SURABAYAPAGI, Surabaya - Posko Pemenangan Eri Cahayadi dan Armuji yang berlokasi di Jl. Kutai Surabaya, pada Senin (05/10/20) didatangi oleh sejumlah Pedangan Kaki Lima (PKL) Basar.
Kedatangan pada PKL ini ingin meminta solusi kepada Calon Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi terkait nasib mereka yang tidak bisa berjualan di Basar selama masa pandemi Covid - 19 dan benturan dari Perwali yang berlaku.
Para PKL ini dipersulit dengan ijin yang berlaku, sebab kepolisian sendiri tidak mengijinkan maupun tidak melarang para PKL tersebut berjualan, hanya saja mereka terhimpit dengan Perwali yang mengatur untuk tidak menimbulkan kerumunan masa.
Pasalnya, para PKL ini sudah tidak bekerja selama 8 bulan. Kebanyakan dari mereka memilih untuk menjadi pedagang keliling dari kampung ke kampung untuk terus bertahan hidup.
Eri Cahyadi kemudian mengatakan bila dirinya akan berusaha untuk mengajak DPRD Kota Surabaya, khusunya Partai yang mengusung dirinya, PDI-P dan PSI untuk duduk dan melakukan rapat bersama pihak kepolisian untuk disampaikan kepada Pemerintah Kota Surabaya.
"Maka kita usahakan permasalah ijin. Saya tidak bisa berjanji tapi saya akan bersama dengan dewan PDIP dan PSI untuk di rapatkan dengan kepolisian agar disampaikan ke Pemkot" katanya.
Sebelumnya, Eri mengaku bila dirinya kaget dan kebingungan bila masih banyak keluhan masyarakat terkait surat perijinan yang belum mendapatkan jawaban dari Pemerintah Kota Surabaya.
"Seharusnya setiap surat yang masuk sesuai dengan UU harus di jawab bila tidak dijawab brarti berlaku iya. Maka harus diberikan kepastian oleh Pemkot. Artinya Pemkot harus memantau kebutuhan hidup masyarakat, bila tidak Pemkot brarti belum mampu mensejahterakan kehidupan rakyatnya," ungkapnya.
Mantan Kepala BAPEKO ini kemudian menegaskan akan tetap mengusahakan perijinan kepada para PKL Basar tersebut yang nantinya akan di jabarkan dan melakukan pertemuan kembali pada pekan depan.
"Saya rapatkan dulu dengan DPRD karena ini berhubungan dengan pemerintah dan kepolisian. Nanti hasilnya akan saya sampaikan. Supaya mereka bisa tau cara kerja PKL basar, nanti saya obrolkan dengan dewan, polisi, dan Pemkot. Selasa Minggu depan saya undang jenengan semua. Karena nasib jenangan di tangan saya," pungkasnya. Byt
Editor : Mariana Setiawati