Buron 6 Bulan, Perampok Bengis Ngoro Ditangkap

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kapolres Mojokerto, AKBP Dony Alexander saat mengungkap kasus perampokan sadis Ngoro. SP/Dwy
Kapolres Mojokerto, AKBP Dony Alexander saat mengungkap kasus perampokan sadis Ngoro. SP/Dwy

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto -  Tim gabungan Resmob Satreskrim Polres Mojokerto berhasil membekuk perampok Bengis yang melukai korbannya hingga klenger.

Pelaku bernama Eko Prayitno alias Beyes (39) warga Dusun Mlaten, Desa Wonomlati, Kecamatan Krembung, Siodoarjo yang berprofesi sekuriti pabrik di kawasan industri NIP Ngoro, Mojokerto.

Kapolres Mojokerto, AKBP Dony Alexander menjelaskan sebelum melakukan aksinya, pelaku terlebih dahulu menggambar sasaran kejahatannya. "Pelaku memilih rumah yang sepi dan di huni wanita tua, ini untuk memudahkan pelaku dalam menguras harta bendanya," ujarnya, Selasa (13/10/2020).

Mantan Kapolres Pasuruan Kota ini menyebut, korban bernama Hj. Juliati (56) warga Dusun Glatik, Desa Watesnegoro, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto.

Saat itu, korban didatangi pelaku yang masuk ke dalam rumah sekaligus warung dengan menjebol pintu, pada Rabu 7 Oktober 2020 kemarin sekitar pukul 03.00 WIB .

"Pelaku tiba-tiba menyerang secara sadis menganiaya korban untuk mengambil perhiasan emas, gelang, cincin dan kalung. Bahkan, saking kuatnya tenaga pelaku sekuriti itu mengakibatkan pergelangan tangan korban cedera sampai retak," terangnya.

Polisi akhirnya menangkap pelaku setelah dia buron melarikan diri di tempat persembunyianya.

"Pelaku adalah sekuriti pabrik, dan kita tangkap di rumahnya tanpa ada perlawanan," ungkapnya.

Dony menjelaskan pihaknya sudah lama mengincar buronan penjahat ini lantaran pelaku juga terlibat kasus perampokan di lokasi lain dengan modus serupa yakni dengan menganiaya korban.

Dalam kasus yang berbeda, pelaku merampok rumah korban lain bernama Marwati (60) Guru SDN Watesnegoro yang merupakan istri dari temannya pada Minggu 8 Maret 2020 sekitar pukul 04.00 WIB. Pelaku mengawasi dan mempelajari target calon korban yang memiliki harta berharga sebelum melakukan aksinya.

Dia menganiaya korban dan merampas perhiasan emas senilai Rp 18,6 juta. Korban mengalami luka di rawat di RSUD prof dr.Soekandar Mojosari.

"Pelaku langsung memukul korban hingga mengalami luka lebam dan berdarah pada bagian wajah dan bibir," ucap dia.

Faktanya, hasil interograsi penyidik terhadap pelaku ternyata dia juga pernah terlibat kejahatan jambret di dua lokasi yang berbeda di wilayah Kabupaten Sidoarjo.

Pelaku melakukan kejahatan perampokan  dan penjambretan itu diduga lantaran terlilit utang puluhan juta.

"Pelaku melakukan pencurian dengan kererasan terjadi di dua lokasi korban pertama guru SD di Watesnegoro dan korban pemilik warung," jelasnya.

Terungkapnya kasus perampokan disertai kekerasan ini berkat kerjasama Tim Gabungan Resmob Satreskrim Polres Mojokerto dengan Unit Reskrim Polsek Ngoro yang memperoleh bukti petunjuk dari informasi masyarakat terkait keberadaan pelaku dari sepeda motor saat dikendarai di rumah korban.

Pelaku meminjam motor milik teman dia yang juga merupakan sekuriti di pabrik Mojokerto. Apalagi, lokasi rumah sekaligus warung korban berada di depan pabrik tempat pelaku bekerja.

Target korbannya adalah perempuan yang lemah tinggal sendiri di rumah.

"Kasus pencurian dengan kekerasan yang dengan pelaku sekuriti kini masih dalam proses penyidikan terkait dugaan adanya lokasi kejahatan lain di wilayah Mojokerto," pungkasnya. dwy

Berita Terbaru

Lebih dari 500 Motor Listrik Polytron Dipakai PLN Jatim, Pasar Kendaraan Listrik Meluas

Lebih dari 500 Motor Listrik Polytron Dipakai PLN Jatim, Pasar Kendaraan Listrik Meluas

Jumat, 09 Okt 2026 20:35 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 20:35 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pasar kendaraan listrik di Jawa Timur menjadi salah satu sasaran ekspansi produsen motor listrik, seiring meningkatnya pemanfaatan k…

Bocah 5 Tahun Tewas Tenggelam di Sungai Ponorogo, Tubuhnya Tersangkut di Sela Batu

Bocah 5 Tahun Tewas Tenggelam di Sungai Ponorogo, Tubuhnya Tersangkut di Sela Batu

Jumat, 09 Okt 2026 18:53 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 18:53 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Ponorogo– Seorang bocah berusia lima tahun, Muhammad Tohip Sabilulhaq, ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Desa N…

Dukung PRJ Jatim 2026, OT Group Garap Pasar Potensial Konsumen Jatim

Dukung PRJ Jatim 2026, OT Group Garap Pasar Potensial Konsumen Jatim

Jumat, 09 Okt 2026 16:35 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 16:35 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Orang Tua Grub (OT Group) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dengan berpartisipasi pada ajang P…

Jaga Rasa Aman dan Tenang, Polres Blitar Gelar Suling Kamtibmas bersama Masyarakat

Jaga Rasa Aman dan Tenang, Polres Blitar Gelar Suling Kamtibmas bersama Masyarakat

Jumat, 09 Okt 2026 16:10 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 16:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Polsek Panggungrejo, Polres Blitar, terus meningkatkan kedekatan Polri dengan masyarakat melalui kegiatan Suling Kamtibmas "Subuh…

Kota Mojokerto Borong Dua Penghargaan Transportasi dari Kemenhub RI

Kota Mojokerto Borong Dua Penghargaan Transportasi dari Kemenhub RI

Jumat, 09 Okt 2026 15:46 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 15:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kota Mojokerto meraih dua penghargaan dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia atas upaya pengembangan sektor t…

Lewat Teman Lansia, Pemkab Banyuwangi Pastikan Layanan Sesuai Kebutuhan

Lewat Teman Lansia, Pemkab Banyuwangi Pastikan Layanan Sesuai Kebutuhan

Jumat, 09 Okt 2026 11:44 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 11:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Melalui program Teman Lansia yang merupakan gerakan memberikan pendampingan kepada mereka, sehingga Pemerintah Kabupaten…