Tema Kesetraan Gender, UK Petra Sabet Juara Kompetisi Film Pendek Nasional

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Re-Dream merupakan karya dari tim yang menamai dirinya Champz Production. .SP/Byta Indrawati.
Re-Dream merupakan karya dari tim yang menamai dirinya Champz Production. .SP/Byta Indrawati.

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Universitas Kristen Petra kembali menyabet juara 1 kategori mahasiswa dan juara 2 umum melalui youtube Umbu Channel Official dengan karya yang berjudul Re-Dream dari tujuh mahasiswa UK Petra.

Lomba Film Pendek Tingkat Nasional ini digelar oleh Gerakan Muda Ono Niha (GEMONI) dengan tema Nasionalisme Berkebudayaan dan Berkeadaban yang didukung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia dan Dirjen Kebudayaan Kemendikbud RI.

Re-Dream merupakan karya dari tim yang menamai dirinya Champz Production. Terdiri dari Johanes Yudi Prihadi (Program Business Management), Geraldo Vincent Chandra (Prodi Manajamen Perhotelan), Nicholas Jason Santosa (Prodi Desain Komunikasi Visual), Jerico Sasmita Adi (Program International Business Management), Josephine (Prodi Ilmu Komunikasi), Natasha Amabel (Program Sistem Informasi Bisnis) dan Stanley (Program Business Management).

"Puji Tuhan, kelompok kami menang. Saya sangat senang. Dari awal saya hanya menduga film kita paling masuk 10 besar terbaik saja akan tetapi ternyata hasilnya diluar dugaan. Juara 1 dan dapat tambahan juara. Film kita mendapat apresiasi. Padahal kami hanya menggunakan peralatan seadanya milik pribadi kami semua," ungkap Johanes angkatan 2019.

Film pendek Re-Dream berdurasi 14 menit 54 detik ini menceritakan tentang kesetaraan gender. Pria dan wanita mempunyai hak yang sama dan memiliki derajat yang sama terutama daam hal pekerjaan.

Dalam prosesnya mereka hanya menghabiskan waktu selama satu hari saja untuk pengambilan gambar. Tujuh mahasiswa UK Petra ini selain menjadi pemain juga ambil bagian sebagai tim produksi.

Johanes dan kawan-kawan pun mengalami beberapa kendala, khususnya pada Pandemi Covid-19 membuat mereka kesulitan mendapatkan lokasi syuting dan pemain film.

Namun hal tersebut tidak menyurutkan langkah mereka untuk membuat karya film. Karya mereka dinilai oleh lima dewan juri yang handal yaitu Dirjen Kebudayaan Kemendikbud RI Dr. Hilmar Farid; Aktor dan Sutradara Senior Rano Karno, artis dan Sutradara Senior Jajang C. Noer, Direktur AMAN (Asian Muslim Action Network) Indonesia Ruby Kholifah dan Musisi/Seniman/Budayawan Yasato Harefa.

Prestasi juara 1 kategori mahasiswa mendapatkan uang Rp 10 juta dan Throphy. Sedangkan juara 2 umum mendapatkan dana pembinaan sebesar Rp 1 juta dan thropy dari Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia, Dirjen Kebudayaan Kemendikbud RI dan Ketua Dewan Pembina Germoni.

"Kedepannya kami akan mencoba kompetisi festival indonesia. Kami akan mencoba menjadi yang terbaik agar karya anak bangsa dikenal masyarakat luas dan kami sudah ada tim inti di kampus. Untuk mengakses bisa membuka link betikut https://www.youtube.com/watch?v=nn58kvzV0X0&feature=youtu.be," pungkasnya. Byt

Berita Terbaru

OTT KPK Harus Jadi Titik Balik DPRD Kota Madiun Benahi Fungsi Pengawasan

OTT KPK Harus Jadi Titik Balik DPRD Kota Madiun Benahi Fungsi Pengawasan

Sabtu, 31 Jan 2026 20:56 WIB

Sabtu, 31 Jan 2026 20:56 WIB

SURABAYA PAGI, Madiun – Operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menyeret Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi, dinilai sebagai p…

Pakar Nilai Masyarakat Punya Legitimasi Kuat ke DPRD dengan Adanya Pilkada Tidak Langsung

Pakar Nilai Masyarakat Punya Legitimasi Kuat ke DPRD dengan Adanya Pilkada Tidak Langsung

Sabtu, 31 Jan 2026 17:56 WIB

Sabtu, 31 Jan 2026 17:56 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Sejumlah akademisi menilai wacana perubahan desain pemilihan kepala daerah menjadi tidak langsung memiliki sejumlah dampak positif, t…

Wacana Pilkada Tidak Langsung, Akademisi Soroti Pentingnya Demokratisasi Partai

Wacana Pilkada Tidak Langsung, Akademisi Soroti Pentingnya Demokratisasi Partai

Sabtu, 31 Jan 2026 17:50 WIB

Sabtu, 31 Jan 2026 17:50 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pakar komunikasi politik Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Surokim Abdussalam, menilai penerapan pilkada tidak langsung berpotensi m…

Herman Khaeron: Retreat Demokrat Jatim untuk Perkuat Peran Partai di Tengah Rakyat

Herman Khaeron: Retreat Demokrat Jatim untuk Perkuat Peran Partai di Tengah Rakyat

Sabtu, 31 Jan 2026 15:59 WIB

Sabtu, 31 Jan 2026 15:59 WIB

SURABAYA, SURABAYAPAGI.COM — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Jawa Timur menggelar retreat kader sebagai upaya memperkuat strategi dan soliditas i…

PDIP Surabaya Tegaskan Regenerasi Lewat Rapat Konsolidasi PAC

PDIP Surabaya Tegaskan Regenerasi Lewat Rapat Konsolidasi PAC

Sabtu, 31 Jan 2026 10:12 WIB

Sabtu, 31 Jan 2026 10:12 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya  -  Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Surabaya menggelar Rapat Konsolidasi Pengurus Anak Cabang (PAC) bersama Ketua, S…

Demokrat Jatim Gelar Retreat, Emil Dardak Sebut Momentum Refleksi dan Pengabdian

Demokrat Jatim Gelar Retreat, Emil Dardak Sebut Momentum Refleksi dan Pengabdian

Sabtu, 31 Jan 2026 08:44 WIB

Sabtu, 31 Jan 2026 08:44 WIB

Surabaya, SURABAYAPAGI.COM – DPD Partai Demokrat Jawa Timur menggelar retreat sebagai ruang jeda bagi para kader untuk melakukan refleksi sekaligus memperkuat a…