Tanah Halaman Asta Tinggi, Diduga Ada Permainan Investor

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Foto : Disoal karena tak jelas pengelolanya, di diduga ada permainan investor. (ft. Ainur Rahman/ SP)
Foto : Disoal karena tak jelas pengelolanya, di diduga ada permainan investor. (ft. Ainur Rahman/ SP)

i

SURABAYA PAGI, Sumenep -  Tanah seluas kurang lebih 1 Hektar yang berada di areal pemakaman para Raja Kabupaten Sumenep itu dipertanyakan masyarakat sekitar, pasalnya tanah itu berbentuk bukit yang tinggi, dan diratakan lalu dibangun kios dan infonya disewakan kepada orang, namun keberadaan tanah itu belum sepenuhnya sempurna.

Pantauan Wartawan SP, tanah tersebut adalah Halaman Asta Tinggi Sumenep, semestinya tanah tersebut dikelola oleh Yayasan, hanya saja pengelolanya sampai saat ini belum terungkap, dikonfirmasi kepada salah satu pekerja yang ada di lokasi mereka hanya bilang dan tidak tahu menahu mengenai lahan tanah yang digarap tersebut.

Bahkan ada seseorang yang sudah menempati tempat yang sudah hampir jadi, saat ditanya dirinya mengaku menyewa kepada seseorang dengan bayaran tiap bulan sekali, saat ditanya nominalnya mereka mengaku tidak tahu, dirinya hanya disuruh menjaga, jadi semakin jelas jika proyek pembangunan masih menjadi tanda tanya dari pihak kalangan aktivis dikalangan masyarakat.

Ada yang mengatakan, pengelola Asta Tinggi Kabupaten Sumenep tidak mengetahui adanya proyek dan pembebasan lahan tersebut, ada juga yang mengatakan keberadaan lokasi di Halaman Asta Tinggi itu sebenarnya tidak boleh ditempati apalagi di bikin kios  lalu disewakan oleh oknum yang tak bertanggung jawab. Dugaan sementara pasti ada investor dibalik pengelolaan Halaman Asta tinggi, sebab tidak mungkin jika dikelola oleh perorangan mengingat dari besarnya pembebasan lahan dari bukit terjal menjadi rata lalu dibangun gedung atau kios diatasnya.

Namun sampai saat ini, belum terungkap siapa yang memiliki peran penting dalam pengelolaan lahan tersebut, sebab kepemilikan lahan saja belum jelas kok investor sudah berani menggarap lahan yang tidak jelas asal usulnya.

Sementara Kepala Desa Kebonagung Bustanul Affa, tidak menyebutkan siapa yang menggarap lahan halaman Asta Tinggi tersebut, pihaknya mengaku hanya ada seorang yang meminta izin untuk pengelola tempat lahan tersebut untuk dijadikan lahan parkir bagi peziarah.

“Mengingat sempitnya lahan parkir dan banyaknya peziarah dari luar, saya sebagai kepala Desa, mempersilahkan untuk menggarap lahan parkir tersebut, saya pikir tidak ada masalah karena untuk kebaikan semua" ujarnya . Ar

 

 

Berita Terbaru

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suara benturan keras di Gapuro pintu masuk Desa Silukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kagetkan warga sekitar dan pengguna jalan…

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…

Bank Syariah Lakukan Transaksi Digital

Bank Syariah Lakukan Transaksi Digital

Jumat, 02 Okt 2026 07:22 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:22 WIB

SURABAYAPAGI.com – Bank syariah memperluas layanan perbankan digital bagi nasabah. Hal ini dilakukan untuk memudahkan nasabah dalam melakukan transaksi d…

Ojol akan Dimasukan Kategori Transportasi

Ojol akan Dimasukan Kategori Transportasi

Jumat, 02 Okt 2026 07:20 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:20 WIB

SURABAYAPAGI.com – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menargetkan revisi aturan tersebut rampung tahun ini dan mulai berlaku pada 2027. Dalam r…

WIKA, Senang Keluar dari Whoosh

WIKA, Senang Keluar dari Whoosh

Jumat, 02 Okt 2026 07:14 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:14 WIB

SURABAYAPAGI.com – PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA menyambut baik rencana pemerintah untuk mengambil alih seluruh saham PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia …

Wuling Aira ev Ditawarkan Rp 155 juta

Wuling Aira ev Ditawarkan Rp 155 juta

Jumat, 02 Okt 2026 07:12 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:12 WIB

SURABAYAPAGI.com – Wuling bikin kejutan saat meluncurkan Aira ev. Sebab, harga jual Aira ev terbilang murmer! Wuling Aira ev ditawarkan dalam dua varian. Harga …