SURABAYAPAGI .com, Surabaya - Biji mahoni terdapat pada buah mahoni. Ia diklasifikasikan sebagai tonik kesehatan ekonomis dengan manfaat yang setara dengan gabungan ginkgo biloba dan ginseng.
Tidak semua negara memiliki tanaman mahoni ini, karena pohon mahoni (Swietenia macrophylla) hanya tumbuh di negara yang memiliki hutan hujan tropis yang sebagian besar merupakan negara-negara Asia Pasifik seperti Indonesia, Malaysia, Fiji, Honduras, dan Solomon.
Buah mahoni memiliki keunikan tersendiri dari cara buah tersebut tergantung di pohon, karena hampir seluruh buah-buahan menggantung ke bawah namun buah mahoni menggantung ke atas dan tangkainya mengarah ke langit, sehingga negara barat menyebutnya sebagai sky fruit (buah langit).
Manfaat biji buah mahoni untuk kecantikan kulit dan kesehatan tubuh manusia telah banyak dibuktikan oleh masyarakat dunia, termasuk Indonesia. Khasiat dan kegunaan/fungsi biji buah mahoni bagi/buat kesehatan adalah untuk mengobati alergi, diabetes (diabet), asam urat, obat gatal-gatal, malaria, sakit lambung (maag), menurunkan berat badan (diet), obat darah tinggi (hipertensi). Bagi wanita tanaman mahoni banyak dimanfaatkan oleh ibu hamil dan untuk kesuburan. Bagi pria, pohon mahoni dimanfaatkan untuk vitalitas.
Para pembudidaya ternak seperti ayam juga mengunakan mahoni untuk mengobati penyakit. Bahkan pemanfaatan dalam pertanian, mahoni dibuat menjadi pestisida.
Saponin dalam biji mahoni menunjukkan sifat antimikroba, menjaga tubuh terhadap jamur, bakteri, dan virus. Pada saat yang sama, mereka meningkatkan fungsi kekebalan dengan merangsang produksi sel-T. Saponin dalam biji mahoni bertindak sebagai antihistamin yang mampu melawan alergi.
Selain itu juga dapat mengobati peradangan seperti, alergen, kuman, racun, dan zat pengiritasi lainnya dapat memicu peradangan yang menghasilkan gejala tidak nyaman. Flavonoid dapat membantu tubuh menghilangkan reaksi inflamasi sehingga gejala-gejala tersebut berkurang. Peradangan dapat menyebabkan demam, pilek, masalah pencernaan, dan alergi.
Meski manfaat biji mahoni telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional, ulasan secara ilmiah masih sangat terbatas. Tak banyak penelitian yang dapat membuktikan keamanan penggunaan biji mahoni sebagai obat herbal. Beberapa kasus gangguan hati juga pernah ditemukan pada orang yang mengonsumsi biji mahoni secara berlebihan.
Selain itu, konsumsi saponin dalam jumlah banyak dapat menyebabkan batu empedu. Saponin juga bersifat steroid, di mana penggunaannya yang berlebihan dapat menyebabkan infertilias, gangguan prostat, dan nyeri otot. dsy10
Editor : Redaksi