challenge

Sekolah Surabaya Pertahankan Dominasi, Bandung Lahirkan Dua Juara Baru di MilkLife Soccer Challenge

Minggu, 01 Nov 2026 20:06 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 20:06 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Persaingan sepak bola putri usia dini di Surabaya dan Bandung semakin kompetitif. MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Seri 1 2026–2027 men…

Gudang di Ponorogo Terbakar Hebat, Api Disebut Berasal dari Pembakaran Sisa Tanaman Jagung

Gudang di Ponorogo Terbakar Hebat, Api Disebut Berasal dari Pembakaran Sisa Tanaman Jagung

Minggu, 01 Nov 2026 18:31 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 18:31 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Ponorogo – Gudang barang bekas (rosok) milik Tugiantoro, warga Desa Turi, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, terbakar pada M…

BeautyFest Asia by Popbela.com Hadir di Surabaya, Bagikan Promo Produk Kosmetik yang Sangat Menarik

BeautyFest Asia by Popbela.com Hadir di Surabaya, Bagikan Promo Produk Kosmetik yang Sangat Menarik

Minggu, 01 Nov 2026 18:01 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 18:01 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- BeautyFest Asia by Popbela.com hadir melalui penyelenggaraan di Surabaya pada 30 Oktober–1 November 2026 di Convention Hall, Tunjungan …

Ratusan Botol Miras Disita Polisi dari Kafe di Ujungpangkah Gresik

Ratusan Botol Miras Disita Polisi dari Kafe di Ujungpangkah Gresik

Minggu, 01 Nov 2026 17:36 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 17:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Peredaran minuman beralkohol (miras) tanpa izin kembali ditertibkan aparat kepolisian. Kali ini, jajaran Polres Gresik menyasar s…