2 Maling Sapi di Lumajang Dilumpuhkan Polisi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kedua pelaku pencurian sapi ditangkap polisi, karena mencoba melawan keduanya terpaksa dihadiahi timah panas.
Kedua pelaku pencurian sapi ditangkap polisi, karena mencoba melawan keduanya terpaksa dihadiahi timah panas.

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Lumajang – Dua pencuri sapi di Lumajang terpaksa dilumpuhkan polisi dengan timah panas karena mencoba melawan saat ditangkap. Kedua pelaku tersebut berinisial AG (40) warga Desa Kudus, Kecamatan Klakah dan BY (50) warga Desa Pejarakan, Kecamatan Randuagung, Lumajang. 

Polisi menyebut, pelaku pencurian berjumlah 4 orang, dan saat ini masih memburu dua pelaku lain yang identitasnya sudah diketahui.

Penangkapan kedua pelaku bermula dari informasi masyarakat, soal pencurian dua ekor sapi pagi tadi. Sapi itu milik Munoto (60), warga Desa Klampok Arum, Kecamatan Tekung.

Polisi bergerak cepat dan melakukan pencarian terhadap pelaku. Kurang dari 24 jam, dua dari empat pelaku tertangkap di persawahan Desa Karang Bendo, Kecamatan Tekung.

"Tim Kuro Polres Lumajang meringkus dua pelaku pencurian sapi di wilayah Kecamatan Tekung. Dua pelaku diringkus, sedangkan dua pelaku lain yang identitasnya sudah diketahui masih dalam pengejaran petugas," ujar Kapolres Lumajang AKBP Dedy Foury Millewa, Rabu (11/11/2020).

Dalam menjalankan aksinya para pelaku berbagi tugas. Dua orang pelaku masuk ke kandang dan mengeluarkan sapi. Sedangkan dua pelaku lainnya membawa kabur sapi hasil curian.

Dari tangan kedua pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa dua ekor sapi hasil curian. Juga dua unit motor pelaku dan korban yang juga dicuri.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan pasal 363 ayat 1 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

Berita Terbaru

Musim Haji 2026, PPIH Embarkasi Surabaya Larang CJH Jajan Sembarangan

Musim Haji 2026, PPIH Embarkasi Surabaya Larang CJH Jajan Sembarangan

Minggu, 26 Apr 2026 11:33 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 11:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Musim Haji 2026 sedang dinanti-nanti para Calon Jemaah Haji (CJH) yang akan segera berangkat ke Tanah Suci dari Embarkasi…

Nobar Film “Pesta Babi” di Madiun, Angkat Isu Papua dan Kritik Pendekatan Pembangunan

Nobar Film “Pesta Babi” di Madiun, Angkat Isu Papua dan Kritik Pendekatan Pembangunan

Minggu, 26 Apr 2026 11:29 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 11:29 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Nonton bareng (nobar) film dokumenter Pesta Babi tak hanya sebagai ajang apresiasi karya, tapi membuka ruang diskusi terkait dampak…

Perkuat Pencegahan Penyakit, Pemkot Surabaya Integrasikan Data Rekam Medis Elektronik

Perkuat Pencegahan Penyakit, Pemkot Surabaya Integrasikan Data Rekam Medis Elektronik

Minggu, 26 Apr 2026 11:26 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 11:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka memperkuat pemantauan kesehatan masyarakat secara menyeluruh, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah menyiapkan…

Momentum Panen Raya: Penyaluran Banpang di Tulungagung Terkendala, Baru Capai 30 Persen

Momentum Panen Raya: Penyaluran Banpang di Tulungagung Terkendala, Baru Capai 30 Persen

Minggu, 26 Apr 2026 10:57 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 10:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Dipicu momentum panen raya yang masih berlangsung di sejumlah wilayah, Badan Urusan Logistik (Bulog) Cabang Tulungagung…

Diduga Tersengat Listrik, Pekerja di Kebonsari Madiun Tewas Saat Perbaiki Instalasi

Diduga Tersengat Listrik, Pekerja di Kebonsari Madiun Tewas Saat Perbaiki Instalasi

Sabtu, 25 Apr 2026 21:51 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 21:51 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Seorang pekerja bernama Wawan Frenki Cahyono (50), warga Desa Balerejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, meninggal dunia didu…

Gubernur Khofifah: Hari Otonomi Daerah 2026 Momentum Perkuat Sinergi Wujudkan Asta Cita

Gubernur Khofifah: Hari Otonomi Daerah 2026 Momentum Perkuat Sinergi Wujudkan Asta Cita

Sabtu, 25 Apr 2026 16:22 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 16:22 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXX Tahun 2026 harus dimaknai sebagai m…