BKKBN Jatim Gelar Pelatihan KTI Mandiri Bagi Penyuluh KB

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Koordinator Bidang Latbang Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur, Sukamto menyampaikan pelatihan KTI Mandiri di Surabaya, Jumat (13/11).SP/PATRIK CAHYO
Koordinator Bidang Latbang Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur, Sukamto menyampaikan pelatihan KTI Mandiri di Surabaya, Jumat (13/11).SP/PATRIK CAHYO

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Sesuai dengan perkembangan zaman, seluruh ASN di Lingkungan BKKBN dituntut untuk meningkatkan kompetensi yang dimiliki tidak terkecuali Penyuluh Keluarga Berencana (KB). Untuk itu, sebanyak 60 orang Penyuluh KB di lingkungan BKKBN Provinsi Jawa Timur mengikuti pelatihan Karya Tulis Ilmiah (KTI) bagi Penyuluh KB.

Koordinator Bidang Latbang Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur, Sukamto, SE., M.Si, mengatakan pejabat fungsional tertentu seperti Penyuluh KB maupun fungsional tertentu lainnya saat ini dituntut untuk selalu mengembangkan kompetensi dan kapasitas di bidang tugasnya, kompetensi yang harus dikuasai oleh Penyuluh KB ada tiga sebagaimana yang tertera di Peraturan Menpan RB Nomor 21  tahun 2018, yaitu kompetensi teknis, kompetensi manajerial dan kompetensi sosial kultural.

“Salah satu unsur pengembangan profesi yang masuk dalam ranah kompetensi manajerial adalah menyusun Karya Tulis Ilmiah (KTI),” kata Sukamto pada acara Penutupan Pelatihan Karya Tulis Ilmiah bagi Penyuluh KB.

Sukamto menambahkan tugas dari Penyuluh KB adalah menganalisa dan menyajikan data kepada para stakeholder atau pemangku kebijakan. Disamping itu, KTI dapat dijadikan media Advokasi dan KIE Program Bangga Kencana kepada masyarakat serta dapat sekaligus sebagai media pembelajaran dalam mengembangkan ide dan kreatifitas dalam menulis secara ilmiah dengan baik secara offline maupun online sekaligus menambah angka kreditnya.

Kenyataan di lapangan, sambung Sukamto, menulis dan mempublikasikan karya ilmiah bagi sebagian Penyuluh KB masih menjadi permasalahan serius. Sesuai dengan Peraturan BKKBN Nomor 8 tahun 2019 tentang Pedoman Teknis Penyusunan Karya Tulis atau Karya Ilmiah bagi Penyuluh KB.

“Merujuk dari peraturan tersebut, membuat KTI menjadi syarat wajib dan bagian yang tidak terpisahkan dari pengembangan profesionalisme dan kompetensi berkelanjutan Penyuluh KB. Khususnya bagi Penyuluh KB Ahli Madya yang akan naik ke jabatan Penyuluh KB Ahli Utama. Serta ada aturan ASN dalam satu tahun minimal harus mendapatkan angka kredit sebesar 20 JP, ini bisa dicapai salah satunya dengan KTI,” paparnya.

Dengan adanya pelatihan tersebut diharapkan peserta dapat meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan tentang penulisan KTI, sekaligus dapat meningkatkan kompetensi Penyuluh KB dalam memanfaatkan Data Mikro Program Bangga Kencana. Selain itu peserta memilih tema dengan isu-isu strategis yang saat ini menjadi perhatian antara lain masalah stunting, pernikahan dini dan unmet need.  

Sukamto juga menjelaskan untuk menyelenggarakan pelatihan KTI kelas mandiri ini tidak bisa dilakukan sendiri, maka Latbang Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur menggandeng Universitas Negeri Surabaya (UNESA), sebab BKKBN bukan lembaga yang bisa menerima pertanggungjawaban ini.

“Dengan menggandeng UNESA maka permasalahan akuntabilitas dan administrasi bisa dipertanggungjawabkan,” paparnya.

Pengajar Pelatihan KTI yang tidak lain adalah Dosen UNESA, Ali Imron menjelaskan Pelatihan KTI kelas mandiri ini sudah dilakukan dua kali di tahun ini. Angkatan pertama dilakukan secara offline sebelum pandemi, namun untuk angkatan kedua ini rencananya dilakukan April karena pandemi maka diundur hingga kesepakatan dilakukan pada 26 Oktober hingga 7 November 2020 ini.

“Untuk angkatan kedua ini, kami menggunakan sistem pembelajaran Blended system yaitu perpaduan sistem daring dan sistem learning,”ungkapnya.

Ia menambahkan output adalah KTI yang siap publish. Kita akan menilai apakah layak dan harus lolos tes plagiasi, baru kemudian kami akan beri beberapa link untuk publish yang sesuai dengan topic yang terangkat,” pungkasnya.Pat

 

 

 

Berita Terbaru

DPRD Jatim Berduka, Anggota Fraksi Golkar Sumardi Meninggal Dunia

DPRD Jatim Berduka, Anggota Fraksi Golkar Sumardi Meninggal Dunia

Jumat, 06 Nov 2026 11:59 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 11:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Kabar duka menyelimuti DPRD Jawa Timur. Anggota Komisi A DPRD Jatim dari Fraksi Partai Golkar, Sumardi, meninggal dunia pada Kamis …

Tak Pernah Mengenal Batik, Sri Pontianik Kini Miliki Rumah Produksi dengan 25 Karyawan

Tak Pernah Mengenal Batik, Sri Pontianik Kini Miliki Rumah Produksi dengan 25 Karyawan

Jumat, 06 Nov 2026 11:24 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 11:24 WIB

SURABAYA PAGI, Rembang — Sebuah permintaan sederhana dari pelanggan ternyata mampu mengubah perjalanan hidup Sri Pontianik (48). Perempuan yang sebelumnya b…

Kota Kediri Raih ATM Award 2026, Mbak Wali Tegaskan Pentingnya Deteksi Dini

Kota Kediri Raih ATM Award 2026, Mbak Wali Tegaskan Pentingnya Deteksi Dini

Jumat, 06 Nov 2026 10:52 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 10:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Upaya Pemerintah Kota Kediri dalam pencegahan dan pengendalian penyakit menular kembali mendapat pengakuan. Kali ini, Kota Kediri…

Lewat Program Imigrasi Masuk Desa, Imigrasi Blitar Sosialisasikan Bahaya TPPO dan TPPM pada Masyarakat

Lewat Program Imigrasi Masuk Desa, Imigrasi Blitar Sosialisasikan Bahaya TPPO dan TPPM pada Masyarakat

Jumat, 06 Nov 2026 10:49 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 10:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kantor Imigrasi Blitar berkomitmen untuk memperkuat edukasi keimigrasian kepada masyarakat kali ini bertempat di wilayah Kec.Pomggok…

DLHK Sidoarjo Gelar Rapat Bersama Pelaku Industri untuk Wujudkan Industri yang Berwawasan Lingkungan

DLHK Sidoarjo Gelar Rapat Bersama Pelaku Industri untuk Wujudkan Industri yang Berwawasan Lingkungan

Jumat, 06 Nov 2026 10:46 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 10:46 WIB

SURABAYAPAGI com, Sidoarjo – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Sidoarjo menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pengawasan Lingkungan Hidup b…

Banjir Lahar Semeru Perlu Percepatan Relokasi Warga

Banjir Lahar Semeru Perlu Percepatan Relokasi Warga

Jumat, 06 Nov 2026 10:43 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 10:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Anggota DPRD Jawa Timur, Lailatul Qodriyah, menyoroti kembali terjadinya banjir lahar dingin Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang. I…