Terpapar Covid-19, Seorang Nakes RSUD Jombang Meninggal Dunia

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
 IGD RSUD Jombang. SP/M Yusuf
IGD RSUD Jombang. SP/M Yusuf

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Tenaga Kesehatan (Nakes) RSUD Jombang, Jawa Timur, meninggal dunia karena terpapar Covid-19 pada Minggu, (01/11/2020) pagi. 

Nakes tersebut yakni Kasiyanto (31), warga Desa Pucangro, Kecamatan Gudo, Jombang. Almarhum sehari-hari sebagai perawat di kamar operasi Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Jombang.

Direktur RSUD Jombang, dr Pudji Umbaran mengatakan, Almarhum Kasiyanto meninggal dunia setelah dirawat selama 10 hari di ruang isolasi dengan konfirmasi positif Covid-19. 

"Kasiyanto sebelumnya dirawat di RSUD Jombang sejak Kamis, (22/10/2020) dengan keluhan panas tinggi. Pada masa perawatan, pihak dokter menemukan adanya gejala di tubuh pasien," katanya, kepada jurnalis, Senin (02/11/2020). 

Karena curiga dengan hasil observasi, papar Pudji, kemudian pihak rumah sakit melakukan uji swab terhadap pasien pada Sabtu, (24/10). Dari hasil tes swab tersebut, ternyata pasien positif Covid-19.

"Sebelumnya pasien kita rawat di ruang abu-abu atau ruang observasi. Kemudian kami lakukan pemeriksaan eclia hasilnya masih non reaktif, tapi muncul nilai. Setelah kita lakukan tiga kali, ternyata angkanya bertambah. Akhirnya kita ambil swab dan memang bentuk hasilnya positif," paparnya.

Pudji menjelaskan, awal masuk paru-parunya masih bagus. Tetapi dalam perjalanan, paru-parunya semakin jelek. Hasil foto rontgen menunjukkan serial rontgen radiologinya terdapat kerusakan paru-paru cukup berat. 

"Yang itu kemudian almarhum kemarin pagi meninggal dunia. Pasien kemungkinan terpapar Covid-19 dari luar RSUD Jombang. Hal itu dibuktikan hasil pemeriksaan eclia kepada para tenaga medis saat pasien masih dirawat," jelasnya. 

Namun dalam perjalanan, terang Pudji, pihak RSUD Jombang menemukan salah satu tenaga administrasinya yang positif Covid-19 usai dilakukan uji swab. 

"Waktu perjalanan almarhum sakit itu, ada satu orang yang muncul gejala dan kita lakukan pemeriksaan hasilnya positif. Saat ini masih kita rawat dan kondisinya membaik," terangnya. 

Pudji menegaskan, meskipun ada nakes yang meninggal akibat Covid-19, namun pihaknya tidak menutup pelayanan RSUD Jombang. Karena sistem pelayanan sudah ditata sesuai dengan penanganan Covid-19. 

"Tidak ada penutupan. Kita sudah punya strategi dan langkah-langkah untuk pelayanan. Memang IGD kita tutup sementara, dan kita pindahkan ke kamar operasi belakang," tegasnya.

Dari data RSUD Jombang, selama pandemi Covid-19 sudah ada 15 orang nakes yang terkonfirmasi positif. 13 pasien sudah dinyatakan sembuh, satu nakes dalam perawatan, dan satu meninggal dunia.

"Kalau pasien umum dengan Covid-19, rata-rata perhari yang kita rawat ada 25 sampai 30 pasien, dari 84 tempat tidur yang kita sediakan," ujarnya. 

Sementara itu jumlah warga Jombang yang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 kini mencapai angka 1187 orang. Sembuh 983 orang, meninggal dunia 104 orang, dan masih menjalani perawatan sebanyak 100 orang. suf

Berita Terbaru

UMKM di Bondowoso Keluhkan Stok Beras Premium dan Medium Menipis

UMKM di Bondowoso Keluhkan Stok Beras Premium dan Medium Menipis

Kamis, 10 Sep 2026 15:23 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 15:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bondowoso - Baru-baru ini sejumlah pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mulai mengeluhkan kesulitan mendapatkan beras jenis premium…

Lewat Perjanjian Kerja Sama, Pemkab Tekan Angka Pernikahan Anak di Situbondo

Lewat Perjanjian Kerja Sama, Pemkab Tekan Angka Pernikahan Anak di Situbondo

Kamis, 10 Sep 2026 15:18 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Melalui menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan para pihak yang berwenang Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo…

Fraksi Demokrat Kompak Absen saat Gubernur Khofifah Bacakan Nota APBD 2027

Fraksi Demokrat Kompak Absen saat Gubernur Khofifah Bacakan Nota APBD 2027

Kamis, 10 Sep 2026 15:01 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 15:01 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Seluruh Anggota Fraksi Partai demokrat Jawa Timur kompak absen dalam Paripurna pembacaan Nota Keuangan Gubernur Jawa Timur…

Harga Cabai di Magetan Naik Tembus Rp72 Ribu per Kilogram saat Kemarau Panjang

Harga Cabai di Magetan Naik Tembus Rp72 Ribu per Kilogram saat Kemarau Panjang

Kamis, 10 Sep 2026 14:00 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 14:00 WIB

SURABAYAPAGI,com, Magetan - Musim kemarau panjang, sejumlah harga cabai di Pasar Sayur Magetan kembali naik karena pasokan cabai ke pasar berkurang. Padahal,…

Berkah Teriknya Kemarau Berkepanjangan, Perajin Batu Bata di Magetan Banjir Pesanan

Berkah Teriknya Kemarau Berkepanjangan, Perajin Batu Bata di Magetan Banjir Pesanan

Kamis, 10 Sep 2026 13:45 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 13:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Berkah teriknya matahari di musim kemarau panjang menjadikan proses pengeringan batu bata lebih cepat yang disertai peningkatan…

Embung dan Kanal Mengering, Musim Kemarau Susutkan 27 Sumber Air di Magetan

Embung dan Kanal Mengering, Musim Kemarau Susutkan 27 Sumber Air di Magetan

Kamis, 10 Sep 2026 13:37 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 13:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Magetan mencatat sedikitnya 27 sumber air, mulai telaga, waduk, bendungan hingga…