UPTD Pasar Kab Sumenep Diminta Jangan Bungkam

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
FOTO : Pasar Ganding Kab. Sumenep
FOTO : Pasar Ganding Kab. Sumenep

i

SURABAYA PAGI, Sumenep - H. Fathor mengaku kecewa kepada UPT Pasar Kecamatan Ganding dan UPT. Kabupaten, fasalnya tidak tegas dalam memberikan kebijakan terhadap sejumlah pedagang dalam mengatasi persoalan pasar termasuk dalam melakukan penataan para pedagang los pasar tersebut.

Bahkan, UPT. Pasar memilih bungkam saat diklarifikasi awak media mengenai pembuatan los yang ditengarai dijual belikan secara bebas oleh oknum, berikut kebijakan yang diberikan kepada inisial (F) tentang pembuatan los pasar. ”Padahal sebelumnya pedagang sudah sepakat akan membuat los pasar sendiri tapi kenapa tiba-tiba ada yang siap membikin los pasar dan dijual belikan” katanya kepada surabaya pagi, Rabu (21/10).

"Saya pribadi memang sudah mendapat los berjualan tapi anak buah saya yang jumlahnya 23 pedagang itu bagaimana, semestinya dicarikan solusi oleh kepala Pasar Ganding dan  UPTD Pasar Kabupaten, jangan hanya berbicara kebijakan saja, tapi dibaca juga kebijaksanaannya” jelasnya.

Ia menuturkan, pedagang hanya bekerja berjualan, tidak memiliki konsep dalam menata los, makanya UPT Pasar harusnya jeli melihat kegelisahan para pedagang itu, sebab pemerintah itu juga mendapatkan PAD dari pengelolaan pasar.

Bahkan sambungnya, pembuatan los pasar yang diinstruksikan dari dinas itu kurang lebih 44 los, namun ternyata dibangun sampai 100 los dan itupun dijual belikan kepada pedagang dengan nilai yang bervariasi.

Jadi kata dia, pihaknya akan memperjuangkan 23 pedagang los pasar yang tidak memiliki tempat untuk berjualan. “Kasihan nasib mereka perekonomiannya tergantung kepada berjualan di pasar” pungkasnya.

Sementara kepala UPTD  Pasar Kabupaten, saat dikonfirmasi melalui whatsapp pribadinya belum merespon hanya saja berita konfirmasi dibaca. Ar

 

 

 

Berita Terbaru

Ekonomi Jatim Melonjak, Rangkaian Pameran Internasional Bidik Transaksi Ratusan Miliar

Ekonomi Jatim Melonjak, Rangkaian Pameran Internasional Bidik Transaksi Ratusan Miliar

Senin, 15 Jun 2026 18:41 WIB

Senin, 15 Jun 2026 18:41 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Perekonomian Jawa Timur membuka tahun 2026 dengan kinerja impresif. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi…

Sambut 1 Suro, 32 Seniman Lukis Pusaka Nusantara di Balai Pemuda Surabaya

Sambut 1 Suro, 32 Seniman Lukis Pusaka Nusantara di Balai Pemuda Surabaya

Senin, 15 Jun 2026 16:57 WIB

Senin, 15 Jun 2026 16:57 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Puluhan seniman dari berbagai daerah di Jawa Timur menggelar aksi melukis langsung (on the spot) bertema pusaka Nusantara dalam k…

Didukung Koni, Turnamen Domino Surabaya Perkuat Status Olahraga Resmi

Didukung Koni, Turnamen Domino Surabaya Perkuat Status Olahraga Resmi

Senin, 15 Jun 2026 16:52 WIB

Senin, 15 Jun 2026 16:52 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Turnamen Domino Piala Wali Kota Surabaya 2026 menjadi panggung kompetitif bagi olahraga pikiran yang tengah berkembang di Indonesia.…

Khofifah Ajak Warga Ramaikan Jalan Sehat 1448 H, Perkuat Ukhuwah dan Budaya Hidup Sehat

Khofifah Ajak Warga Ramaikan Jalan Sehat 1448 H, Perkuat Ukhuwah dan Budaya Hidup Sehat

Senin, 15 Jun 2026 14:27 WIB

Senin, 15 Jun 2026 14:27 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak masyarakat menyemarakkan peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah melalui k…

Semua Dikuasai PT JPC, Armaya Minta Pengelolaan Parkir Dievaluasi 

Semua Dikuasai PT JPC, Armaya Minta Pengelolaan Parkir Dievaluasi 

Senin, 15 Jun 2026 13:05 WIB

Senin, 15 Jun 2026 13:05 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Kasus sengketa lahan parkir PT Jatim Parkir Center (JPC) di Jalan dr. Soetomo membuka fakta lain terkait dominasi pengelolaan p…

Saat Efisiensi Anggaran Jadi Sorotan, DPRD Jatim Malah Usul Tambah Reses 6 Kali

Saat Efisiensi Anggaran Jadi Sorotan, DPRD Jatim Malah Usul Tambah Reses 6 Kali

Senin, 15 Jun 2026 12:48 WIB

Senin, 15 Jun 2026 12:48 WIB

Surabaya, nawacita – Anggota DPRD Jawa Timur mengusulkan tambahan jumlah kegiatan reses dari 3 kali menjadi 6 kali setahun. Rencana tersebut tertuang dalam d…