Bawaslu RI Kukuhkan Desa Sekapuk Jadi Desa Antipolitik Uang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota Bawaslu RI Muchammad Afifuddin menyerahkan sertifikat pengukuhan kepada Kades Sekapuk Abdul Halim. SP/M. AIDID
Anggota Bawaslu RI Muchammad Afifuddin menyerahkan sertifikat pengukuhan kepada Kades Sekapuk Abdul Halim. SP/M. AIDID

i

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebagai desa berjuluk Desa Miliarder, kini Desa Sekapuk di Kecamatan Ujungpangkah, Gresik didapuk sebagai Desa Antipolitik Uang (money politic) pada ajang Pilkada 2020.

Penunjukan itu tidak main-main karena langsung dikukuhkan oleh Bawaslu RI, lembaga pengawas pemilu tingkat pusat.

Upacara pengukuhan digelar di area Wisata Setigi yang dipimpin anggota Bawaslu RI Mochammad Afifuddin, Rabu sore (21/10/2020).

Ikut hadir Ketua Divisi Pengawasan Bawaslu Jatim Aang Khunaifi, lima anggota Bawaslu Kabupaten Gresik, para anggota panwascam, serta sejumlah PKD dari empat kecamatan sekitar Desa Sekapuk.

Mengawali sambutannya, Mochammad Afifuddin menuturkan, ketika dirinya mengetik nama Desa Sekapuk di Google, yang muncul langsung capaian-capaian prestasi, terutama figur Abdul Halim sebagai Kepala Desa Miliarder.

Mochammad Afifuddin dengan tegas menyatakan, politik uang bukan sedekah, juga bukan amal jariyah, politik uang tidak akan menjadikan orang kaya raya.

“Saya harap Desa Sekapuk menjadi desa pencontohan yang berdikari, mampu kuat secara ekonomi, maupun secara mental,” ujarnya.

Diakuinya, Desa Sekapuk merupakan desa wisata pertama yang ia kunjungi di Jatim. Bawaslu RI juga mengapresiasi Desa Sekapuk, karena telah berhasil menjadi desa yang mampu bangkit dari keterpurukan hingga menjadi desa miliarder.

“Desa Sekapuk merupakan desa wisata yang pertama saya kunjungi di Jawa Timur, karena saya melihat semangat untuk maju di desa ini,” ungkapnya.

Ketua Bawaslu Gresik Moch Imron Rosyadi, mengakui dipilihnya Desa Sekapuk karena menginspirasi dengan capaian prestasi yang dicapai Kades Abdul Halim sebagai nakhoda Desa Miliarder.

Imron memaparkan, selama 28 hari masa kampanye Pemilihan Bupati Gresik, Desa Sekapuk sama sekali tidak tersentuh kegiatan kampanye salah satu Paslon.

“Ini menandakan masyarakat Sekapuk sudah benar-benar mampu menerapkan sikap warga negara sebagaimana semestinya,” puji Imron.

Kepala Desa Sekapuk Abdul Halim. menyampaikan terima kasih kepada Bawaslu RI yang telah mempercayai Desa Sekapuk sebagai Desa Antipolitik Uang.

Diakhir acara ditandai dengan pemukulan gong yang dilakukan anggota Bawaslu RI Mochammad Afifuddin.

Kemudian Mochammad Afifuddin menandatangani piagam pernyataan bahwa Desa Sekapuk dinyatakan sebagai Desa Antipolitik Uang.

Disusul oleh anggota Bawaslu Jatim, Aang Khunaefi dan Imron Rosyad, Ketua Bawaslukab Gresik.

Piagam itu, kemudian diserahkan Mochammad Afifuddin kepada Kades Sekapuk Abdul Halim yang dijuluki Ki Begawan Setigi. did

Berita Terbaru

33 Negara Bingung Mentan Jamin Stok Pangan Ri Aman

33 Negara Bingung Mentan Jamin Stok Pangan Ri Aman

Senin, 02 Nov 2026 07:31 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:31 WIB

SURABAYAPAGI.com - Alhamdulillah, kita patut bersyukur. Di saat dunia sedang menghadapi ketegangan geopolitik, ancaman krisis pangan dan gangguan rantai pasok,…

Menekraf Dorong Desa jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Kreatif

Menekraf Dorong Desa jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Kreatif

Senin, 02 Nov 2026 07:29 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:29 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf ) Teuku Riefky Harsya mendorong pengembangan potensi desa sebagai sumber pertumbuhan ekonomi kreatif baru,…

Bursa Kripto OKX Siapkan Ganti Rugi hingga Rp 8,19 Miliar jika Ada Peretasan

Bursa Kripto OKX Siapkan Ganti Rugi hingga Rp 8,19 Miliar jika Ada Peretasan

Senin, 02 Nov 2026 07:27 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:27 WIB

SURABAYAPAGI.com - Bursa aset kripto global OKX merayakan empat tahun pelaksanaan program Proof of Reserves (PoR) bulanan dengan menerbitkan 48 laporan…

10 Negara dengan Biaya Makan Termahal

10 Negara dengan Biaya Makan Termahal

Senin, 02 Nov 2026 07:25 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:25 WIB

SURABAYAPAGI.com - Uang sebesar US$ 20 atau sekitar Rp 362.543 (kurs Rp 18.127 per US$) yang hanya cukup untuk membeli satu porsi makan di restoran sederhana…

Ngaku Jadi Korban Proyek Fiktif, Warga Gresik Polisikan Eks Wabup Lamongan

Ngaku Jadi Korban Proyek Fiktif, Warga Gresik Polisikan Eks Wabup Lamongan

Senin, 02 Nov 2026 07:23 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Dugaan penipuan berkedok kerja sama proyek pembangunan ruko di kawasan Pasar Wisata, Desa Dibee, Kecamatan Kalitengah, Lamongan, m…

Biaya Resmi Rp600 Ribu, Pengurusan Izin Sumur PDAM ‘Disulap’ Jadi Rp375 Juta

Biaya Resmi Rp600 Ribu, Pengurusan Izin Sumur PDAM ‘Disulap’ Jadi Rp375 Juta

Senin, 02 Nov 2026 07:19 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pengurusan perpanjangan izin pemanfaatan air tanah untuk 21 titik sumur milik Perumda Air Minum Banyuwangi menelan biaya hingga…