Hanya Miliki Waktu 5 Hari Kerja

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Foto : Drs, Achmad Sulaiman M.Pd, saat ditemui reporter SP di kediamannya (SP/Ainur Rahman)
Foto : Drs, Achmad Sulaiman M.Pd, saat ditemui reporter SP di kediamannya (SP/Ainur Rahman)

i

SURABAYA PAGI , Sumenep - Drs Achmad Sulaiman M.Pd, kepala Sekolah SMAN I Arjasa dan menjabat sebagai Plt, Kepsek SMAN I Sapeken,   mengaku memiliki 5 hari waktu kerja yakni senin s/d Jumaat, katanya kepada Surabaya pagi, Selasa (27/10)

Menurutnya, sejak menjadi Plt. di SMAN I Sapeken pihaknya mengaku melakukan 3T yakni Tertib Masuk, Tertib Pulang dan Tertib berpakaian. “Hal ini berlaku  tidak hanya kepada murid saja melainkan kepada stackholder supaya menerapkan 3T  tersebut” tegasnya.

Sebab kata dia, melihat ketiga hal tersebut seringkali diabaikan oleh siswa maupun stakeholder, jadi untuk sementara langkah yang dilakukan sebagai Plt. menerapkan ketiga hal tersebut, tujuannya agar siswa maupun guru pengajar disiplin dalam menggunakan waktu .

"Sejak pandemi covid 19 ini, sekolah memiliki waktu belajar hanya kurang lebih 4 jam setiap harinya dan saya hanya memiliki lima hari waktu kerja yakni Senin sampai Jumat" jelasnya.

Selain itu sambungnya, sekolah sejak memperlakukan Pertemuan Tatap Muka (PTM) selama penyebaran covid berlangsung tetap melakukan protokol kesehatan, jadi semua guru pengajar menggunakan masker dan menjaga jarak, begitu pula siswa/siswi pelajar sebelum masuk kelas masih harus mencuci tangan dengan menggunakan hand sanitizer,

“Setelah itu di dalam kelas kita masih tata ruang duduk siswa agar tidak berdempetan dan tetap menggunakan jarak”  urai kepsek SMAN I Arjasa ini.

Menjabat sebagai Plt, Kepsek SMAN I Sapeken, pihaknya mengaku harus berbenah, terutama mengenai kedisiplinan belajar saat KBM berlangsung, diakui, tenaga pengajar di SMAN I Sapeken terdiri dari PNS 10 orang dan selebihnya GTT yang juga asli orang Sapeken,

Sementara stafnya ada 9 orang dan 3 orang staf PNS selebihnya GTT saya kira cukup dalam menangani siswa sebanyak 267 siswa. Ar

 

 

 

 

Berita Terbaru

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan dalam pelaksanaan Jalan Sehat 1 M…

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sekjen Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi XIII DPR RI, di…

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka suara mengenai kejadian acara diskusi di Universitas Gadjah Mada (UGM) berujung digeruduk…

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus menyebut partainya tak akan melupakan Jokowi dan menjadikannya sebagai bahan pembelajaran di internal…

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kini, aset terpidana kasus korupsi sekaligus buron legendaris dari tahun 1996, Eddy Tansil senilai Rp 51.682.537.000 (51,6…

Damai elektronik, AS-Iran

Damai elektronik, AS-Iran

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Para pejabat AS mengatakan kepada Reuters dan AFP bahwa kesepakatan damai diteken secara elektronik oleh Trump, Wakil Presiden AS…