Eri Cahyadi Fokus Pulihkan Ekonomi Warga

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Eri Cahyadi, berdialog dengan warga di Jl. Tambak Pring Barat Blok 1, RT 06 RW 08, Kelurahan Asemrowo, Kecamatan Asemrowo, Surabaya, pada Rabu (11/11/20) .SP/BYTA INDRAWATI. 
Eri Cahyadi, berdialog dengan warga di Jl. Tambak Pring Barat Blok 1, RT 06 RW 08, Kelurahan Asemrowo, Kecamatan Asemrowo, Surabaya, pada Rabu (11/11/20) .SP/BYTA INDRAWATI. 

i

Buka Lapangan Kerja hingga Pemberdayaan UMKM

SURABAYAPAGI, Surabaya - Calon Wali Kota Surabaya Nomor Urut 1, Eri Cahyadi, berdialog dengan warga di Jl. Tambak Pring Barat Blok 1, RT 06 RW 08, Kelurahan Asemrowo, Kecamatan Asemrowo, Surabaya, pada Rabu (11/11/20). 

Selain menyapa warga RW 08, Eri juga menyapa warga RW 06 yang juga berada dekat dengan lokasi, dengan menaiki becak.

Eri mengatakan, pemulihan ekonomi akan menjadi fokusnya ke depan. Dia menyadari, pandemi Covid-19 telah memukul ekonomi warga. Kini, saatnya untuk kembali pulih dan bangkit.

“Menurunnya pendapatan masyarakat akan menjadi perhatian utama kami. Langkah-langkah penciptaan lapangan kerja kita siapkan agar ekonomi warga cepat pulih. Juga pemberdayaan UMKM menjadi prioritas kami mengingat UMKM adalah jangkar ekonomi rakyat,” ujar Eri. 

Terkait lapangan kerja, Eri bakal terus mempertahankan Surabaya sebagai kota ramah bisnis, dengan warga lokal sebagai sasaran utama agar terserap lapangan kerja. Salah satu caranya, kerjasama dengan dunia usaha untuk menyerap 50 persen tenaga kerja lokal.

"Saya saat menjadi Kepala Bappeko, sudah menandatangani MoU yang berisi karyawan di tiap perusahaan baru, minimal 50�r-KTP Surabaya. Jadi nantinya, perizinan tersebut harus mencantumkan nama-nama karyawannya. Dan nama-nama tersebut nantinya kita masukkan ke database pemerintah kota," kata Eri.

Untuk mewujudkan program itu, Eri menyiapkan sertifikasi keahlian gratis bagi warga. Misalnya, ada perusahaan akan berdiri dan membutuhkan ahli teknologi informasi, maka Pemkot Surabaya menyiapkan sertifikasi bidang TI untuk warga secara gratis agar bisa terserap ke perusahaan anyar itu.

“Jadi ini win-win solution. Warga berdaya saing dan bisa terserap dunia kerja, di sisi lain investor mudah mendapatkan talenta terbaik warga Surabaya,” paparnya.

Eri menambahkan, UMKM juga bakal jadi fokus untuk pemulihan ekonomi. “Kami ada program 30.000 UMKM naik kelas per tahun. Kami sudah rancang indikator UMKM naik kelas. Kami akan membawa UMKM bangkit dari pandemi melalui pendampingan, pelatihan, akses modal bersubsidi, fasilitasi pemasaran, branding, dan sebagainya,” ujar Eri.

Eri memastikan, ke depan, UMKM akan menjadi kekuatan ekonomi rakyat. 

“Termasuk riset pasarnya kami fasilitasi, sehingga UMKM tahu harus produksi barang apa yang bisa mudah diterima konsumen,” jelasnya.

Dari sisi pemasaran, sambung Eri, pendampingan akan dilakukan dalam beberapa strategi, seperti pemasaran digital berbasis media sosial. 

“Setiap UMKM di Surabaya harus memahami algoritma media sosial bekerja, sehingga bisnisnya terpromosikan dengan baik. Kami akan dampingi, termasuk kerja sama dengan marketplace nasional,” ujarnya.

Dengan program pendampingan tersebut, Eri yakin pendapatan UMKM akan terus meningkat. 

“UMKM juga akan bisa membuka lapangan kerja bagi warga,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua RW 08 Asemrowo Siti Nur Jannah mengatakan, Eri yang memang direkomendasikan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, sangat layak dipercaya meneruskan program pembangunan Kota Pahlawan. Perjuangan dan pengorbanan Eri layak diapresiasi.

"Mas Eri adalah orang yang selalu berada di belakang Bu Risma. Otomatis beliau ikut serta dalam pembangunan kota Surabaya. Beliau rela melepaskan jabatan tertingginya untuk kesejahteraan warga Surabaya. Rata-rata, tak ada yang berani melepaskan jabatan tertinggi untuk pemilihan yang belum pasti hasilnya. Tapi Mas Eri mau, ini bukti beliau memang punya niat baik untuk mengabdi," ujar Siti. byt

 

Berita Terbaru

Kesehatan Gigi Jadi Kunci Tumbuh Kembang Anak, Ketua TP PKK Madiun Ingatkan Peran Ibu

Kesehatan Gigi Jadi Kunci Tumbuh Kembang Anak, Ketua TP PKK Madiun Ingatkan Peran Ibu

Sabtu, 27 Jun 2026 20:14 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 20:14 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Kesehatan gigi dinilai menjadi salah satu faktor penentu untuk mencegah stunting dan mendukung tumbuh kembang anak. Karena itu K…

Komisi D Segera Turun Tangan Atasi Kelangkaan Solar di Tingkat Petani dan Nelayan

Komisi D Segera Turun Tangan Atasi Kelangkaan Solar di Tingkat Petani dan Nelayan

Sabtu, 27 Jun 2026 19:45 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 19:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – Komisi D DPRD Jawa Timur memastikan akan turun tangan menyikapi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Solar yang t…

KAI Daop 7 Madiun Pastikan Jalur Aman dan Operasional Normal Pasca-Gempa Pacitan

KAI Daop 7 Madiun Pastikan Jalur Aman dan Operasional Normal Pasca-Gempa Pacitan

Sabtu, 27 Jun 2026 19:02 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 19:02 WIB

SURABAYAPAI.com, Blitar – Gempa berskala 5.6 SR di Pacitan sore tadi ( Sabtu 27 Juni 2026), pihak PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun p…

Kode "PWL" Terungkap di Sidang, Saksi Sebut Proyek PL Dikonsultasikan ke Maidi

Kode "PWL" Terungkap di Sidang, Saksi Sebut Proyek PL Dikonsultasikan ke Maidi

Sabtu, 27 Jun 2026 16:33 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 16:33 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sidang dugaan korupsi berkedok CSR yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif Maidi mengungkap adanya kode “PWL” atau Petunjuk Pak Wali…

Rochim Kerjakan Urugan TPA Tanpa Kontrak, Saksi Sebut Atas Petunjuk Maidi

Rochim Kerjakan Urugan TPA Tanpa Kontrak, Saksi Sebut Atas Petunjuk Maidi

Sabtu, 27 Jun 2026 15:27 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 15:27 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Maidi disebut memberi petunjuk langsung terkait pengerjaan urugan di TPA Winongo senilai Rp600 juta yang diklaim sebagai CSR dari PT…

DPRD Jatim Soroti Serapan APBD Tidak Maksimal di Proyek Infrastruktur dan BTT

DPRD Jatim Soroti Serapan APBD Tidak Maksimal di Proyek Infrastruktur dan BTT

Sabtu, 27 Jun 2026 12:01 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 12:01 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – DPRD Jawa Timur menyoroti masih adanya anggaran daerah senilai Rp2,05 triliun tidak terserap hingga akhir Tahun Anggaran 2025. R…