Cekcok karena Warisan, Adik Ipar Ditusuk Kakak Ipar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Polisi mengamankan Novi Eko Mulyawan (39), pelaku penusukan  ke mapolsek Lembeyan.
Polisi mengamankan Novi Eko Mulyawan (39), pelaku penusukan  ke mapolsek Lembeyan.

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Magetan - Nur Arifin warga Desa Kediren, Lembeyan, Magetan harus dilarikan ke RSUD Ponorogo setelah mendapat tiga luka tusukan dari Novi Eko Mulyawan (39) yang merupakan kakak iparnya.

Peristiwa itu berlangsung di rumah pelaku yang berada di Desa Kediren, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan, Selasa (13/10) malam sekitar pukul 21.00 WIB.

"Ditusuk tiga kali di bagian perut. Korban masih selamat dan sekarang di Rumah Sakit Umum Daerah di Ponorogo," ujar Kapolsek Lembeyan, AKP Suyatni, Kamis (15/10/2020).

Dari informasi yang didapat, insiden tersebut dipicu karena perselisihan antara korban dan pelaku terkait pembagian warisan tanah orang tua. Pelaku tidak terima karena hasil pembagian waris tanah oleh orang tua ke korban dianggap melebihi batas tanah pelaku yang sudah ada bangunan rumahnya.

"Tidak terima, korban ke rumah pelaku untuk menyelesaikan masalah perselisihan batas tanah warisan," jelasnya.

Perdebatan antara keduanya berakhir buntu, pelaku yang tidak terima kalau tanahnya yang sudah dibangun diminta adik iparnya, pelaku kemudian mengambil pisau yang biasa digunakan untuk membuat sangkar burung.

Usai mengambil pisau, pelaku langsung menusuk korban sebanyak tiga kali di bagian perut korban.

“penusukannya hingga tiga kali di bagian perut,” lanjutnya.

Akibatnya korban tergeletak bersimbah darah. Warga sekitar yang mengetahui hal itu langsung melaporkan ke pihak kepolisian.

Oleh warga sekitar, korban dilarikan ke Puskesmas Lambeyan untuk mendapat pertolongan namun karena lukanya terlalu parah akhirnya dirujuk ke salah satu rumah sakit di Ponorogo.

Sementara pelaku sendiri telah diamankan di mapolsek Lembeyan untuk menjalani pemeriksaan.

"Masih kami lidiki semua dan pelaku telah kami amankan," pungkasnya.

Dari TKP Polisi menyita sejumlah barang bukti yaitu, satu bilah pisau, satu buah kaos yang terdapat bercak darah. Satu celana pendek dan celana jean yang juga ada bercak darahnya. Untuk perkembangan kronologi pastinya Kapolsek meminta tunggu hasil penyelidikan.

Berita Terbaru

Digitalisasi Parkir Segera Diberlakukan demi Menekan Kebocoran Parkir

Digitalisasi Parkir Segera Diberlakukan demi Menekan Kebocoran Parkir

Senin, 19 Okt 2026 12:02 WIB

Senin, 19 Okt 2026 12:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Digitalisasi pembayaran parkir bakal diterapkan di seantero wilayah Kabupaten Sidoarjo sebagai wujud pembenahan tata kelola parkir…

Atlet Biliar Mahasiswa Jatim Berebut Tiket Nasional, Djemy dan Yusril Raih Gelar Juara

Atlet Biliar Mahasiswa Jatim Berebut Tiket Nasional, Djemy dan Yusril Raih Gelar Juara

Senin, 19 Okt 2026 12:00 WIB

Senin, 19 Okt 2026 12:00 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Sebanyak 27 mahasiswa dari 14 perguruan tinggi di Jawa Timur bersaing dalam Campus League Billiard Season 1 Regional Surabaya untuk m…

Dampak Antrean Panjang BBM, Pemkab Jember Kembali Berlakukan WFH ASN 2 Hari

Dampak Antrean Panjang BBM, Pemkab Jember Kembali Berlakukan WFH ASN 2 Hari

Senin, 19 Okt 2026 11:42 WIB

Senin, 19 Okt 2026 11:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Menindaklanjuti dampak viralnya antrian Bahan Bakar Minyak (BBM), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember, kembali memberlakukan…

Petani di Ponorogo Tewas Terbakar Saat Berusaha Padamkan Api di Lahan Jagung

Petani di Ponorogo Tewas Terbakar Saat Berusaha Padamkan Api di Lahan Jagung

Senin, 19 Okt 2026 11:39 WIB

Senin, 19 Okt 2026 11:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Seorang petani bernama Purwanto (65), warga Dukuh Bajang, Desa Bajang, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, meninggal…

Tak Berizin dan Jadi Tempat Maksiat, Pemkab Pamekasan Tutup Enam Tempat Hiburan

Tak Berizin dan Jadi Tempat Maksiat, Pemkab Pamekasan Tutup Enam Tempat Hiburan

Senin, 19 Okt 2026 11:31 WIB

Senin, 19 Okt 2026 11:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Menindaklanjuti adanya tempat hiburan yang tidak mengantongi izin resmi dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan serta…

Dinkes Tulungagung Pantau Perkembangan Kasus DBD Melonjak saat Kemarau

Dinkes Tulungagung Pantau Perkembangan Kasus DBD Melonjak saat Kemarau

Senin, 19 Okt 2026 11:24 WIB

Senin, 19 Okt 2026 11:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Sepanjang Januari-September 2026, termasuk sepanjang kemarau terjadi peningkatan kasus demam berdarah dengue (DBD), sehingga…