Tuban Tingkatkan Jumlah PAD dengan Layanan Parkir Berlangganan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Suasana layanan parkir berlangganan di Kabupaten Tuban. SP/ BJ
Suasana layanan parkir berlangganan di Kabupaten Tuban. SP/ BJ

i

SURABAYAPAGI.com, Tuban - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tuban yang telah berhasil melakukan inovasi dan mengelola layanan parkir berlangganan selama 3 tahun untuk menekan keberadaan juru parkir liar dan meningkatkan jumlah PAD pada setiap tahunnya, Jumat (13/11/2020).

Dengan beberapa keberhasilan itu, penerapan parkir berlangganan di Kabupaten Tuban ini mulai dilakukan oleh pihak Dishub Tuban sejak bulan Agustus 2017 lalu. Tentunya perubahan dari parkir biasa terus menjadi layanan parkir berlamgganan itu diawali dengan berbagai kajian, studi banding, dan pembahasan baik di internal Pemerintah Kabupaten Tuban maupun DPRD dan kemudian muncul Perda Nomor 2 Tahun 2017 tentang retribusi pelayanan parkir di tepi jalan umum.

“Setelah melalui berbagai kajian itu menandai hijrahnya sistem pelayanan parkir harian di Kabupaten Tuban menjadi sistem pelayanan parkir berlangganan,” terang Drs Gunadi, selaku Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Tuban.

Gunadi menambahkan, sebelum diberlakukan sistem parkir berlangganan, di Tuban masih menggunakan parkir konvensional yang syarat akan persoalan. Seperti halnya di wilayah perkotaan, parkir konvensional kerap memunculkan aksi pungutan liar, premanisme, juru parkir liar, pelayanan parkir yang mengecewakan hingga kebocoran PAD penerimaan dari sektor tersebut.

“Kebijakan ini menjadi langkah kongkrit pemerintah menyelesaikan persoalan parkir liar dan jukir liar, tidak hanya peningkatan pelayanan yang didapat, dampak positif lainya adalah peningkatan pendapatan daerah dari sektor itu sendiri,” ujar Gunadi.

Sementara itu, di tengah-tengah pandemi Covid 19, juru parkir dar Dishub Tuban itu juga menjadi polisi protokol kesehatan bagi masyarakat guna memutus rantai penyebaran virus Corona. Yakni keberadaan para jukir itu selalu mengingatkan masyarakat yang parkir untuk menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker, cuci tangan sebelum masuk toko dan juga jaga jarak. Dsy11

 

Berita Terbaru

Gus Qowim Ajak Guru di Kota Kediri Mendidik dengan Hati, Menuntun dengan Akhlak

Gus Qowim Ajak Guru di Kota Kediri Mendidik dengan Hati, Menuntun dengan Akhlak

Senin, 14 Sep 2026 17:19 WIB

Senin, 14 Sep 2026 17:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Pendidikan tidak hanya tentang seberapa banyak ilmu yang diberikan kepada anak, tetapi juga bagaimana ilmu tersebut ditanamkan…

Jurnalis Mojokerto Gelar Doa Bersama untuk 5 Wartawan Hilang Saat Liput Anak Krakatau

Jurnalis Mojokerto Gelar Doa Bersama untuk 5 Wartawan Hilang Saat Liput Anak Krakatau

Senin, 14 Sep 2026 16:46 WIB

Senin, 14 Sep 2026 16:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Keprihatinan mendalam atas belum ditemukannya lima wartawan dan tiga kru ekspedisi Anak Krakatau menggugah solidaritas insan pers …

Lawan Persiba di Surajaya, Kans Persela Amankan 3 Poin Cukup Terbuka

Lawan Persiba di Surajaya, Kans Persela Amankan 3 Poin Cukup Terbuka

Senin, 14 Sep 2026 16:45 WIB

Senin, 14 Sep 2026 16:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Skuad Persela Lamongan terus mematangkan persiapan, dan menjaga asa dalam lanjutan laga Penggadaian Championship 2026/2027, saat…

Unit Reskrim Polsek Kepanjenkidul Polres Blitar Berhasil Bekuk pelaku Curanmor

Unit Reskrim Polsek Kepanjenkidul Polres Blitar Berhasil Bekuk pelaku Curanmor

Senin, 14 Sep 2026 15:25 WIB

Senin, 14 Sep 2026 15:25 WIB

SURABAYAPAGI com, Blitar - Polsek Kepanjenkidul Wilayah Hukum Polres Blitar Kota, berhasil ungkap dan tangkap pelaku pencurian motor jenis Honda ADV warna…

Lamongan Night Carnival Tanpa Sound Horeg,  Mampu Menghibur  Masyarakat

Lamongan Night Carnival Tanpa Sound Horeg,  Mampu Menghibur  Masyarakat

Senin, 14 Sep 2026 15:23 WIB

Senin, 14 Sep 2026 15:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Lamongan Night Carnival (LNC) tahun kedua tanpa sound horeg kembali menyedot animo masyarakat. Bahkan ribuan warga merasa terhibur…

Refleksi Kejadian 5 Wartawan Hilang Kontak, PWI dan IJTI Ingatkan "Tidak ada Berita Seharga Nyawa"

Refleksi Kejadian 5 Wartawan Hilang Kontak, PWI dan IJTI Ingatkan "Tidak ada Berita Seharga Nyawa"

Senin, 14 Sep 2026 15:18 WIB

Senin, 14 Sep 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Bertempat di Pendopo Alun-alun Lamongan, pada Senin (14/9/2026) pagi, sejumlah jurnalis yang tergabung di Persatuan Wartawan…