PT Avila, Selain Digugat Pailit, juga Bersengketa dengan Pemkot Probolinggo

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sutjianto Kusuma, Presiden Direktur PT Avila Prima Indah Makmur. SP/Budi
Sutjianto Kusuma, Presiden Direktur PT Avila Prima Indah Makmur. SP/Budi

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Ternyata, dalam satu tahun terakhir, PT Avila Prima Intra Makmur (PT Avila) pimpinan Sutjianto Kusuma kerap bersinggungan dengan hukum. Tak hanya bermasalah dengan 16 kreditor yang saat ini sedang dalam perkara Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) di Pengadilan Niaga Surabaya. PT Avila juga bersengketa dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo.

Hal ini diketahui sejak September 2020 lalu, bahwa PT Avila akhirnya “menyerah” setelah bersengketa selama 33 tahun dengan Pemkab Probolinggo terkait kepemilikan Plaza Probolinggo.

Polemik kepemilikan Plaza Probolinggo oleh PT Avila Prima Indah Makmur dimulai pada 1987. Alexander Arif kuasa hukum PT Avila Prima mengatakan, saat itu kliennya mengantongi surat izin penempatan (SIP).

SIP keluar tahun 1987 semasa era Wali Kota Abdul Latif. Di SIP, tidak tercantum batas waktu pengelolaan. Itu yang membuat PT Avila enggan melepas Plaza Probolinggo.

Sebelum SIP keluar atau diterima tahun 1987, kedua belah pihak melakukan kerja sama pembangunan plaza dengan Pemkot. Kesepakatannya, Pemkot menyediakan lahan, sedang PT Avila kebagian membiayai pembangunan gedung plaza.

Sejak tahun 1987, antara Pemkot Probolinggo dengan PT Avila tarik ulur terkait kepemilikan. Baru akhirnya September 2020 lalu, “menyerah” dikarenakan Pemkot Probolinggo menggandeng Kejaksaan Negeri Kota Probolinggo. PT Avila pun menyerahkan bangunan Probolinggo Plaza tanpa meminta kompensasi apapun.

“Ganti rugi tidak ada, dulu permasalahan ini sudah ditandatangani kejaksaan pada 2007 tapi prosesnya masih belum selesai dan tidak menemukan kesepakatan. Sekarang PT Avila menyerahkan dengan bukti berita acara sepenuhnya Probolinggo Plaza dikelola oleh Pemkot,” ujar Kajari Kota Probolinggo Yeni Puspita.

Menurut Yeni, Pemkot memberikan kuasa kepada pihaknya sehingga Probolinggo Plaza sah menjadi aset Pemkot. “Sekarang sepenuhnya milik Pemkot,” kata Yeni, awal September 2020 lalu.

 

Dipailitkan 16 Kreditur

Kini, setelah “menyerah” dengan Pemkot Probolinggo, PT Avila harus berurusan dengan 16 pihak dalam perkara PKPU yang kini ditangani oleh Pengadilan Niaga Surabaya. Setelah putusan PKPU pada 14 September 2020 lalu. Kini, Jumat (23/10/2020) memasuki agenda voting perpanjangan masa PKPU debitor, yang tak lain PT Avila Prima Intra Makmur (dalam PKPU). Agenda ini merupakan lanjutan dari agenda sebelumnya pada 19 Oktober 2020 yang merupakan verifikasi hutang dari debitur.

Dari beberapa kreditur yang melakukan verifikasi Senin (19/10/2020) lalu, terdapat 16 kreditur dengan total hutang PT Avila mencapai Rp 463,5 Miliar atau nyaris hampir setengah triliun rupiah. Hal ini diakui oleh salah satu tim pengurus PT Avila Prima Intra Makmur (dalam PKPU) Bonar Sidabuke dan Yandi Suhendra. “Total dari hasil verifikasi, ada 16 kreditur yang kini sedang dalam perkara nomor: 52/Pdt.Sus-PKPU/2020/PN.Niaga.SBY. Data 16 kreditur tersebut terklasifikasi menjadi kreditur separatis dan kreditur konkuren,” kata Bonar Sidabukke, kemarin.

 

Hutang Capai Rp 463 Miliar

Dari data yang dihimpun SURABAYAPAGI.com, 16 kreditur terklasifikasi sebagai kreditur separatis adalah PT Bank Bukopin Tbk., PT Bank Mandiri Tbk SME Area Surabaya Basuki Rahmat, PT Bank UOB Indonesia, dan PT Bank Central Asia Tbk. Sementara yang terklasifikasi sebagai kreditur konkuren adalah PT Bhakti Putra Sejati, PT Mergontoro Investama, Bapak Soedomo Mergonoto, Bapak Agus Wibisono, Bapak Kentjana Tjandra, PT Mergonoto Abadi Land, Bapak Stephen Wuisan, Ibu Sulistjiani, PT Fastrata Buana, dan Ibu Paulina Giovani.

“Dari total 16 kreditur itu, total hutang yang diakui yakni mencapai Rp. 463.562.700.285,96,” tambahnya.

Setelah membacakan total nilai hutang yang diakui oleh pengurus tersebut, tambah Bonar, pengurus menanyakan terkait dengan proposal perdamaian yang dibuat oleh PT Avila. Hanya saja, pada 19 Oktober 2020 lalu, PT Avila masih belum siap mengajukan proposal perdamaian. Pengurus kemudian menyampaikan usulan dari debitur, bahwa terkait dengan perpanjangan PKPU Sementara menjadi PKPU Tetap adalah 60 hari.

“Kini, kita tetapkan selama 60 hari. Apa ada yang keberatan?”, tanya Bonar Sidabuke sebagai salah satu pengurus PKPU PT Avila. Atas usulan tersebut tidak ada pihak yang keberatan, baik dari kreditur separatis maupun kreditur konkuren, sehingga membuat perpanjangan PKPU Sementara menjadi PKPU Tetap adalah 60 hari.

Sedangkan, agenda selajutnya yakni 2 November 2020 mendatang, agenda sidang majelis hakim yang tidak wajib dihadiri oleh para kreditur, namun wajib dihadiri oleh debitur yaitu PT Avila. “Para kreditur tidak diwajibkan hadir, karena acaranya merupakan penyampaian hasil voting pada 23 Oktober 2020,” kata advokat putra dari advokat senior Sudiman Sidabukke. bd/rmc

Berita Terbaru

Semarak Hari Jadi Tulungagung ke-821, Pemerintah Kecamatan Sumbergempol Buka Stan Gerakan Pangan Murah!

Semarak Hari Jadi Tulungagung ke-821, Pemerintah Kecamatan Sumbergempol Buka Stan Gerakan Pangan Murah!

Kamis, 05 Nov 2026 19:35 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 19:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Tulungagung - Hari Jadi Tulungagung ke-821 bertema ‘Gumregah, Nyawiji lan Ngabekti Tumuju Tulungagung Lohjinawi’ tahun ini lebih semarak den…

GCC Petrokimia Gresik Resmi Hadir, Bidik Pasar Event dan Dongkrak UMKM Lokal

GCC Petrokimia Gresik Resmi Hadir, Bidik Pasar Event dan Dongkrak UMKM Lokal

Kamis, 05 Nov 2026 18:12 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 18:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Kabupaten Gresik kini memiliki alternatif baru untuk penyelenggaraan berbagai kegiatan berskala besar. Yayasan Petrokimia Gresik (…

Tanam 87.000 Mangrove di Gresik, PT Smelting Raih Penghargaan Gubernur Jatim

Tanam 87.000 Mangrove di Gresik, PT Smelting Raih Penghargaan Gubernur Jatim

Kamis, 05 Nov 2026 18:10 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 18:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Komitmen PT Smelting dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir kembali mendapat apresiasi. Perusahaan pengolahan dan pemurnian t…

Polisi Peduli Pengangguran, Kapolres Blitar Kota Beri Motivasi Peserta Pelatihan Kerja dengan Program Quick Wins Polri

Polisi Peduli Pengangguran, Kapolres Blitar Kota Beri Motivasi Peserta Pelatihan Kerja dengan Program Quick Wins Polri

Kamis, 05 Nov 2026 18:09 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 18:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekaligus mendukung upaya menekan angka pengangguran, Polres Blitar Kota menggelar…

Klinik Perisai dan Siti Pinter Jadi Inovasi Andalan Kota Mojokerto dalam IGA 2026

Klinik Perisai dan Siti Pinter Jadi Inovasi Andalan Kota Mojokerto dalam IGA 2026

Kamis, 05 Nov 2026 17:17 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 17:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari memaparkan dua inovasi unggulan daerah, yakni Klinik Perisai dan Siti Pinter, di hadapan d…

Dorong Keterlibatan BUMDes dalam Program Ketahanan Pangan, DPD PKDI Jatim Minta Pemerintah Beri Proteksi Pasar

Dorong Keterlibatan BUMDes dalam Program Ketahanan Pangan, DPD PKDI Jatim Minta Pemerintah Beri Proteksi Pasar

Kamis, 05 Nov 2026 15:51 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 15:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pelaksanaan program ketahanan pangan berbasis alokasi 20 persen Dana Desa di Jawa Timur dinilai memerlukan perlindungan regulasi d…