Respect Aliansi Mahasiswa pada Kaum Buruh Tak Melemah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Aliansi Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur Dukung Aksi GETOL. SP/ Mochammad Kasyfi Fahmi
Aliansi Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur Dukung Aksi GETOL. SP/ Mochammad Kasyfi Fahmi

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kelompok Anarkis yang memporak porandakan Surabaya telah merugikan banyak pihak. Hal ini mengundang empati karena perjuangan para pekerja dirusuh oleh kelompok anarkis, Senin (12/10/2020).

Beragam kegiatan dilakukan oleh para penuntut keadilan. Tak disangka-sangka, kericuhan terjadi pada aksi puncak Buruh Mogok Nasional hingga beberapa demonstran diamankan oleh pihak kepolisian.

"Jika boleh ber saran, untuk kegiatan sejenis kedepannya, para pengunjuk rasa perlu membentuk divisi keamanan sendiri," ucap Ronny H. Mustamu selaku pengamat komunikasi. Membentuk divisi keamanan sendiri tentunya dapat mengantisipasi terjadinya kericuhan.

Kericuhan yang terjadi pada Aksi Buruh Mogok Nasional tidak membuat rasa respect para Aliansi Mahasiswa hilang. "Kami dari pihak Aliansi tidak kehilangan respect terhadap Aliansi Buruh," ujar Nada selaku koordinator Kesatuan Aksi Mahasiswa UNESA.

"Mahasiswa sudah melakukan demonstrasi sesuai teknik yang telah disepakati," tambah Nada pada Tim Surabaya Pagi. Gerakan yang dilakukan oleh Aliansi Mahasiswa dan buruh sudah sangat rapi ketika terjun ke lapangan.

Koordinasi antara Para Buruh dan Aliansi Mahasiswa berjalan sangat lancar. Kekompakan juga terlihat dalam kerjasama antara kedua belah pihak.

Pihak Aliansi Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur juga tidak merasa kehilangan respect pada kaum buruh. "Selama tidak ada pengkhianatan dalam aliansi dan tuntutan, mahasiswa tidak akan kehilangan respect terhadap buruh," pungkas Tomo selaku Humas dari Aliansi Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur.

Terkait kericuhan pada aksi buruh mogok nasional, rasa respect Aliansi Mahasiswa tidak menurun sedikitpun. Karena sumber kericuhan memang bukan tercipta dari Serikat Buruh, melainkan dari kelompok anarkis. mbi

Berita Terbaru

Usai Tebang Tebu, Seorang Pria Ditemukan Meninggal di Tepi Jalan Umum Desa Margomulyo

Usai Tebang Tebu, Seorang Pria Ditemukan Meninggal di Tepi Jalan Umum Desa Margomulyo

Kamis, 13 Agu 2026 14:23 WIB

Kamis, 13 Agu 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Pria berusia 58 di temukan meninggal dunia di jalan Umum Desa Margomulyo Kec.Panggungrejo Kab.Blitar, saat di temukan pertama kali…

Kebakaran Lahap Satu Hektare Vegetasi Pohon Sono di Gunung Jabung di Trenggalek

Kebakaran Lahap Satu Hektare Vegetasi Pohon Sono di Gunung Jabung di Trenggalek

Kamis, 13 Agu 2026 14:11 WIB

Kamis, 13 Agu 2026 14:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Setelah insiden kebakaran yang menghanguskan kawasan Gunung Bromo hingga ditutup total, kini Badan Nasional Penanggulangan…

Menikmati Wisata Pesisir Selatan yang Menawan di Pantai Midodaren Tulungagung

Menikmati Wisata Pesisir Selatan yang Menawan di Pantai Midodaren Tulungagung

Kamis, 13 Agu 2026 14:09 WIB

Kamis, 13 Agu 2026 14:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Saat berakhir pekan, cocok mengunjungi deretan pantai yang menawarkan keindahan alam pesisir selatan. Salah satu destinasi yang…

Kelola Wisata Pasir Putih, Pemkab Situbondo Tawarkan Peluang Investasi Rp40 Miliar

Kelola Wisata Pasir Putih, Pemkab Situbondo Tawarkan Peluang Investasi Rp40 Miliar

Kamis, 13 Agu 2026 13:22 WIB

Kamis, 13 Agu 2026 13:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Melalui skema Kerja Sama Pemanfaatan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo menawarkan peluang investasi minimal Rp40 miliar…

Pasokan dari Petani Turun Drastis, Harga Cabai dan Sayuran di Jombang Ikut Melonjak

Pasokan dari Petani Turun Drastis, Harga Cabai dan Sayuran di Jombang Ikut Melonjak

Kamis, 13 Agu 2026 13:06 WIB

Kamis, 13 Agu 2026 13:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Dalam sepekan terakhir, harga cabai dan sejumlah sayuran di Pasar Legi Jombang melonjak imbas pasokan dari daerah produsen…

2.332 Sudah Kena PHK, 4.400 Terancam Menyusul, Fraksi PDIP DPRD Jatim Desak Pemprov Bertindak

2.332 Sudah Kena PHK, 4.400 Terancam Menyusul, Fraksi PDIP DPRD Jatim Desak Pemprov Bertindak

Kamis, 13 Agu 2026 13:04 WIB

Kamis, 13 Agu 2026 13:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) mulai menjadi alarm serius bagi Jawa Timur. Hingga Mei 2026, sebanyak 2.332 pekerja telah…