Reses di Tulungagung, Alimin Ajak Pelaku UMKM Bangkit Lewat Go-Online

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota DPRD Jatim Alimin saat melakukan reses di Kecamatan Boyolangu, Tulungagung, Selasa (10/11/2020).
Anggota DPRD Jatim Alimin saat melakukan reses di Kecamatan Boyolangu, Tulungagung, Selasa (10/11/2020).

i

 

TULUNGAGUNG, SurabayaPagi.com - Dampak musibah pandemi Covid-19 yang menimpa ekonomi ditanggapi serius oleh Moh Alimin anggota DPRD Jawa Timur dari Daerah Pemilihan Jatim VII yang meliputi Tulungagung, kota Blitar dan Kabupaten Blitar. Dalam masa Reses III kali ini, Alimin mencoba menyerap aspirasi dan mendengarkan kondisi dan kebutuhan para pelaku usaha di Tulungagung untuk bisa bangkit lagi.

 

Dalam reses tersebut, Politisi Partai Golkar ini melakukan pertemuan dengan pelaku usaha yang tergabung dalam Himpunan Pengusaha LDII (HPL) Kabupaten Tulungagung di Desa Beji Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung.  Ada sekitar 148 Pengusaha kecil dari berbagai Jenis usaha yang Hadir. Mulai dari pelaku usaha yang bergerak di bidang jasa keuangan, konveksi, pertanian, peternakan, perikanan, industri kecil menengah (IKM), makanan minuman dan kontruksi atau meubel.  “Kita mencoba untuk menfasilitasi kondisi ekonomi di masa pandemi yang membuat usaha mereka stagnan. Khususnya perihal permodalan ini yang menjadi kendala utama mereka,” terang Alimin, Selasa malam (10/11/2020).

 

Untuk mendukung hal tersebut, Alimin berharap, pemerintah provinsi jawa timur semakin peka dan tidak mempersulit bantuan-bantuan agar memperlancar usaha mereka. “Kita Menggali aspirasi mereka apa yang bisa kita perjuangkan khususnya bagi Pengusaha yang terkena dampak,” terang anggota Komisi C ini.

 

Namun sebagai wakil Rakyat dari dapil VII, semaksimal mungkin akan terus menyemangati mencarikan way out (jalan Keluar) supaya para pelaku usaha sebagai penopang utama ekonomi bangsa ini bangkit Kembali. Salah satunya dengan memaksimalkan Pemasaran secara online. “Karena Rata-rata mereka yang hadir ini sebagian belum memahami apa itu Go-online. Padahal Ini suatu keharusan yang kita perjuangkan. Mereka harus paham bagaimana caranya,” jelasnya. 

 

Sebagai pembina para pelaku usaha di kabupaten Tulungagung dan Blitar, Alimin akan mecoba membuka wawasan seluruh pelaku usaha apapun jenisnya untuk Mulai Go-Online. Tentunya dengan mewadahi mereka dalam waktu dekat ini. “Kita akan memberikan pelatihan-pelatihan dan materi mekanisme Pemasaran secara online. Kita akan hadirkan pelaku marketing online yang sudah berhasil. Dan menjadikan menjadi momen penting untuk memajukan usaha mereka agar kembali bangkit,” paparnya.

 

Saat ini, kata Alimin adalah momen yang tepat untuk mengkolaborasikan kebutuhan para pelaku UMKM ini dengan program-program yang ada di Pemprov Jatim. “Apalagi saat ini adalah sedang ada pembahasan Rancangan APBD 2021, kita coba Koordinasi dengan program pemprov terkait recovery ekonomi, pelatihan dan kemudahan permodalan dari perbankan,” jelas Anggota DPRD Jatim dua periode ini. 

 

Untuk bisa bangkit, UMKM perlu menggunakan teknologi. Dengan Go online maka UMKM atau usaha apapun dari masyarakat bisa dibeli oleh pasar lebih luas lagi. Tidak hanya pasar di Tulungagung saja. Tapi juga di luar kota seperti Kediri, Malang, Surabaya bahkan luar provonsi. “Apapun produknya harus dipasarkan atau dijual lewat online,” saran Alimin. 

 

Sementara itu, H Ridwan Hariyanto ketua HPL Tulungagung meyampaikan bahwa pihaknya sudah memetakan 6 bidang usaha yang mayoritas UMKM untuk mendapatkan perhatian khusus dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.  Ia berharap para pelaku usaha bisa diajak bersinergi dengan cara bisnis to bisnis. Saling mengenal saling mengisi. Mana usaha yang kurang maju akan dipertemukan dengan pengusaha yang sudah maju. “Salah satunya dengan adanya bantuan dari pemerintah, seperti malam ini, kami  bersyukur bisa bertemu dengan wakil rakyat kami,  Bapak Haji Alimin sempga amanah bisa membantu usaha kita semua,” harapnya. rko

 

 

 

Berita Terbaru

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri memastikan keamanan jajanan takjil yang dijajakan selama bulan Ramadan melalui inspeksi mendadak (sidak) di…

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Memasuki bulan Ramadhan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menyalurkan Program Keluarga Harapan (PKH) Plus Tahap I bagi lansia…

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memimpin apel pagi bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota…

Kita Seperti Dijajah AS

Kita Seperti Dijajah AS

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

MUI Minta Kaji Ulang Perjanjian Dagang AS-Indonesia yang Salah Satu Kesepakatannya Menyebut Produk asal AS yang Masuk ke Indonesia tidak Memerlukan Sertifikasi…

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua Divisi Hukum dan Komunikasi LPDP Mohammad Lukmanul Hakim mengatakan pihak LPDP bakal meminta keterangan AP hari ini. "Dalam…

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Golkar meminta syarat penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dievaluasi karena selama ini hanya bisa dipenuhi…