Perburuan Koin Kuno di Jombang Ditutup

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Aktivitas pencarian koin kuno di lahan sawah milik Samari ditutup. SP/ M. Yusuf
Aktivitas pencarian koin kuno di lahan sawah milik Samari ditutup. SP/ M. Yusuf

i

 

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Perburuan uang koin kuno di lahan sawah milik Samari (50), Dusun Mojounggul, Desa/Kecamatan Bareng, Jombang, Jawa Timur, kini telah ditutup.

Penutupan aktivitas pencarian koin kepeng tersebut, dilakukan oleh Pemerintah Desa Bareng atas perintah dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang.

Kepala Desa Bareng, Kasianto mengatakan, bahwa memang warganya banyak yang berburu koin kuno dilokasi lahan pertanian tersebut. Namun, pihaknya sudah melapor ke Disdikbud Jombang.

"Atas petunjuk dari dinas, kami melarang kegiatan pencarian barang yang diduga cagar budaya itu. Mulai kemarin sudah saya tutup agar tidak ada warga yang memasuki lahan milik Samari. Saya kasih tanda khusus," katanya, Jumat (16/10/2020).

Menurut Kasiyanto, dari pengakuan warga koin kuno itu dijual ke seorang pengepul. Namun pihaknya tidak mengetahui pasti siapa yang membeli. "Saya gak tau dijual kemana. Katanya dijual dengan harga tinggi," tukasnya.

Sementara itu, Kasi Sejarah dan Budaya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Anom Antono menerangkan, pihaknya sudah meminta kades setempat untuk menghentikan aktivitas pencarian benda diduga cagar budaya itu.

"Sesuai regulasi cagar budaya, memang masyarakat dilarang mencari benda cagar budaya maupun benda diduga cagar budaya. Pemdesa sudah mengimbau masyarakat untuk tidak lagi mencari benda tersebut," pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, warga beramai-ramai berburu koin kuno di Dusun Mojounggul, Desa/Kecamatan Bareng, Jombang.

Salah satu warga, Pitono (40) mengungkapkan, jika koin kuno yang ditemukan sudah mencapai 15 kilogram. Laku dijual seharga Rp 100 ribu per kilogram.(suf)

Berita Terbaru

UMKM di Bondowoso Keluhkan Stok Beras Premium dan Medium Menipis

UMKM di Bondowoso Keluhkan Stok Beras Premium dan Medium Menipis

Kamis, 10 Sep 2026 15:23 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 15:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bondowoso - Baru-baru ini sejumlah pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mulai mengeluhkan kesulitan mendapatkan beras jenis premium…

Lewat Perjanjian Kerja Sama, Pemkab Tekan Angka Pernikahan Anak di Situbondo

Lewat Perjanjian Kerja Sama, Pemkab Tekan Angka Pernikahan Anak di Situbondo

Kamis, 10 Sep 2026 15:18 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Melalui menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan para pihak yang berwenang Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo…

Fraksi Demokrat Kompak Absen saat Gubernur Khofifah Bacakan Nota APBD 2027

Fraksi Demokrat Kompak Absen saat Gubernur Khofifah Bacakan Nota APBD 2027

Kamis, 10 Sep 2026 15:01 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 15:01 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Seluruh Anggota Fraksi Partai demokrat Jawa Timur kompak absen dalam Paripurna pembacaan Nota Keuangan Gubernur Jawa Timur…

Harga Cabai di Magetan Naik Tembus Rp72 Ribu per Kilogram saat Kemarau Panjang

Harga Cabai di Magetan Naik Tembus Rp72 Ribu per Kilogram saat Kemarau Panjang

Kamis, 10 Sep 2026 14:00 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 14:00 WIB

SURABAYAPAGI,com, Magetan - Musim kemarau panjang, sejumlah harga cabai di Pasar Sayur Magetan kembali naik karena pasokan cabai ke pasar berkurang. Padahal,…

Berkah Teriknya Kemarau Berkepanjangan, Perajin Batu Bata di Magetan Banjir Pesanan

Berkah Teriknya Kemarau Berkepanjangan, Perajin Batu Bata di Magetan Banjir Pesanan

Kamis, 10 Sep 2026 13:45 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 13:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Berkah teriknya matahari di musim kemarau panjang menjadikan proses pengeringan batu bata lebih cepat yang disertai peningkatan…

Embung dan Kanal Mengering, Musim Kemarau Susutkan 27 Sumber Air di Magetan

Embung dan Kanal Mengering, Musim Kemarau Susutkan 27 Sumber Air di Magetan

Kamis, 10 Sep 2026 13:37 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 13:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Magetan mencatat sedikitnya 27 sumber air, mulai telaga, waduk, bendungan hingga…