Karena Mabuk, Ganefo Gagahi Anak Angkatnya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kapolres Blitar AKBP Ahmad Fanani tunjukan BB di dampingi AKP Deni Kristiyan dan AKP Imam Subchi. SP/Les
Kapolres Blitar AKBP Ahmad Fanani tunjukan BB di dampingi AKP Deni Kristiyan dan AKP Imam Subchi. SP/Les

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Keterlaluan itulah sepenggal kalimat yang layak ditujukan pada Ganefo Widjaksana 68 yang sehari hari sebagai Staf Administrasi Dinas Perhubungan Kab.Blitar ini, karena tega gagahi Mawar 16 yang tak lain adalah anak angkatnya.

Hal itu terungkap pengakuan  warga Jalan Galunggung Rt.02/Rw.10 Kel.Babadan Kec.Wlingi Kabupaten Blitar saat Konferensi Pers Kamis (8/10) di Polres Blitar pukul.14.00.

Dalam pengakuannya Ganefo   mengaku sekitar tanggal 27 Juni 2020 pukul.13.00 pulang dari kantornya yang tidak jauh dari rumahnya dia sempat pesta minum minuman dengan beberapa temannya di sebuah warung, setelah pesta miras pria bertubuh kecil ini pulang, dan tidur tiduran di kursi di rumah anak angkatnya, sedang rumah Mawar dan Ganefo berdekatan.

"Saat itu Mawar dalam kamar sendirian dan bermain Hp, terus saya masùk kamarnya, saya tidur di sebelahnya, dengan sedikit rayuan akhirnya Mawar saya gitukan." Tutur Ganefo yang sudah yang mempunyai lima anak ini pada wartawan.

Rupanya pengakuan Ganefo tidak hanya satu kali lakukan perbuatan layak suami istri terhadap Mawar dengan bahasa jawa.

"Awalnya saya katakan kamu sejak dulu tak openi sampai sekolah SMA, piye aku ladeni yaa, loo meteng (Hamil) tak nikahi." Kata Ganefo, sambil ungkapkan penyesalannya.

Untuk diketahui, beberapa waktu lalu keluarga dari Mawar melaporkan atas peristiwa yang terjadi pada diri Mawar, setelah mengetahui Mawar alami keguguran kandungan, setelah saudara kandunģ Mawar mendesak atas perbuatan siapa sehingga hamil dan digugurkan.

Setelah melaporkan kejadian tersebut Unit PPA Reskrim Polres Blitar melakukan pemeriksaan terhadap Mawar dan beberapa saksi,akhirnya unit PPA menetapkan GF sebagai tersangka.

"Setelah dilakukan pemeriksaan pada korban, juga saksi saksi termasuk saudara kandung Mawar (Pelapor), akhirnya kita menetapkan tersangka Oknum ASN ini sebagai tersangka, mulai hari ini kita tahan guna pemeriksaan lebih lanjut, yang disertai barang bukti sebagai bahan penyidikan." Kata Kapolres Blitar AKBP. Ahmad Fanani Eko Prasetya S.IK dengan didampingi Kasat Reskrim AKP.Deny Kristiyan dan Kasubag Humas AKP. Imam Subchi.

Lebih dalam AKBP.Ahmad Fanani segera melakukan penyelidikan dan melakukan pemeriksaan saksi saksi atas gugurnya kandungan Mawar, sehingga jelas siapa dan di mana janin kandungan yang diduga berusia 5 bulan itu.

"Kita masih melakukan penyelidikan terkait gugurnya kandungan Mawar, sehingga jelas kapan dan siapa yang membantu, kita sudah memeriksa beberapa keterangan Mawar, tersangka juga Saudara kandung Mawar." Pungkas AKBP.Ahmad Fanani dalam keteranganya dalam Konferensi Pers (Kamis 8/10) sambil menunjukan Barang Bukti yang disita dalam kasus yang menimpa Ganefo.

Orang nomor satu di Polres Blitar ini menambahkan untuk tersangka Ganefo Widjaksana bisa di jerat dengan pasal 81 UU.RI.Nomor 17 tahun 2016 dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjara.

Sedang barang bukti yg disita berupa Cd dan baju Mawar termasuk Cd dan celana dan kaos Ganefo. Les

 

Berita Terbaru

Data Pribadi di Website Resmi Rawan disalahgunakan, Fraksi PDI-P Minta Pemprov Lakukan Langkah Serius

Data Pribadi di Website Resmi Rawan disalahgunakan, Fraksi PDI-P Minta Pemprov Lakukan Langkah Serius

Minggu, 27 Sep 2026 07:05 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 07:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Penyalahgunaan identitas untuk pinjaman online (pinjol) ilegal menjadi perhatian Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur. Pemprov…

Dari Desa, Imigrasi Perkuat Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Penyelundupan Manusia

Dari Desa, Imigrasi Perkuat Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Penyelundupan Manusia

Sabtu, 26 Sep 2026 14:30 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 14:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Jajaran Imigrasi se-Jawa Timur memperkuat pengawasan keimigrasian berbasis desa melalui program Desa Binaan Imigrasi (DBI) dan…

KAI Daop 7 Madiun Salurkan Bantuan TJSL Rp445 Juta untuk Fasilitasi Pendidikan, Lingkungan dan Sosial

KAI Daop 7 Madiun Salurkan Bantuan TJSL Rp445 Juta untuk Fasilitasi Pendidikan, Lingkungan dan Sosial

Sabtu, 26 Sep 2026 11:28 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 11:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun kembali menunjukkan komitmennya terhadap tanggung jawab sosial kepada masyarakat,…

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui bantuan pendidikan berupa beasiswa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)…

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya – Memahami kebutuhan kulit menjadi salah satu langkah penting dalam menentukan ritual perawatan yang sesuai kebutuhan. Berangkat dari k…

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…