Halaman Asta Tinggi Seluas I Hektar Sumenep, Diduga Tak Jelas Pemiliknya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Foto : Halaman Asta Tinggi dibangun kios dan area parkir yang tak jelas pengelolanya. (ft. Ainur Rahman/ SP)
Foto : Halaman Asta Tinggi dibangun kios dan area parkir yang tak jelas pengelolanya. (ft. Ainur Rahman/ SP)

i

Dibangun Kios dan Area Parkir, Aktivis Tanyakan Usulnya

SURABAYA PAGI, Sumenep - Kurang lebih 1 Hektar lahan di pinggir Asta Tinggi itu di bangun kios dan area parkir, namun sejauh ini, proyek pembangunan masih menjadi tanda tanya dari pihak kalangan aktivis dikalangan masyarakat

Pasalnya, tanah seluas 1 Hektar  itu diduga menuai masalah karena tidak diketahui asal-usulnya. Tanah seluas itu diratakan dan diatasnya dibangun pertokoan dan informasinya disewakan. Sementara tanah itu adalah halaman Asta Tinggi tempat pasarean para raja di Kabupaten Sumenep 

Dari investigasi wartawan Surabaya Pagi, pada Rabu (11/11). Keberadaan lokasi di halaman Asta Tinggi itu sebenarnya tidak boleh ditempati, apalagi di bikin kios  lalu disewakan oleh oknum yang tak bertanggung jawab. Sebab keberadaan lahan tersebut semestinya diberlakukan untuk kesejahteraan pengelola Asta tinggi.

Areal pembangunan diatas lahan 1 Hektar itu belum jelas siapa pemiliknya, namun sudah terlihat jelas seperti bangunan kantor dan kios -kios pedagang, hanya saja ketika dikonfirmasi kepada salah seorang pedagang yang menempati kios tersebut, mengakui menyewa kepada seseorang dengan bayaran per bulan, namun tidak berani menyebutkan kepada siapa menyewa kios toko tersebut.

“Mengingat hal itu, tentu saja ada investor di belakang proyek pembangunan, namun sejauh ini belum diketahui siapa yang melakukan pekerjaan, sebab tak mungkin jika hanya dikelola perorangan" ujar pedagang yang menempati kios.

Kepala Desa Kebunagung Bustanul Affa, mengaku pihak pengelola sempat minta izin dalam menggarap lahan pembangunan kios."Saya menyetujui, karena saya anggap sangat bermanfaat bagi peziarah, sebab disana akan di bangun lahan parkir, jadi jika lahan diatas itu tanahnya retak, kita menjaga kemungkinan takut terjadi pembengkakan tanah, kalau di bawah kan enak buat parkir bis bagi ziarah” katanya kepada Surabaya Pagi pada Rabu (11/11).

Disoal ada investor yang membekingi kepala desa tidak tahu menahu dalam hal ini, hanya dirinya mengaku tidak terlibat dalam hal itu, namun pihaknya mengaku sebagai kepala desa harus berpikir mensejahterakan masyarakatnya, dan pihaknya sebagai kepala desa Kebunagung tidak ikut berperan dalam pembangunan lahan tersebut. 

"Saya tidak tahu menahu soal itu, namun orangnya yang mau garap lahan tersebut, sempat menghadap ke saya dan meminta izin, jelas saya kasih karena demi kebaikan para peziarah utamanya khusus parkir" pungkasnya.Ar

 

Berita Terbaru

Dewan Komisaris Tinjau GIS Undaan, PLN Perkuat Keandalan Listrik dan Kawal Proyek Strategis

Dewan Komisaris Tinjau GIS Undaan, PLN Perkuat Keandalan Listrik dan Kawal Proyek Strategis

Jumat, 03 Apr 2026 16:23 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 16:23 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) menegaskan komitmennya dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan nasional melalui kunjungan kerja Dewan Komisaris ke …

Jelang Muscab PKB Sidoarjo Bidik Ketua Baru Yang Loyal, Jujur dan Berintegritas

Jelang Muscab PKB Sidoarjo Bidik Ketua Baru Yang Loyal, Jujur dan Berintegritas

Jumat, 03 Apr 2026 15:15 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 15:15 WIB

Surabayapagi.com-Sidoarjo : Persiapan Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB 2026 di Sidoarjo sudah matang hampir mencapai 99%. Fokus …

Diawali Doa, WCP Pasopati U-10 Siap Ukir Prestasi di Turnamen Internasional Bali7s

Diawali Doa, WCP Pasopati U-10 Siap Ukir Prestasi di Turnamen Internasional Bali7s

Jumat, 03 Apr 2026 09:56 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 09:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Suasana haru dan penuh harapan mengiringi langkah skuad muda WCP Pasopati Academy U-10 saat bersiap menapaki panggung internasional. …

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Takmir Masjid At-Taqwa di Desa Bayubang Kecamatan Solokuro Lamongan Jawa Timur, dibuat murka oleh pelayanan PLN, lantaran…

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai langkah kongkrit dalam komitmen menjalankan instruksi Pemerintah Pusat untuk efesiensi energi, Pemkab Lamongan telah…

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang bersih dan t…