Guru Ponpes Kuliahi Mahasiswa Gonzaga University Amerika

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Syahrul Munir saat mengkuliahi soal lingkungan kepada Mahasiswa Gonzaga University Amerika secara daring. SP/MUHAJIRIN KASRUN
Syahrul Munir saat mengkuliahi soal lingkungan kepada Mahasiswa Gonzaga University Amerika secara daring. SP/MUHAJIRIN KASRUN

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Syahrul Munir, salah satu guru di Yayasan Pondok Pesantren Sunan Drajat Paciran Lamongan Jawa Timur ini, pada Rabu (14/10/2020) pagi, membuat bangga dunia pendidikan di Indonesia, khususnya di Lamongan.

Ia menjadi salah satu pemateri dalam kuliah tentang islam dan lingkungan pada kelas eco spirituality ENVS 397 di Universitas Gonzaga, Rabu (14/10/2020) secara daring, di tengah kondisi pandemi covid-19 dua negara yang tak kunjung hilang.

Materi yang disampaikan langsung ke mahasiswa Universitas Gonzaga tersebut, memanfaatkan aplikasi zoom dengan durasi waktu hampir dua jam dari mulai jam 05.00 pagi hingga pukul 07.00 WIB, atau mulai pukul 15.00 hingga 17.00 sore waktu Amerika Serikat.

Syahrul Munir saat dihubungi surabayapagi.com menyebutkan, materi yang disampaikan ke mahasiswa kelas eco spirituality ENVS 397 di Universitas Gonzaga Amerika Serikat tersebut, mengupas tentang Alternatif Penanganan Sampah non Ekonomis, dan Kedudukan Manusia Sebagai Khalifah (Mandataris Allah) di Bumi harus Menjadi Kesadaran Bersama.

Disebutkan oleh Syahrul panggilan akrab pria yang juga Katib Syuriyah PCNU Lamongan, ada keharusan bagi manusia untuk menjaga dan melestarikan alam, karena menjaga dan melestarikan alam bagian daripada ibadah.

Ia lalu memberikan contoh aktivitas di Pondok Pesantren Sunan Drajat, dimana santri sebelum belajar harus mengenali lingkungan, dengan membersihkan lingkungan dan bercocok tanam. Yang tujuannya adalah di samping penguatan kepedulian lingkungan, santri juga melakukan Khidmah pengabdian kepada Kiai.

Pembentukan karakter ini kata Syahrul berdampak, santri cinta lingkungan, pendidikan kemandirian, mengikis sifat sombong, hati dan pikiran menjadi bersih, bahkan dalam fiqih/hukum Islam bab pertama yang dipelajari adalah tentang thaharah (bersuci, kebersihan) kebersihan dan lingkungan menjadi penting, serta kebersihan lingkungan dan badan (berwudhu tiap akan melakukan sholat) menjadi tangguh terhadap penyebaran virus covid-19.

Dari apa yang disampaikan itu respon dari mahasiswa cukup bagus. Meski mahasiswa yang dikuliahi ini non muslim, tapi mereka sangat respek dengan apa yang ia sampaikan terkait lingkungan dan kebersihan adalah bagian dari ajaran islam. 

Bahkan ada mahasiswa yang sangat menaruh harapan, agar 

Amerika memiliki replika pesantren yang peduli terhadap lingkungan. Ada mahasiswa yang bertanya apakah Pondok Pesantren respek dengan ilmu pengetahuan dan riset...?

Ia lalu menjawab Pondok Pesantren di Indonesia, khusus nya di Sunan Drajat, santrinya tidak hanya belajar ilmu agama, tapi juga belajar ilmu umum, dan sangat respek dengan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK). Ia lalu menceritakan santri Sunan Drajat telah menanam tanaman kemiri, yang dinamai kemiri Sunan Drajat, dari buah kemiri itu selanjutnya diolah menjadi biodiesel. Dan selain materi lingkungan, dirinya juga menyampaikan materi soal pemanfaat sampah non ekonomis menjadi ekonomis.

"Mereka (mahasiswa) respeknya cukup bagus terkait dengan lingkungan, dan pemanfaatan sampah menjadi ekonomis, semoga yang saya sampaikan tadi bermanfaat, dan menambah wawasan terhadap aktivitas Pondok Pesantren dalam menjaga lingkungan dan memanfaatkan sampah menjadi ekonomis," pungkasnya. jir

 

Berita Terbaru

Ubaya Dominasi Semifinal Campus League Surabaya, Sapu Bersih Tiket Final Putra dan Putri

Ubaya Dominasi Semifinal Campus League Surabaya, Sapu Bersih Tiket Final Putra dan Putri

Selasa, 28 Apr 2026 19:29 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 19:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Persaingan ketat mewarnai Kompetisi Basket Campus League musim perdana Regional Surabaya yang digelar di GOR Basket Universitas Negeri …

Polisi Gresik Razia Truk Langgar Aturan, Puluhan Kendaraan Dipaksa Putar Balik di Jalur Pantura

Polisi Gresik Razia Truk Langgar Aturan, Puluhan Kendaraan Dipaksa Putar Balik di Jalur Pantura

Selasa, 28 Apr 2026 18:00 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 18:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Jajaran Polres Gresik kembali menggelar operasi penertiban kendaraan berat yang melanggar jam operasional di jalur Pantura dan k…

Ratusan ASN Gresik Terima SK, Bupati Tekankan Disiplin dan Integritas

Ratusan ASN Gresik Terima SK, Bupati Tekankan Disiplin dan Integritas

Selasa, 28 Apr 2026 17:43 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 17:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Bupati Fandi Akhmad Yani secara langsung menyerahkan surat keputusan (SK) pengangkatan pegawai negeri sipil (PNS), memimpin p…

Mbak Wali Buka Sosialisasi Fasilitasi Hak Merek 2026, Dorong UMKM Naik Kelas dan Tembus Pasar Global

Mbak Wali Buka Sosialisasi Fasilitasi Hak Merek 2026, Dorong UMKM Naik Kelas dan Tembus Pasar Global

Selasa, 28 Apr 2026 17:03 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 17:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati membuka Sosialisasi Fasilitasi Hak Merek bagi pelaku usaha tahun 2026. Sebanyak 73 pelaku usaha…

Sosialisasi Kadarkum, Wali Kota Mojokerto Ajak Warga Manfaatkan UPT PPA untuk Perlindungan Perempuan dan Anak

Sosialisasi Kadarkum, Wali Kota Mojokerto Ajak Warga Manfaatkan UPT PPA untuk Perlindungan Perempuan dan Anak

Selasa, 28 Apr 2026 16:59 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 16:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan Unit Pelaksana Teknis Perlindungan Perempuan…

Pelatihan Eco Enzim Dorong Warga Purwotengah Kelola Sampah dari Rumah

Pelatihan Eco Enzim Dorong Warga Purwotengah Kelola Sampah dari Rumah

Selasa, 28 Apr 2026 16:57 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Upaya pengurangan sampah dari sumbernya terus digencarkan Pemerintah Kota Mojokerto. Salah satunya melalui pelatihan pembuatan eco …